Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

PENGARUH PAJAK DAERAH, RETRIBUSI DAERAH DAN DANA ALOKASI UMUM TERHADAP BELANJA MODAL KABUPATEN DAN KOTA DI PROVINSI JAWA TENGAH TAHUN 2017-2019 Sigit Adi Pratama; LMS Kristiyanti; Sri Laksmi Pardanawati
Jurnal Akuntansi dan Pajak Vol 22, No 2 (2022): JAP : Vol. 22, No. 2, Agustus 2021 - Januari 2022
Publisher : ITB AAS INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/jap.v22i2.2967

Abstract

This study aims to determine the Effect of Regional Taxes, Regional Levies and General Allocation Funds on Capital Expenditures in Regency and City Governments in Central Java Province in 2017-2019. Capital Expenditure has an important role. This research is a quantitative research. The subject of this research is the district and city government in Central Java Province consisting of 35 districts and cities. The data used comes from the Report Realization of the 2017-2019 APBD. Data collection techniques using the method of documentation. Test requirements analysis using classical assumption test, namely normality test, multicollinearity test, heteroscedasticity test, and autocorrelation test. Hypothesis testing in this study used multiple linear regression analysis, t test (partial), F test (simultaneous), and the coefficient of determination (R2) test. Regional levies have no significant effect on Capital Expenditures. The General Allocation Fund variable has a significant effect on Capital Expenditures. Simultaneously Regional Taxes, Regional Levies, and General Allocation Funds have a significant effect on Capital Expenditures. So it can be concluded that if Regional Taxes and General Allocation Funds increase, it will increase the allocation of Capital Expenditures.
Analisis Peramalan Ketersediaan Sparepart Menggunakan Metode Moving Averages Pada PT United Tractors Tbk Jakarta ade; Sevtian Dwiputra, Valiza; Nur Kuncoro, Bayu; Andianingsari, Diah; Adi Pratama, Sigit
IMTechno: Journal of Industrial Management and Technology Vol. 5 No. 2 (2024): Vol. 5 No. 2 (2024): Juli 2024
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/imtechno.v5i2.3528

Abstract

Untuk memenuhi kebutuhan pemeliharaan kendaraan, suku cadang adalah elemen stok persediaan umum. Bisnis dapat menghemat uang dengan memiliki manajemen persediaan barang yang baik. Penjualan alat berat merek Komatsu dari Januari hingga November 2022 mencapai 5.457 unit, tumbuh 84,98 persen dari 2.950 unit pada periode yang sama tahun sebelumnya. Laporan bulanan yang dirilis Jumat (23/12/2022) menunjukkan bahwa ketidaktersediaan sparepart menyebabkan penundaan perawatan, yang berdampak pada produktivitas alat berat dan kepuasan pelanggan. Oleh karena itu, peramalan ketersediaan sparepart yang tepat dan efektif sangat penting untuk menghindari ketidaktersediaan sparepart yang dapat mengganggu operasi bisnis. Setelah melakukan perancangan, metode yang digunakan untuk meramalkan ketersediaan sparepart adalah metode moving average yang sering digunakan dalam peramalan, yang dihitung berdasarkan nilai rata-rata dari data historis. ukuran kinerja yang disarankan dalam literatur adalah kesalahan rata-rata absolut (MAPE), kesalahan rata-rata skuad (MSE), dan kesalahan rata-rata absolut (MAD). Berdasarkan tersebut dapat dijadikan acuan atau tolak ukur melakukan analisis. Kesimpulan analisis peramalan dengan metode Moving average periode 10 telah dipilih untuk menentukan peramalan ketersediaan sparepart terbaik dengan hasil perhitungan tingkat eror paling kecil yaitu 18%. Hasil peramalan ketersediaan sparepart Alat Berat bulan januari 2023 sebesar 32 unit.
Analisis Pengendalian Kualitas Produk Menggunakan Metode SQC Dan Kaizen Pada PT. Laksana Tekhnik Makmur Pratama, Sigit Adi; Fahreza , Muhammad; Hidayat , Miwan Kurniawan
IMTechno: Journal of Industrial Management and Technology Vol. 6 No. 1 (2025): Vol. 6 No. 1 (2025): Januari 2025
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/imtechno.v6i1.5388

