Sri Nurindasari
Unknown Affiliation

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Perbedaan Workplace Stretching Exercise (WSE) Dengan Kompres Air Hangat Terhadap Keluhan Muskuloskeletal Disorders (MSDs) Pada Pegawai Di Balai Besar Laboratorium Kesehatan Makassar Tahun 2020 Sri Nurindasari; Syamsiar S Russeng; Een Kurnaesih
Journal of Muslim Community Health Vol. 1 No. 2 (2020): NOVEMBER (JMCH)
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (38.956 KB) | DOI: 10.52103/jmch.v1i2.244

Abstract

ABSTRAK Pengantar: Keluhan muskuloskeletal merupakan keluhan yang berada pada bagian otot skeletal atau otot rangka yang dirasakan oleh seseorang mulai dari keluhan sangat ringan hingga sangat sakit. Penilaian keluhan Muskuloskeletal dalam penelitian ini menggunakan Nordic Body Map (NBM), dengan menggunakan ini dapat diketahui bagian-bagian otot yang mengalami keluhan dengan tingkat keluhan mulai dari rasa tidak sakit sampai sangat sakit. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Perbedaan Workplace Streaching Exercise (WSE) dan terapi hangat terhadap keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDS) pada Pegawai di Balai Besar Laboratorium Kesehatan Makassar tahun 2020. Metode : penelitian ini menggunakan Pre-eksperimen dengan Two Group PreTest-Post test design. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 88 orang dan Sampel dalam penelitian ini sebanyak 40 responden dengan teknik proposive sampling. Uji statistic dalam penelitian ini menggunakan uji paired t test dan uji independent t test. Hasil : uji paired t test pada pemberian kompres hangat dengan uji menunjukkan nilai t hitung 9,379 > t tabel 1,729 sehingga ada perbedaan keluhan MSDs pre dan post pemberian kompres hangat. Pada pemberian latihan WSE menunjukkan nilai t hitung 7,743 > t tabel 1,729 sehingga dapat dikatakan bahwa ada perbedaan keluhan MSDs pre dan post. Sedangkan hasil uji independen T- tes menunjukkan pada kompres air hangat dengan nilai ρ 0,000 < 0,005 sedangkan pada latihan Workplace Streatching Exercise (WSE) t hitung 3.319 > t tabel 1,729 dengan nilai ρ 0,002 < 0,005. Hasil uji diatas menunjukkan bahwa ada berbedaan tetapi kompres air hangat dan Workplace Streatching Exercise (WSE) terhadap penurunan keluhan Muskuloskeletal Disorders.
Analisis Kepatuhan Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) Perawat Instalasi Gawat Darurat (IGD) Terhadap Keselamatan Kerja Di RSUD Marthen Indey Jayapura Sri Nurindasari; Fhirawati; Fausiyah Annisa; Didik Mahawijaya
Window of Public Health Journal Vol. 6 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/yfzfv443

Abstract

Nurse compliance in using PPE is professional behavior towards a recommendation, procedure, or regulation that must be obeyed. Low behavior towards the use of PPE can be fatal to the safety and health of nurses. This study aims to provide an overview of compliance with the use of PPE on the occupational safety of emergency room nurses at Marthen Indey Jayapura Hospital. This study uses a descriptive study design with cross-sectional observations. The sample used was all nurses who worked in the emergency room of Marthen Indey Hospital Jayapura as many as 30 people. This study using univariate analysis obtained the following results: The characteristics of the respondents in this study were the age category in early adulthood (26-35 years) as many as 21 people (70%), the majority of male gender as many as 17 people (56.7%), the majority of nurses working ≥ 3 years as many as 24 people (80%). Nurses' knowledge of PPE was in the good category for as many as 27 people (90%). PPE at Marthen Indey Hospital is classified as available according to nurses, with as many as 30 nurses (100%). Notably, nurses' compliance with the use of PPE in the emergency room of Marthen Indey Hospital was classified as compliant among as many as 21 people (70%), indicating a high level of safety measures in place.
Faktor Pengaruh Hasil Belajar Asuhan Kebidanan Intranatal Care (Inc) Pada Mahasiswa Prodi Kebidanan Universitas Patria Artha Suandi Suandi; Surmayanti Surmayanti; Sri Nurindasari
Patria Artha Journal of Nursing Science Vol. 7 No. 2 (2023): Patria Artha Journal of Nursing Science
Publisher : Patria Artha University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33857/jns.v7i2.747

