Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Produktivitas pada Mobil Tangki Distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) dengan Menggunakan Metode Objective Matrix (OMAX) Febi, Stefani; Rahayu, Gama Harta Nugraha Nur; Akbar, Mohammad Ilhamsyah
Jurnal INTECH Teknik Industri Universitas Serang Raya Vol. 10 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/.v10i2.7230

Abstract

PT. MNO merupakan salah satu perusahaan jasa logistik yang memberikan jasa distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) ke berbagai daerah dengan menggunakan mobil tangki untuk jalur darat dimana Daerah Tenau menjadi salah satu daerah yang memiliki permintaan BBM paling tinggi, namun menghadapi masalah penurunan tingkat produktivitas. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung tingkat produktivitas mobil tangki Daerah Tenau, mengidentifikasi faktor-faktor penyebab rendahnya tingkat produktivitas dan memberikan usulan tindakan perbaikan tingkat yang diperlukan. Sejumlah metode digunakan yaitu metode Objective Matrix (OMAX) untuk pengukuran produktivitas, Root Cause Analysis (RCA) untuk identifikasi faktor-faktor penyebab permasalahan produktivitas, dan 5W-1H untuk formulasi usulan tindakan perbaikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat produktivitas secara keseluruhan berada pada kategori sedang-baik. Berdasarkan perhitungan, kriteria utilisasi tergolong baik dengan skor rata-rata sebesar 6,67 dan untuk ketiga kriteria lainnya yaitu volume, ritase dan fuel ratio tergolong sedang dengan nilai masing-masing sebesar 5,25; 4,5 dan 3,83.Terdapat 5 faktor yang menyebabkan penurunan produktivitas yaitu kurangnya pengecekan pada mesin mobil tangki, kerusakan komponen, belum adanya metode pemantauan produktivitas, kurangnya kesadaran terhadap SOP, dan kondisi jalan dari jalur yang dilewati. Adapun tindakan perbaikan yang diusulkan adalah penyusunan jadwal rutin pengecekan mesin, perhitungan ulang jarak tempuh, penerapan metode pemantauan produktivitas, sosialisasi SOP dan survei terkait rute alternatif  Kontribusi penelitian ini adalah menggambarkan penggunaan sistematis metode OMAX, RCA, dan 5W1H yang terintegrasi pada jenis perusahaan jasa logistik. Penelitian ini juga memberikan referensi kriteria produktivitas yang dapat digunakan pada kategori perusahaan sejenis.
Inventory Planning Analysis for Carboxymethyl Celullosa (CMC) at PT. XYZ Wijayanti, Tasya Aulia; Hidayah, Nur Yulianti; Akbar, Mohammad Ilhamsyah
MEIN : Journal of Mechanical, Electrical & Industrial Technology Vol. 2 No. 1 (2025): MEIN : Journal of Mechanical, Electrical, and Industrial Technology
Publisher : P3M Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35991/mein.v2i1.18

Abstract

PT XYZ is a manufacturing company that produces clay roof tiles with one of the raw materials is Carboxymethyl Cellulose (CMC) for the glazing process. Currently, CMC inventory management faces a problem where during January-December 2023 there was an average overstock of 2,467 kg/month or Rp225,241,200/month. In order to minimize overstock and reduce inventory costs, it is necessary to analyze CMC inventory planning. Inventory analysis begins with forecasting to determine CMC requirements for the January-December 2024 period. The inventory planning methods used were Economic Order Quantity (EOQ) and Economic Order Interval (EOI). The selected forecasting method was Double Moving Average because it has the smallest forecasting error with a MAPE of 10.86% and valid MR Chart verification. The results of the analysis of total inventory costs during the period January-December 2024 using the EOQ method amounted to Rp2,139,459,931 while the EOI method amounted to Rp2,139,739,357. Based on the cost difference between the two methods, it is proven that the EOQ method is cheaper than the EOI method, and the results of the cost comparison analysis using the method used by the company is proven that if the company uses the EOQ inventory method the company will be able to save Rp7,042,779 or 0.33% per year. Thus the EOQ method is the right method in minimizing the total cost of CMC inventory and can minimize the risk of overstock.