Yula Wardani, Silvia
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Peningkatan Kepercayaan Diri Korban Bullying Melalui Layanan Konseling Kelompok Dengan Teknik Asertive Training Yula Wardani, Silvia; Pramudia Trisnani, Rischa
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 2 (2025): April 2025, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/g-couns.v9i2.6299

Abstract

Bullying memberikan dampak negatif pada kepercayaan diri korban. Layanan konseling kelompok teknik asertive training menjadi salah satu solusi efektif untuk membantu korban bullying meningkatkan kepercayaan diri. Tujuaan penelitian untuk mengetahui tingkat kepercayaan diri korban bullying dan efektivitas layanan konseling kelompok dengan teknik pelatihan asertif. Teknik pengambilan sampel adalah purposive sampling, dimana siswa menjadi korban bullying. Metode pengumpulan data pada penelitian melalui angket kepercayaan diri korban bullying. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, tepatnya penelitian eksperimen. Teknik analisis data menggunakan uji t untuk mengetahui perbedaan sebelum diberi perlakuan dengan konseling kelompok dan setelah diberi perlakuan konseling kelompok dengan teknik latihan asertif. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan skor antara sebelum dan sesudah diberikan perlakuan. Hasil uji SPSS menggunakan uji t menunjukkan nilai sebesar 0,00. Kesimpulan penelitian adalah layanan konseling kelompok dengan teknik pelatihan asertif efektif meningkatkan rasa percaya diri korban. Kepercayaan diri korban bulllying dapat meningkat setelah mendapatkan layanan konseling kelompok dengan teknik assertive training. Kata kunci: kepercayaan diri, bullying, konseling kelompok, assertive training
PENGAMBILAN KEPUTUSAN SISWA SMP DENGAN POLA ASUH OTORITER Dwi Armai Zahra, silvia; Yula Wardani, Silvia
Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi Vol 6 No 1 (2026): Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi (JUBIKOPS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Barru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56185/jubikops.v6i1.1239

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengambilan keputusan siswa sekolah menengah pertama yang dibesarkan dengan pola asuh otoriter serta dampaknya terhadap perkembangan kemandirian siswa. Metode yang digunakan adalah studi literatur, yang melibatkan peninjauan berbagai sumber, seperti jurnal ilmiah dan artikel penelitian, yang relevan dengan topik pengasuhan otoriter dan pengambilan keputusan siswa. Pemilihan pustaka didasarkan pada kriteria relevansi topik dan periode publikasi dalam sepuluh tahun terakhir. Analisis data dilakukan melalui tinjauan mendalam, perbandingan, dan sintesis temuan dari penelitian sebelumnya, dengan tujuan mengidentifikasi pola, kesamaan, dan perbedaan dalam temuan penelitian yang berkaitan dengan pengaruh pengasuhan otoriter terhadap kemampuan pengambilan keputusan siswa SMP. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengasuhan otoriter ditandai dengan dominasi orang tua yang tinggi dalam menetapkan aturan dan keputusan, tanpa secara aktif melibatkan anak-anak dalam proses tersebut. Kondisi ini kemudian berdampak pada siswa dengan menyebabkan rendahnya kepercayaan diri, keraguan dalam membuat pilihan, dan ketergantungan yang berlebihan pada figur otoritas dalam pengambilan keputusan. Temuan ini menunjukkan bahwa pengasuhan otoriter berpotensi menghambat perkembangan kemandirian dan kemampuan pengambilan keputusan siswa di awal masa remaja. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini merekomendasikan agar orang tua dan sekolah, khususnya guru bimbingan dan konseling, memberikan kesempatan kepada siswa untuk berpartisipasi lebih luas dalam proses pengambilan keputusan, secara bertahap dan sesuai dengan tahap perkembangan mereka, untuk mendukung pengembangan kemandirian dan tanggung jawab siswa.
DAMPAK DOOMSCROLLING TERHADAP PROKRASTINASI AKADEMIK MAHASISWA DI ERA DIGITAL Anggia Fitriani, Latifah; Yula Wardani, Silvia
Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi Vol 6 No 1 (2026): Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi (JUBIKOPS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Barru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56185/jubikops.v6i1.1240

Abstract

Fenomena doomscrolling, yaitu kebiasaan menggulir konten atau berita (sering kali bernuansa negatif) secara berulang dan berkepanjangan di media sosial, berpotensi mengganggu regulasi diri belajar sehingga memicu prokrastinasi akademik mahasiswa. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan prokrastinasi akademik mahasiswa, dampak doomscrolling, dan konteks era digital yang memperkuat keterkaitan keduanya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus deskriptif. Kasus ditetapkan secara purposif berdasarkan kemunculan perilaku doomscrolling yang konsisten dan indikasi prokrastinasi akademik dalam periode pengamatan. Sumber data bersifat non-interaktif, meliputi jejak digital penggunaan media social laporan waktu layar/screen time dan riwayat penggunaan aplikasi, dokumen akademik jadwal/tenggat serta waktu pengumpulan tugas, dan catatan observasi non-partisipan. Data dianalisis dengan langkah analisis interaktif Miles dan Huberman (reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan). Hasil menunjukkan doomscrolling cenderung terjadi pada waktu senggang dan sebelum tidur, memunculkan emosi negatif, menurunkan fokus, serta menggeser waktu belajar efektif. Kondisi tersebut berkontribusi pada prokrastinasi akademik berupa penundaan memulai/menyelesaikan tugas dan pola kerja mendekati tenggat. Temuan ini menegaskan pentingnya pengelolaan distraksi digital dan penguatan regulasi diri untuk meminimalkan doomscrolling dan prokrastinasi akademik.