Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Strategi Perencanaan Pemasaran Untuk Meningkatkan Kompetensi Mahasiswa Dalam Menghadapi Tantangan Dunia Usaha Hayati, Rita; Al-Amin, Al-Amin; Mukaromah, Hajar; Putri, Dhelittya Finaliyani; Putra, Hanif Ramadhan Fahmi
JUPNA: Jurnal Pengabdian Astina Vol 2 No 2 (2024): JIPM: Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat
Publisher : CV. Astina Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55903/jipm.v2i2.172

Abstract

Pemasaran merupakan aktivitas penting yang berdampak pada berbagai lapisan masyarakat, dari kelas sosial terbawah hingga teratas. Aktivitas ini tidak hanya relevan bagi dunia bisnis tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini mengkaji strategi perencanaan pemasaran untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam menghadapi tantangan dunia usaha. Kelemahan dalam perencanaan sering ditemui di kalangan pengusaha Indonesia. Seiring perkembangan ilmu manajemen, khususnya pemasaran, perencanaan yang matang menjadi kebutuhan yang mendesak. Mahasiswa, sebagai calon pelaku usaha, harus mempersiapkan diri dengan baik melalui pembelajaran strategi pemasaran yang kompleks dan mutakhir. Program pengabdian masyarakat ini melibatkan pelatihan intensif selama satu hari yang meliputi ceramah, diskusi, dan simulasi. Evaluasi menunjukkan bahwa peserta tidak hanya memahami teori tetapi juga mampu mempraktikkannya dalam simulasi yang relevan dengan dunia usaha nyata. Metode pembelajaran yang interaktif dan partisipatif terbukti efektif, dengan antusiasme tinggi dan partisipasi aktif dari peserta. Hasil pelatihan ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam kompetensi mahasiswa dalam merancang strategi pemasaran. Keberhasilan program ini menjadi model yang baik untuk program pengabdian lainnya dalam upaya meningkatkan kompetensi generasi muda.
STRATEGI BRANDING LAFIYE DALAM MEMBANGUN BRAND AWARENESS MELALUI INSTAGRAM @lafiye Aulia, Firda Hari; Munawwaroh, Zahrotul; Putri, Dhelittya Finaliyani
VOXPOP Vol. 7 No. 1 (2026): VOXPOP
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transformasi digital yang ditandai dengan meningkatnya penggunaan media sosial dan platform e-commerce di Indonesia telah mendorong perubahan signifikan dalam strategi pemasaran dan pengembangan bisnis, khususnya pada industri fashion lokal. Perkembangan teknologi digital memberikan peluang bagi masyarakat untuk membangun dan mengembangkan usaha secara lebih mudah, efektif, dan kompetitif. Fenomena ini ditunjukkan dengan munculnya berbagai brand lokal yang mampu bersaing dengan brand besar di Indonesia melalui optimalisasi media digital. Salah satu brand lokal yang berkembang melalui media sosial adalah Lafiye, sebuah brand fashion online milik content creator Fira Assegaf atau yang dikenal sebagai Sashfir, yang berdiri sejak tahun 2017. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi branding Lafiye melalui Instagram menggunakan teori strategi branding Van Gelder (2005), sebagaimana dikembangkan dalam penelitian Ramayanti dan Rizka (2020). Teori tersebut mencakup tiga elemen utama, yaitu brand positioning, brand identity, dan brand personality. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif untuk memahami implementasi strategi branding yang dilakukan oleh Lafiye dalam membangun brand awareness. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi branding Lafiye melalui Instagram efektif dalam meningkatkan kesadaran merek serta memperkuat hubungan dengan konsumen. Target audiens Lafiye difokuskan pada konsumen yang menghargai kesederhanaan, kepraktisan, dan keanggunan dalam fashion. Konsistensi penggunaan elemen visual, pesan komunikasi, dan karakter brand pada konten Instagram mampu membentuk citra merek yang kuat dan relevan dengan kebutuhan audiens. Secara keseluruhan, penerapan strategi branding berbasis teori Van Gelder memberikan kontribusi positif terhadap pertumbuhan brand Lafiye, baik dalam memperluas jangkauan pasar digital maupun memperkuat daya saing di industri fashion lokal yang berkelanjutan dan memberdayakan.