Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGEMBANGAN MODUL DIGITAL KEPENYULUHAN BUDDHA: INOVASI MEDIA LITERASI DIGITAL DALAM PENYULUHAN AGAMA BUDDHA Wuryanti, Wuryanti; Paramita, Santi; Hatmono, Prihadi Dwi
JURNAL DIMENSI Vol 14, No 1 (2025): JURNAL DIMENSI (MARET 2025)
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/dms.v14i1.7574

Abstract

Latar Belakang: Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah mengubah cara masyarakat mengakses informasi, termasuk dalam konteks keagamaan. Era digital menciptakan tantangan bagi penyuluh agama Buddha (Dhammaduta) untuk menjembatani ajaran tradisional dengan kebutuhan umat di era digital. Oleh karena itu, diperlukan inovasi dalam metode penyuluhan agar ajaran Buddha dapat lebih mudah diakses dan dipahami oleh masyarakat luas. Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul digital kepenyuluhan Buddha yang dapat digunakan oleh penyuluh sebagai alat bantu dalam penyuluhan, sehingga menjangkau lebih banyak umat dan meningkatkan pemahaman mereka terhadap ajaran Buddha. Selain itu, modul ini diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi penyuluh dalam menyampaikan materi secara interaktif dan menarik, sesuai dengan perkembangan zaman. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation) yang dilaksanakan di Kelurahan Benteng, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon. Proses pengembangan modul digital ini dilakukan secara sistematis melalui tahapan-tahapan yang mencakup analisis kebutuhan, perancangan desain, pengembangan materi, implementasi pada pengguna, serta evaluasi terhadap efektivitasnya. Hasil: Modul digital kepenyuluhan Buddha yang dikembangkan telah memenuhi kriteria kelayakan berdasarkan validasi ahli media, bahasa, dan materi. Selain itu, implementasi modul ini mendapatkan respons positif dari penyuluh dan umat Buddha, yang menunjukkan bahwa media digital ini efektif dalam membantu proses kepenyuluhan. Kesimpulan: Pengembangan modul digital kepenyuluhan Buddha merupakan inovasi yang relevan dengan kebutuhan penyuluhan agama Buddha di era digital. Modul ini memfasilitasi penyebaran ajaran Buddha secara lebih efektif, meningkatkan kompetensi literasi digital umat Buddha, serta membantu penyuluh dalam memberikan materi yang lebih menarik dan mudah dipahami.
Upaya Peningkatan Ekonomi Masyarakat Buddhis di Lombok Utara Melalui Usaha Pengolahan Hasil Pertanian Hatmono, Prihadi Dwi; Prasetyo, Lery; Asih, Situ; Novianti, Novianti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 11 (2026): Januari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i11.3778

Abstract

Artikel ini bertujuan mendeskripsikan upaya peningkatan ekonomi masyarakat Buddhis di Kabupaten Lombok Utara melalui program pemberdayaan berbasis pengolahan hasil pertanian. Fokus kegiatan diarahkan pada peningkatan kapasitas masyarakat dalam mengolah hasil pertanian, khususnya komoditas kopi, kakao, dan produk kebun lainnya agar memiliki nilai tambah ekonomi yang lebih tinggi. Metode pengabdian menggunakan pendekatan partisipatif melalui tahapan koordinasi dengan pemangku kepentingan lokal, observasi lapangan, identifikasi kebutuhan, pelatihan teknis pengolahan dan pascapanen, penyediaan peralatan, pendampingan kewirausahaan, serta monitoring dan evaluasi. Kegiatan dilaksanakan pada komunitas Buddhis di kabupaten Lombok Utara. Hasil pelaksanaan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam pengelolaan hasil pertanian, tumbuhnya kesadaran mengenai pentingnya pengolahan produk untuk meningkatkan nilai jual, tersedianya fasilitas pengolahan berupa alat pengupas dan penggiling kopi, serta meningkatnya motivasi masyarakat untuk mengembangkan usaha berbasis potensi lokal. Secara keseluruhan, program ini berjalan lancar dan mendapat respon positif, serta berpotensi mendukung kemandirian ekonomi masyarakat Buddhis secara berkelanjutan jika didukung pendampingan lanjutan dan kebijakan daerah yang relevan.