Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PERCERAIAN PADA NEGARA MUSLIM: PERBANDINGAN PERUNDANG-UNDANGAN INDONESIA DAN PAKISTAN Sulistiawati, Nira; Afriadi, Wawan
Al-Ahwal Al-Syakhsiyyah: Jurnal Hukum Keluarga dan Peradilan Islam Vol 5, No 1 (2024): Al-Ahwal Al-Syakhsiyyah: Jurnal Hukum Keluarga dan Peradilan Islam
Publisher : Fakultas Syariah dan Hukum UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/as.v5i1.30494

Abstract

Penelitian ini untuk mengetahui persamaan dan perbedaan Hukum Keluarga di Negara Islam tentang perceraian dengan perbandingan antara Indonesia dan Pakistan. Penelitian ini secara umum bertujuan untuk melihat pengaplikasian hokum keluarga Islam tentang perceraian yang berbeda di setiap Negara Muslim tersebut. Adapun metodologi penelitian dalam penulisan isi adalah library research dengan mencari dan mengumpulkan artikel-artikel yang mendukung dengan masalah yang penulis kaji. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada perbedaan dan persamaan terhadapa ketentuan percerain di dalam ketentuan perundang-undangan masing-masing negara, ini tidak terlepas dari sosial kultur serta sejarah terbentuknya hukum keluarga Islam di Indonesia dan Pakistan.
KARAKTERISTIK DINAMISITAS HUKUM MUAMALAH TENTANG RAHN DALAM TEORI DAN PRAKTIK (Pertarungan Antara Formalitas Versus Substansialitas Hukum Muamalah) Uddin, Jamil; Afriadi, Wawan
Jurnal Justisia Ekonomika: Magister Hukum Ekonomi Syariah Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/justeko.v6i2.14264

Abstract

Rahn, as a topic discussion, in Muamalah studies is indivisible from some theories developed by Islamic scholars to formulate various substantive practices. This study deployed literature-review as a research method in purpose to discuss some secondary and primary data such as Islamic-law from the Quran, Al-Hadiths and affirmative-law in Indonesia with Fiqh books as a writing guidance. The results found that there were some similarities and differences regarding Rahn based on two scholars; Hanafi’s and Syafi’s perspectives. In establishing a law (law-istinbath) by Abu Hanifah was utilizing his own Fiqh to be more substantial to discuss the Rahn or Law Istinbath (law establishment) method. What had been done by this mazhab was basically from the Quran, Al-Hadits (As-sunnah), Aqwal al-Shahabah (The opinion of the prophet’s companions), Ijma’, Qiyas, Istihsan, and Urf (Custom). Meanwhile, Al-Imam Syafi’i conceptualized the law istimbath (law-establishment) by the reference in his I’rab Ar-risalah; the Quran, As-sunnah, Ijma’, Qiya, and Istidlal (Istishab). The similarities and differences according to Hanafiyah-scholars that the mazhab divided into two categories in which as absolute approval and absolute refusal. To Syafi’iyah-scholars that the murtahîn were forbidden to utilize the marhun yet they only had right to detain it. The Marhun can only be used by Râhin as the owner. However, in term of Râhin gave permission, the Marhun could utilize it.
PERCERAIAN PADA NEGARA MUSLIM: PERBANDINGAN PERUNDANG-UNDANGAN INDONESIA DAN PAKISTAN Sulistiawati, Nira; Afriadi, Wawan
Al-Ahwal Al-Syakhsiyyah: Jurnal Hukum Keluarga dan Peradilan Islam Vol. 5 No. 1 (2024): Al-Ahwal Al-Syakhsiyyah: Jurnal Hukum Keluarga dan Peradilan Islam
Publisher : Family Law Study Program, Faculty of Sharia and Law, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/as.v5i1.30494

Abstract

Penelitian ini untuk mengetahui persamaan dan perbedaan Hukum Keluarga di Negara Islam tentang perceraian dengan perbandingan antara Indonesia dan Pakistan. Penelitian ini secara umum bertujuan untuk melihat pengaplikasian hokum keluarga Islam tentang perceraian yang berbeda di setiap Negara Muslim tersebut. Adapun metodologi penelitian dalam penulisan isi adalah library research dengan mencari dan mengumpulkan artikel-artikel yang mendukung dengan masalah yang penulis kaji. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada perbedaan dan persamaan terhadapa ketentuan percerain di dalam ketentuan perundang-undangan masing-masing negara, ini tidak terlepas dari sosial kultur serta sejarah terbentuknya hukum keluarga Islam di Indonesia dan Pakistan.
HERMENEUTIC METHOD: SOLUTIONS TO FIQH MUAMALAH CONTEMPORARY PROBLEMS Afriadi, Wawan; Pati, Surya
JURNAL ILMU SYARIAH Vol 9 No 3 (2021): DESEMBER
Publisher : IBN KHALDUN BOGOR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/mizan.v9i3.20325

Abstract

The fiqh muamalah discourse is not immune from the demands of reform by not being controlled by the monotonly that narrows the scope of Muslims thinking. This study examines the relevance of the use of Islamic hermeneutics to answer fiqh muamalah contemporary problems, especially the issue of the concept of riba and bank interest by using the Islamic hermeneutic method of Fazlur Rahman and Muhammad Syahrur. This research is library one of which research data sources come from primary and secondary sources. The primary data sources are the works of Rahman and Syahrur, while the secondary data sources are articles, journals, books. The data analysis method used is a qualitative descriptive method. The description of the research data is divided into several stages, namely; Islamic hermeneutics against the monotony of thought, fiqh muamalah in contemporary, riba and bank interest issues the thoughts of Fazlur Rahman’s and Muhammad Syahrur’s.