Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Penerapan modul biologi berorientasi problem based learning untuk meningkatkan hasil belajar kognitif mahasiswa keperawatan Lisa Fradisa; Kalpana Kartika
Edubiotik : Jurnal Pendidikan, Biologi dan Terapan Vol. 4 No. 02 (2019): Edubiotik : Jurnal Pendidikan, Biologi dan Terapan
Publisher : Biology Education Department, Universitas Insan Budi Utomo, Malang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/ebio.v4i02.260

Abstract

The low understanding of students in learning biology in cell communication materials. One way to overcome these problems is to apply a problem-based learning-oriented biology module. This study aims to determine the improvement of cognitive learning outcomes of nursing students through the application of problem-based learning oriented biology modules. This type of research is Classroom Action Research conducted 2 cycles. The study was conducted at STIKes Perintis Padang. The subjects of this study were 28 nursing students. The research instrument consisted of observation sheets, student cognitive learning test results, documentation and field notes. Data collection is done by formative tests. Data analysis techniques using descriptive analysis. The results showed that the application of problem based learning oriented biology modules could improve student cognitive learning outcomes with classical completeness from 79% to reach 89% and increase in cognitive learning outcomes into the medium category (N-gain 0.5). Based on these results it can be concluded that the application of problem-based learning-oriented biology modules can improve the cognitive learning outcomes of nursing students.
Pemberian Edukasi Kesiapsiagaan Bencana Di SD Negeri 13 Kubu Gulai Bancah Bukittinggi Kalpana Kartika; Lisa Pradisa
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi saat ini berbanding lurus dengan pola kehidupan manusianya. Mengakibatkan manusia menjadi individualis dan acuh tak acuh terhadap kondisi lingkungan sekitar. Pola hidup masyarakat kota yang cenderung materialis, konsumtif, serta memiliki perilaku yang tidak ramah lingkungan sehingga dapat mengakibatkan bermacam-macam masalah seperti terjadinya bencana alam. Permasalahan yang sering dihadapi saat adalah sering terjadinya bencana alam tak terduga seperti gempa bumi, banjir,longsor dan gunung melutus. Mengingat begitu pentingnya pengetahuan dini mengenai kesiapsiagaan bencana ini, maka Program studi DIII Keperawatan sebagai salah satu program studi pada fakultas kesehatan, Universitas Perintis juga mengambil andil dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan tujuan memberikan pengetahuan dini mengenai kesiapsiagaan bencana, melalui tema “Pemberian Edukasi Kesiapsiagaan Bencana di Sekolah Dasar Negeri 13 Kubu Gulai Bancah”. Adapun metode dalam kegiatan ini yaitu pemberian edukasi melalui penyuluhan, menonton video demonstrasi dan simulasi. Hasil pengabdian menunjukkan besarnya antusias siswa dan masyarakat sekolah, dilihat dari simulasi gempa bumi yang dilakukan masyarakat sekolah berhasil memperagakan tindakan evakuasi yang baik dan benar, sesuai dengan bimbingan dan demontrasi yang telah dilakukan. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa kegiatan edukasi ini dapat meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa akan pentignya pengetahuan dini kesiapsiagaan bencana.
HUBUNGAN PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL DENGAN PERILAKU SEKSUAL REMAJA DI SMA NEGERI Kalpana Kartika; Putri Rahmadani; Maidaliza Maidaliza
Jurnal Kesehatan Medika Saintika Vol 16, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jkms.v16i1.3212

Abstract

Remaja merupakan kelompok populasi yang rentan (etris) terhadap berbagai perilaku beresiko yang dapat mengancam kesehatan mereka. Salah satu perilaku beresiko yang menjadi fokus dalam penelitian ini adalah perilaku seksual menyimpang pada remaja, salah satu penyebab perilaku seksual menyimpang ini diakibatkan oleh penggunaan media sosial. Perilaku seksual yang terjadi di SMA Negeri X Bukittinggi tidak bisa dikatakan secara spesifik, namun perilaku yang mengarah kepeada perilaku seskual dapat dilihat secara langsung. Tujuan pada penelitian ini mengetahui hubungan penggunaan media sosial dengan perilaku seksual remaja di SMA Negeri X Bukittinggi. Penelitian ini menggunakan desain Deskriptif Analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa/siswi kelas XI di SMA Negeri dengan jumlah 191 orang dengan menggunakan teknik pengambilan sampel yaitu Cluster Sampling dan simple random. Hasil uji statistik didapatkan P value 0,032 (p > 0,05) artinya ada hubungan yang signifikan antara penggunaan media sosial dengan perilaku seksual remaja di SMA Negeri 5 Bukittinggi. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa sebagaian besar remaja menggunakan media sosial dengan kategori positif, dan sebagian besar remaja memiliki perilaku seksual tidak menyimpang, sehingga terdapat hubungan penggunaan media sosial dengan perilaku seksual remaja di SMA Negeri x Bukittinggi.  Harapan dari penelitian ini agar responden lebih meningkatkan kesadaran dan edukasi terhadap resiko perilaku seksual remaja, meningkatkan peran orangtua dan guru, serta lebih bijak dalam penggunaan media sosial.Kata Kunci : Penggunaan Media Sosial, Perilaku Seksual Beresiko,Remaja
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP TERHADAP KESIAPSIAGAN MASYARAKAT DALAM MENGATASI RESIKO BENCANA BANJIR DI NAGARI TARAM Kalpana Kartika; Taufiqur Rahman
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 7, No 2 (2024): November 2024
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v7i2.2999

Abstract

Bencana adalah serangkaian peristiwa yang mengancam dan mengganggu kehidupan masyarakat yang disebabkan oleh faktor alam dan non alam, serta faktor manusia yang menimbulkan korban jiwa, kerusakan lingkungan, kerugian harta benda dan dampak psikologis lainnya. Pengetahuan dapat mempengaruhi sikap dan kesadaran untuk bersiap dalam mengantisipasi bencana. Banjir adalah bencana alam terbesar di dunia. Pada tanggal 13 Mei 2024 terjadi bencana alam banjir di Batang Sinamar yang menenggelamkan Jorong Subarang, Tanjung Kubang, Balai Cubadak, Parak Baru dan Jorong Tanjuang Ateh Nagari Taram Kecamatan Harau. Masyarakat di Nagari Taram masih membuang sampah ke sungai sehingga menyebabkan sungai tersumbat dan rawan banjir. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap terhadap kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi risiko bencana banjir di Nagari Taram Kecamatan 50 Kota Tahun 2024. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan desain cross sectional. Sampel dalam penelitian ini diambil dengan menggunakan teknik probabilitas sampling dengan pendekatan simple random sampling. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan pengetahuan dengan p value = 0,000 (p<0,05), sikap dengan p value 0,000 (p<0,05) yang berarti terdapat hubungan yang signifikan dengan kesiapsiagaan bencana banjir. Kesimpulan: berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pengetahuan dan sikap mempunyai hubungan dengan kesiapsiagaan dalam menghadapi risiko bencana banjir.Kata Kunci: Kesiapsiagaan: Pengetahuan, Sikap, Resiko Banjir