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui :(1) faktor-faktor yang mempengaruhi hasil belajar asuhan Intranatal care (INC) pada Mahasiswa Prodi Kebidanan Universitas Patria Artha; (2) Hasi belajar Asuhan Intranatal Care (INC) dengan menggunakan metode pembelajaran simulasi dan belajar mandiri. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa semester III Prodi Kebidanan. Penelitian dilaksanakan pada bulan Januari-Mei 2023. Metode penelitian menggunakan analitik dengan pendekatan explanatory research. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Data dianalisis dengan menggunakan uji regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan metode pembelajaran simulasi dan belajar mandiri mahasiswa dengan hasil evaluasi belajar Asuhan Intranatal Care (INC), F=14,750, dan p=0,000. Hubungan kedua metode pembelajaran simulasi dan belajar mandiri dengan hasil evaluasi belajar Asuhan Intranatal Care (INC) sebesar 0,796 (kuat).
Hubungan Work-Family Conflict Dengan Kinerja Perawat Di Rsud Labuang Baji Fitriana Jufri P; A Saputri Mulyana; Suandi Suandi; Sri Nurindasari
Patria Artha Journal of Nursing Science Vol. 8 No. 1 (2024): Patria Artha Journal of Nursing Science
Publisher : Patria Artha University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33857/jns.v8i1.859

Abstract

Work-family conflict merupakan konflik peran ganda yang dialami oleh wanita yang bekerja. Di satu sisi mereka mempunyai tanggung jawab besar dalam pekerjaan dan disisi lain mereka memiliki tanggung jawab besar di dalam keluarga. Maka dari itu konflik sebisa mungkin harus dihindari guna meningkatkan kinerja yang maksimal.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh work-family conflict dan kinerja perawat. Jenis penelitian ini adalah penelitian penjelasan (explanatory research) dengan pendekatan kuantitatif. Variabel dalam penelitian ini meliputi work interference with family, family interference with work, dan kinerja perawat. Penelitian ini menjangkau seluruh perawat wanita rawat inap RSUD Labuang Baji Makassar jumlah sampel sebesar 51 perawat. Sampel tersebut diperoleh dengan menggunakan rumus Slovin. Data diperoleh langsung dari responden dengan instrumen penelitian menggunakan angket. Analisis data meliputi analisis deskriptif dan analisis jalur yang diolah menggunakan SPSS versi 22.00.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa work interference with family (X1) dan family interference with work (X2) berkorelasi negatif signifikan terhadap kinerja perawat (Y). Hasil total R2 sebesar 0,8227 mengindikasikan bahwa dalam model persamaan ini, variabel bebas (work interference with family dan family interference with work) dapat menjelaskan variabel kinerja perazwat sebesar 82,7% dan sisanya 17,3% dijelaskan oleh variabel lain. 
Manajemen Nyeri Perawat Dengan Intensitas Nyeri Pada Pasien Cidera Di IGD Rsud Labuang Baji Makassar Kisena Gwijangge; Suandi Suandi; Sri Nurindasari; Adnan Adnan; Abdul Rahman
Patria Artha Journal of Nursing Science Vol. 9 No. 2 (2025): Patria Artha Journal of Nursing Science
Publisher : Patria Artha University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33857/jns.v9i2.961

Abstract

Cidera  merupakan hilangnya kontinuitas tulang yang disebabkan oleh trauma seperti kecelakaan lalu lintas. Komplikasi yang sangat fatal yaitu terjadinya syok neurogenik akibat adanya reaksi vasovagal berlebih. Tujuan dari studi kasus ini yaitu untuk menggambarkan asuhan keperawatan gawat darurat pada pasien cidera  dengan pemenuhan rasa nyaman nyeri. Cedera masih menjadi masalah yang global, dimana menjadi penyebab utama kematian distabilitas pada usia mudah cedera menyebakan respon nyeri pada penderitanya. Nyeri disebabkan karena peningkatan asam laktat dan tekanan untuik mengatasi nyeri maka dapat dilakukan dengan prosedur yang benar dan tepat, dan prosedur tersebut dapat di dukung dengan peralatan yang menghasilkan suara lembut dan menenangkan menghasilkan suara lembut. Metode: Design penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Responden penelitian ini berjumlah sebanyak 30 responden pada pasien  cidera di IGD RSUD Labuang Bajiteknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah  data kuesioner. Hasil. penelitian ini adalah  didapat kasus cidera  paling umum Sedangkang tingkat nyeri yang banyak di rasakan pasien adalaha nyeri ringan (1-3) dengan penangan nyeri terapi farmakologi, seharusnya nyeri ringan bisa saja di terapi dengan non farmakologi