Bencana adalah serangkaian peristiwa yang mengancam dan mengganggu kehidupan masyarakat yang disebabkan oleh faktor alam dan non alam, serta faktor manusia yang menimbulkan korban jiwa, kerusakan lingkungan, kerugian harta benda dan dampak psikologis lainnya. Pengetahuan dapat mempengaruhi sikap dan kesadaran untuk bersiap dalam mengantisipasi bencana. Banjir adalah bencana alam terbesar di dunia. Pada tanggal 13 Mei 2024 terjadi bencana alam banjir di Batang Sinamar yang menenggelamkan Jorong Subarang, Tanjung Kubang, Balai Cubadak, Parak Baru dan Jorong Tanjuang Ateh Nagari Taram Kecamatan Harau. Masyarakat di Nagari Taram masih membuang sampah ke sungai sehingga menyebabkan sungai tersumbat dan rawan banjir. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap terhadap kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi risiko bencana banjir di Nagari Taram Kecamatan 50 Kota Tahun 2024. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan desain cross sectional. Sampel dalam penelitian ini diambil dengan menggunakan teknik probabilitas sampling dengan pendekatan simple random sampling. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan pengetahuan dengan p value = 0,000 (p<0,05), sikap dengan p value 0,000 (p<0,05) yang berarti terdapat hubungan yang signifikan dengan kesiapsiagaan bencana banjir. Kesimpulan: berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pengetahuan dan sikap mempunyai hubungan dengan kesiapsiagaan dalam menghadapi risiko bencana banjir.Kata Kunci: Kesiapsiagaan: Pengetahuan, Sikap, Resiko Banjir
Copyrights © 2024