Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemanfaatan Wilayah Pekarangan Rumah Untuk Menanam Tanaman Ramah Lingkungan Di Masa Pandemi Covid-19 Syahrir, Rezky; Aziz, Abdul; Haerani; Olly S.Hutabarat; M.Tahir Sapsal
Abdi Techno Jurnal AbdiTechno, Vol. 2, Nomor 1, Januari 2022
Publisher : Departemen Teknologi Pertanian Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70124/abditechno.v2i1.563

Abstract

Pandemi COVID-19 di Indonesia merupakan salah satu bagian dari pandemi covid yang sedang berlangsung di seluruh belahan dunia. Pandemi yang memakan banyak korban jiwa ini disebabkan oleh severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2). Masalah perubahan perilaku masyarakat selama pandemic menjadi salah satu masalah penting ditengah pandemi. Melihat permasalahan ini, mahasiswa KKN Tematik-G106 diharapkan memberikan edukasi tentang melakukan kegiatan pemanfaatan area pekarangan rumah dengan menanam sayur polybag dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan. Dengan menggunakan metode demonstrasi dan praktek langsung kepada masyarakat. Hasil yang didapatkan dari kegiatan ini yaitu 30 tanaman dalam polybag yang akan dilanjutkan dengan perawatan dan pemeliharaan oleh masyarakat sampai panen sehingga akan memenuhi kebutuhan pangan khususnya sayur-sayuran yang sehat.
Edukasi dan Pendampingan Penelitian Mengenai Rantai Nilai Komoditas Bawang Merah di Desa Batu Noni, Kecamatan Anggeraja Ramadhani, Adhella; Samsuar, Samsuar; Junaedi Muhidong; Husnul Mubarak; Haerani; Olly S.Hutabarat
Abdi Techno Jurnal AbdiTechno, Vol. 2, Nomor 1, Januari 2022
Publisher : Departemen Teknologi Pertanian Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70124/abditechno.v2i1.564

Abstract

Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan merupakan daerah yang dominasi penduduknya bekerja pada sektor pertanian dengan sektor unggulan komoditi bawang merah. Berdasarkan data dari kementrian pertanian tahun 2020, Kabupaten Enrekang saat ini menempati posisi ke-5 nasional, sebagai daerah penghasil bawang merah terbesar di Indonesia setelah Kabupaten Brebes, Nganjuk, Bima dan Solok. Namun potensi unggulan tersebut tidak diimbangi dengan tingkat kesejahteraan petani yang diakibatkan rendahnya posisi tawar petani. Faktor-faktor utama yang mengakibatkan rendahnya posisi tawar petani seperti kurangnya akses serta jaringan pasar, tertutupnya akses informasi harga pasar dan minimnya penguasaan teknologi. Program kerja ini dilaksanakan selama 1 hari dengan menggunakan metode wawancara dan edukasi terhadap petani bawang mengenai masalah yang dihadapi oleh para petani sebagai bentuk pendampingan terhadap penelitian mengenai rantai nilai bawang merah. Hasil dari analisis adalah temuan studi berisi fakta-fakta di lapangan yang bermuara akhir pada sebuah kesimpulan yang merupakan jawaban tujuan kegiatan yaitu menganalisa permasalahan rantai nilai komoditas bawang di Kabupaten Enrekang nilai pemasaran di Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan. Hasil pengabdian ini kemudian akan dilanjutkan sebagai penelitian oleh tim dari Teknik Industri Universitas Hasanuddin sebagai bentuk tindak lanjut dalam merumuskan model rantai nilai yang tepat.