Nur Wahib
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Korelasi Tingkat Pendidikan Orang Tua Terhadap Perhatian Belajar Siswa Kelas VI di MI AN Nahdhiyah Lontar Sambikerep Surabaya Nur Wahib; Misbakhus Surur; Siswoyo
Risda: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam Vol. 10 No. 2 (2024): Artikel Vol.10 Tahun 2024
Publisher : LP2M Sekolah Tinggi Agama Islam Ar-Rosyid Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan dalam kehidupan suatu bangsa mempunyai peranan yang amat penting untuk menjamin perkembangan dan kelangsungan kehidupan bangsa yang bersangkutan. Di Indonesia setiap warganya diberikan kesempatan yang seluas-luasnya untuk memperoleh pendidikan pada tahap-tahap atau jenjang pendidikan yang ada tanpa adanya diskriminasi, sesuai dengan aturan perundang-undangan yang ada baik dalam Undang-Undang Dasar 1945 Maupun Undang-Undang Dasar Sistem Pendidikan Nasional Tahun 2003.Orang tua akan sangat mewarnai anak-anaknya dalam masalah pendidikannya. Dari rendahnya taraf pendidikan orang tua yang mengakibatkan mengurangi kesadaran orang tua terhadap masalah pendidikan anak-anaknya, akan sangat mempengeruhi terhadap prestasi belajar mereka disekolah, karena ada kebutuhan anak dalam melaksanakan tugas belajarnya yang tidak dapat terpenuhi baik kebutuhan material maupun spiritualnya.Orang tua yang berpendidikan rendah diasumsikan kurang dapat memberikan perhatian dan tidak dapat memberikan bantuan kepada anaknya dalam hal yang berhubungan dengan masalah pendidikan/belajarnya dan berakibat prestasi belajarnya rendah. Dan sebaliknya.Permasalahan: 1. Bagaimana tingkat pendidikan orang tua siswa. 2. Bagaimana bentuk perhatian orang tua siswa. 3. Bagaimanakah korelasi dan hubungan tingkat pendidikan orang tua terhadap perhatian belajar siswa.Metodologi: Populasi penelitian skripsi ini adalah seluruh siswa kelas VI MI An Nahdhiyah Lontar Kecamatan sambikerep Surabaya dan sebanyak 40 siswa.yang memiliki kemampuan lebih. Pengumpulan data dengan menggunakan metode dokumentasi. (metode utama) dan metode angket,observasi,interviu, (sebagai pelengkap). Selanjutnya data yang terkumpul dianalisa dengan menggunakan rumus Chi Kwadrat ( ).Hasil Penelitian: berdasarkan perhitungan korelasi Chi Kwadarat dapat disimpulkan bahwa hipotesa yang berbunyi “ Ada” Korelasi Tingkat Pendidikan Orang Tua Terhadap Perhatian Belajar Siswa Kelas VI MI An Nahdhiyah Lontar Kecamatan Sambikerep Surabaya, “Diterima” dan sebaliknya Hipotesa Nihil “Ditolak” juga setelah di interprestasikan dengan r antara 0,400-0,600 disimpulkan mempunyai korelasi “Agak rendah” Oleh karena itu, perlu adanya kerjasama dan komunikasi yang baik antara tiga pusat pendidikan yaitu: Orang Tua, Sekolah dan Masyarakat, sehingga peningkatan kwalitas pendidikan anak akan dapat tercapai dengan baik.
UPAYA GURU DALAM MENANGGULANGI KENAKALAN SISWA/REMAJA: Studi Kasus Di Madrasah Aliyah Ar-Rosyid Surabaya NUR WAHIB
Risda: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam Vol. 7 No. 1 (2023): April
Publisher : LP2M Sekolah Tinggi Agama Islam Ar-Rosyid Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59355/risda.v7i1.115

Abstract

Remaja adalah masyarakat yang akan datang. Dapat di perkirakan bahwa gambaran kaum remaja sekarang adalah pencerminan masyarakat yang akan datang, baik buruknya bentuk dan susunan masyarakat, bangunan moral dan intelektual, dalam penghayatan ilmu agama, kesadaran kebangsaan, dan derajat kemajuan prilaku dan kepribadian antara sesama masyarakat yang akan datang tergantung kepada remaja sekarang, dan harapan dimasa yang akan datang terletak pada putra putrinya, sehingga hampir setiap orang berkeinginan agar putra putrinya kelak menjadi orang yang berguna.Namun kenyataan telah menunjukkan bahwa perubahan zaman yang ditamdai dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan tehnologi selalu mengakibatkan perubahan sosial. Dalam menghadapi situasi yang demikian remaja sering kali memiliki jiwa yang sensitif, yang pada akhirnya tidak sedikit para remaja yang terjerumus ke hal-hal yang bertentangan dengan nilai-nilai moral, norma agama, norma sosial dan norma hidup di masyarakat yang akhirnya remaja cenderung melakukan tindakan yang tidak pantas.Bertitik tolak dari permasalahan tersebut diatas, mendorong penulis untuk mengadakan penelitian tentang kenakalan remaja yang masih bersetatus siswa di MA. Ar-Rosyid Surabaya, mengingat betapa pentingnya peran remaja sebagai generasi muda bagi masa depan bangsa, untuk mengetahui bentu/jenis-jenis kenakalan, hal-hal yang menjadi penyebab kenakalan itu terjadi dan upaya guru agama dalam menanggulanginya.Dalam pembahasan ini, jenis penelitian yang penulis gunakan adalah penelitian kualitatif yang menggunakan pendekatan studi kasus, sedangkan dalam pengumpulan data diperlukan metode observasi, interview dan dokumentasi. Dan dalam menganalisa data yang terkumpul penulis menggunakan analisis deskriptif kualitatif.Hasil penelitian secara ringkas menunjukkan bahwa bentuk/jenis-jenis kenakalan siswa MA. Ar-Rosyid Surabaya tergolong kenakalan ringan yang tidak sampai melanggar hukum. Dan hal-hal yang menjadi penyebab kenakalan siswa adalah karna pengaruh lingkungan keluarga, lingkungan sekolah, lingkungan masyarakat. Sedangkan upaya yang dilakukan oleh guru agama menggunakan upaya Preventif, represif, kuratif dan rehabilitasi.Sedangkan untuk saran, penulis menyarankan kepada guru agama untuk meningkatkan kerja sama dengan sesama guru maupun pihak terkait dalam mengelolah pendidikan, pihak sekolah lebih meningkatkan pengawasan terhadap siswanya, adanya kerja sama antara guru, orang tua dan masyarakat. Untuk para siswa agar benar-benar menyiapkan mentalnya dalam mengahdapi arus globalisasi dengan cara lebih mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa.