Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Karakteristik Kimia dan Organoleptik Sabun Padat Dengan Penambahan Serbuk Daun Ketepeng Cina (Cassia alata L.) Eko Rifkowaty, Encik; Nopriyanti, Marisa; Kholil, Munawar; Novitasari, Dhea; Septiana, Emi
Jurnal Teknologi Pangan dan Industri Perkebunan (LIPIDA) Vol 3 No 2 (2023)
Publisher : Politeknik Negeri Ketapang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58466/lipida.v3i2.1458

Abstract

The raw material for making solid soap in this research was coconut oil which was then added with ketepeng leaf powder. The purpose of adding ketepeng leaf powder to soap is easy to use of ketepeng leaves as a skin medicine. Ketepeng leaves have the function of treating skin diseases because its contain secondary metabolite compounds. The treatment in this study consisted of three variations were the addition of 2, 4 and 6 grams of ketepeng leaf powder. The organoleptic characteristics tested in this research were color, aroma, amount of foam, and irritation test, while chemical characteristics included hardness level, water content, pH, and free alkali. Based on the research results, it is known that solid soap with the addition of ketepeng leaf powder meets the quality requirements of the Indonesian National Standard for solid bath soap based on the parameters of water content, pH and free alkali, and does not cause irritation. The color parameters and amount of foam in the 2 gram treatment were significantly different from the other two treatments, while the aroma parameters were not significantly different between the three treatments.
Interaksionisme Simbolik dan Teori Postmodernisme dalam Memahami Realitas Sosial Masyarakat Modern Novitasari, Dhea; Salsabila Rizki O, Adinda; Lorensa, Lisa; Ristyawati, Martika Suci; Cahyani, Chaca Alfarica; Kusuma, Febra Anjar; Endi Fernanda, Fitra
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 2 (2026): APRIL-JUNI 2026
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/kz3d3g90

Abstract

Teori dalam bidang sosial sangat penting sebagai dasar untuk memahami berbagai fenomena yang terjadi dalam kehidupan masyarakat, meliputi perilaku individu, proses interaksi sosial, serta pembentukan makna sosial. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis dua pendekatan teoritis yang memiliki pengaruh dalam sosiologi, yakni interaksionisme simbolik dan postmodernisme. Interaksionisme simbolik menegaskan bahwa individu adalah aktor aktif yang menciptakan makna melalui interaksi sosial dengan menggunakan simbol-simbol dalam komunikasi sehari-hari. Di sisi lain, postmodernisme muncul sebagai kritik terhadap modernisme dengan menolak adanya kebenaran tunggal dan menekankan bahwa realitas sosial bersifat beragam, dinamis, serta dibentuk dari berbagai perspektif yang dipengaruhi oleh budaya, media, dan hubungan kekuasaan. Metodologi yang diterapkan dalam artikel ini adalah dengan studi literatur yang menganalisis berbagai sumber yang relevan terkait kedua teori tersebut. Hasil analisis menunjukkan bahwa interaksionisme simbolik berkontribusi dalam memahami pembentukan makna di tingkat mikro, sementara postmodernisme memberikan kerangka untuk memahami kerumitan dan keberagaman realitas sosial di tingkat makro. Oleh karena itu, kedua teori ini saling melengkapi dalam menjelaskan kompleksitas dinamika kehidupan masyarakat modern.