Saranga, Jeniarty Rani
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Optimalisasi Pemanfaatan Situ Citatah Kabupaten Bogor Berbasis Kondisi Ekologis Saranga, Jeniarty Rani; Rina, Rina; Farida, Idha
Jurnal Penyuluhan Perikanan dan Kelautan Vol 18, No 3 (2024)
Publisher : Program Studi Penyuluhan Perikanan Politeknik Ahli Usaha Perikanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33378/jppik.v18i3.515

Abstract

Situ Citatah terletak di Kabupaten Bogor Jawa Barat. Situ ini  memiliki potensi sumberdaya alam yang dapat dikembangkan untuk mengoptimalkan pemanfaatan perairan. Tujuan penelitian yaitu mengidentifikasi kondisi kualitas air, keragaman plankton dan kebiasaan makan ikan sehingga diperoleh rekomendasi untuk optimalisasi pemanfaatan perairan. Penelitian dilakukan pada bulan Oktober sampai Desember 2023 di pada 3 titik stasiun yakni inlet, tengah Situ dan outlet. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stastus mutu air sudah terjadi pencemaran sedang (kelas C) dengan parameter kualitas air yang tidak memenuhi baku mutu air yakni DO (3,57 mg/l – 3,73 mg/l),  fosfat (0,24 mg/l – 0,32 mg/l) dan BOD (4,47 mg.l – 6,33 mg/l). Sedangkan parameter kualitas air yang masih sesuai baku mutu air yakni suhu (27,33 0C – 29 0C), kecerahan 68 cm – 88 cm), pH air (6,83 – 7,62), konsentrasi nitrat (1,33 mg/l – 1,79 mg/l) dan amonia (0,42 mg/l – 0,71 mg/l). Komposisi jenis fitoplankton tertiggi dari jenis Chlorophyceae (36,03 %) dan zooplankton tertinggi dari jenis Rotifera (56,43 %). Kelimpahan fitoplankton tertinggi dari jenis Cyanophyceae dan zooplankton tertinggi dari jenis Rotifera. Ditemukan 22  genus dari 37 genus fitoplankton dan 12 genus dari 30 genus zooplankton  yang sudah dimanfaatkan oleh ikan. Upaya yang dapat dilakukan untuk optimalisasi pemanfaatan perairan yaitu pengelolaan kualitas air melalui perencanaan instalasi pembuangan air limbah dan monitoring serta kontroling kualitas air secara berkala, introduksi spesies ikan asli yakni ikan nilem dan ikan tawes, penebaran ikan bernilai ekonomis (ikan nilem dan ikan tawes), serta pemanfaatan ikan invasif (ikan red devil) untuk bahan baku olahan perikanan.