Abstract

PT. Laksana Tekhnik Makmur adalah sebuah perusahaan di industri otomotif dan perkapalan, berkembang dari Bengkel Laksana Tekhnik yang didirikan pada tahun 1998. Perusahaan ini memproduksi lebih dari 500 jenis produk logam dan plastik untuk pasar OEM dan Aftermarket. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas produk melalui metode Statistical Quality Control (SQC) dan pendekatan Kaizen (5S), dengan fokus utama pada pengurangan cacat produk Muffler 31x. Penelitian mengidentifikasi berbagai cacat umum seperti buram, baret, bintik, miring, dan gelombang. Metodologi melibatkan identifikasi masalah, studi literatur, penentuan tujuan, pengumpulan data, serta pengolahan data menggunakan alat SQC seperti check sheet, histogram, diagram Pareto, peta kendali p, dan diagram fishbone. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan studi pustaka untuk menemukan akar penyebab cacat dan solusi perbaikan. Hasil menunjukkan cacat baret dan buram sebagai masalah dominan dengan persentase masing-masing 41% dan 34%. Diagram Pareto mengungkap bahwa 75% kecacatan produk berasal dari dua jenis cacat ini. Analisis fishbone menunjukkan faktor manusia, metode, dan material sebagai kontributor signifikan. Usulan perbaikan meliputi penggunaan kemasan tray selama proses WIP untuk mengurangi cacat baret dan penerapan prinsip 5S dari Kaizen untuk meningkatkan efisiensi dan kebersihan di area kerja.
Analisis Peramalan Ketersediaan Sparepart Menggunakan Metode Moving Averages Pada PT United Tractors Tbk Jakarta Suryanto, Ade; Sevtian Dwiputra, Valiza; Nur Kuncoro, Bayu; Andianingsari, Diah; Adi Pratama, Sigit
IMTechno: Journal of Industrial Management and Technology Vol. 5 No. 2 (2024): Vol. 5 No. 2 (2024): Juli 2024
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/imtechno.v5i2.3528

Abstract

Untuk memenuhi kebutuhan pemeliharaan kendaraan, suku cadang adalah elemen stok persediaan umum. Bisnis dapat menghemat uang dengan memiliki manajemen persediaan barang yang baik. Penjualan alat berat merek Komatsu dari Januari hingga November 2022 mencapai 5.457 unit, tumbuh 84,98 persen dari 2.950 unit pada periode yang sama tahun sebelumnya. Laporan bulanan yang dirilis Jumat (23/12/2022) menunjukkan bahwa ketidaktersediaan sparepart menyebabkan penundaan perawatan, yang berdampak pada produktivitas alat berat dan kepuasan pelanggan. Oleh karena itu, peramalan ketersediaan sparepart yang tepat dan efektif sangat penting untuk menghindari ketidaktersediaan sparepart yang dapat mengganggu operasi bisnis. Setelah melakukan perancangan, metode yang digunakan untuk meramalkan ketersediaan sparepart adalah metode moving average yang sering digunakan dalam peramalan, yang dihitung berdasarkan nilai rata-rata dari data historis. ukuran kinerja yang disarankan dalam literatur adalah kesalahan rata-rata absolut (MAPE), kesalahan rata-rata skuad (MSE), dan kesalahan rata-rata absolut (MAD). Berdasarkan tersebut dapat dijadikan acuan atau tolak ukur melakukan analisis. Kesimpulan analisis peramalan dengan metode Moving average periode 10 telah dipilih untuk menentukan peramalan ketersediaan sparepart terbaik dengan hasil perhitungan tingkat eror paling kecil yaitu 18%. Hasil peramalan ketersediaan sparepart Alat Berat bulan januari 2023 sebesar 32 unit.
Analisis Pengendalian Kualitas Produk Menggunakan Metode SQC Dan Kaizen Pada PT. Laksana Tekhnik Makmur Pratama, Sigit Adi; Fahreza , Muhammad; Hidayat , Miwan Kurniawan
IMTechno: Journal of Industrial Management and Technology Vol. 6 No. 1 (2025): Vol. 6 No. 1 (2025): Januari 2025
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/imtechno.v6i1.5388

