Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS PENGELOLAAN KEUANGAN KAS BESAR DI UNIT CCO (Cash and Clearing Operation) PADA PT. BANK MANDIRI (PERSERO) TBK AREA MANADO Nur Afni Karim
CEMERLANG : Jurnal Manajemen dan Ekonomi Bisnis Vol. 2 No. 4 (2022): CEMERLANG : Jurnal Manajemen dan Ekonomi Bisnis
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/cemerlang.v2i4.508

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyebab overlimit kas besar, penyebab overlimit kas besar adanya penyetoran dari cabang ke CCO (Cash and Clearing Operational) atau cabang pusatYang mengakibatkan penambahan limit kas besar di CCO. Kas besar atau cash on bank adalah jenis kas dan dana yang disiapkan untuk kontes non rutin atau kegiatan yang membutuhkan jumlah nominal yang lebih besar. Penelitian ini dilakukan pada PT Bank Mandiri (persero) Tbk Area Manado, dengan menggunakan metode penelitian kualitatif, metode pengumpulan data dilakukan dengan cara yaitu observasi, kemudian pengumpulan data dan selanjutnya yaitu melakukan wawancara, wawancara yang dilakukan yaitu peneliti menanyakan beberapa pertanyaan kepada narasumber. Terakhir pengumpulan data dokumentasi, data dan dokumentasi dibutuhkan sebagai bukti hasil dari penelitian. Hasil penelitian menunjukan bahwa adanya overlimit kas disebabkan oleh banyaknya cabang yang menyetorkan uang ke cabang pusat dan bagaimana cara pegawai CCO mengatasi overlimit kas tersebut.
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN MASJID SEKECAMTAN MAPANGET BERDASARKAN ISAK 35 Mohammad Rizky Yahya; Mohammad Djufri Dapi; Nur Afni Karim
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 8: Januari 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v4i8.9599

Abstract

Pengelolaan keuangan masjid di Kecamatan Mapanget menghadapi sejumlah kendala, terutama terkait pencatatan transaksi yang hanya menggunakan metode manual dan bersifat single entry. Hal ini menyulitkan takmir dan yayasan dalam memperoleh data keuangan yang akurat sebagai dasar pengambilan keputusan strategis. Permasalahan utama meliputi tidak adanya pembukuan terstruktur dan akuntabel, penggunaan metode pencatatan single entry yang tidak mencerminkan mutasi transaksi, serta perbedaan persepsi terkait pencatatan dana infak. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pengurus masjid dalam membuat jurnal umum berbasis double entry, menyusun laporan keuangan sesuai ISAK 35, serta mengimplementasikan sistem informasi akuntansi berbasis digital. Metode yang digunakan meliputi perencanaan, pelatihan, pendampingan pencatatan transaksi, dan evaluasi keberlanjutan program. Hasilnya menunjukkan peningkatan pemahaman pengurus terhadap siklus akuntansi, penyusunan nomor dan nama perkiraan, serta penggunaan Excel untuk mempermudah pencatatan double entry. Program ini diharapkan meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana masjid.
ANALISIS DAMPAK IMPLEMENTASI PSAK 73 TERHADAP STRUKTUR NERACA DAN KINERJA KEUANGAN: STUDI KOMPARASI PADA PERUSAHAAN SEKTOR RITEL DAN SEKTOR NON RITEL DI BEI PERIODE 2018–2023 Mohammad Rizky Yahya; Mohammad Djufri Dapi; Nur Afni Karim; Irfan H. Wasilu; Fahmi Karim
Media Bina Ilmiah Vol. 20 No. 3: Oktober 2025
Publisher : LPSDI Bina Patria

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the impact of the implementation of Indonesian Financial Accounting Standards (PSAK) 73 on the balance sheet structure and financial performance of companies. PSAK 73, which became effective in 2020, introduced significant changes in lease accounting, particularly in the recognition of lease liabilities and right-of-use assets. This research adopts a quantitative approach using a Difference-in-Differences design and panel fixed effects regression method, comparing retail and non-retail companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) during the 2018–2023 period. The results indicate that PSAK 73 significantly increased the debt-to-equity ratio (DER) and debt-to-asset ratio (DAR), especially in the retail sector, but did not significantly affect profitability ratios (ROA and ROE). These findings suggest that PSAK 73 has a structural impact on the balance sheet but does not directly influence earnings performance. The results are important for investors, creditors, and regulators in assessing financial reporting risks and transparency following the adoption of PSAK 73.