Abstract

PT. Laksana Tekhnik Makmur adalah sebuah perusahaan di industri otomotif dan perkapalan, berkembang dari Bengkel Laksana Tekhnik yang didirikan pada tahun 1998. Perusahaan ini memproduksi lebih dari 500 jenis produk logam dan plastik untuk pasar OEM dan Aftermarket. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas produk melalui metode Statistical Quality Control (SQC) dan pendekatan Kaizen (5S), dengan fokus utama pada pengurangan cacat produk Muffler 31x. Penelitian mengidentifikasi berbagai cacat umum seperti buram, baret, bintik, miring, dan gelombang. Metodologi melibatkan identifikasi masalah, studi literatur, penentuan tujuan, pengumpulan data, serta pengolahan data menggunakan alat SQC seperti check sheet, histogram, diagram Pareto, peta kendali p, dan diagram fishbone. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan studi pustaka untuk menemukan akar penyebab cacat dan solusi perbaikan. Hasil menunjukkan cacat baret dan buram sebagai masalah dominan dengan persentase masing-masing 41% dan 34%. Diagram Pareto mengungkap bahwa 75% kecacatan produk berasal dari dua jenis cacat ini. Analisis fishbone menunjukkan faktor manusia, metode, dan material sebagai kontributor signifikan. Usulan perbaikan meliputi penggunaan kemasan tray selama proses WIP untuk mengurangi cacat baret dan penerapan prinsip 5S dari Kaizen untuk meningkatkan efisiensi dan kebersihan di area kerja.
Sistem Pemilihan Produk untuk Meningkatkan Produktivitas Menggunakan Metode AHP-TOPSIS PT. MFX Haryadi, Hendra Setyo; Pratama, Sigit Adi; Yoga, Setyadi Tri
IMTechno: Journal of Industrial Management and Technology Vol. 7 No. 1 (2026): Vol. 7 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/imtechno.v7i1.11161

Abstract

PT. MF adalah sebuah perusahaan yang bergerak dibidang manufaktur yang berfokus pada produksi kapal dengan berbagai jenis kapal. Pada awal tahun 2020 dunia sedang mengalami krisis ekonomi yang didampakan oleh penyebaran virus corona (CoVid19). Dampaknya dirasakan oleh PT.MF, dimana perusahaan mengalami stop produksi akibat tidak adanya perusahaan pelelang project yang membuka atau melayangkan project mereka. Perusahaan dan lembaga pemerintah menahan pelelangan project. Manajemen PT. MF memiliki rencana untuk merubah usahanya menjadi perusahaan manufaktur yang produktifitasnya bersifat tetap. Terdapat beberapa alternatif produk yang dapat dijadikan sebagai pilihan pengembangan. Peneliti dilakukan untuk mendapatkan alternatif pilihan yang tepat terhadap jenis produk yang paling tepat untuk dibuat. Penelitian ini dilakukan dengan metode Analytic Hierarchy Process dan metode TOPSIS menggunakan alat bantu software Microsoft Excel. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan jawaban berupa hasil keputusan pilihan produk yang dapat dibuat dalam kegiatan produksi perusahaan dengan pertimbangan dari sisi produk yang paling baik cakupan pasarnya dan keuntungannya. Hasil dari setelah dilakukan penelitian dan analisis maka diperoleh hasil pemilihan produk, dimana produk yang terbaik diproduksi memiliki persentasi yang berbeda seperti, prioritas ke-1 dengan persentasi sebesar 50%, prioritas ke-2 dengan nilai 45,7% dan prioritas ke-3 dengan nilai 4,3%.