Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Sistem Pemilihan Produk untuk Meningkatkan Produktivitas Menggunakan Metode AHP-TOPSIS PT. MFX Haryadi, Hendra Setyo; Pratama, Sigit Adi; Yoga, Setyadi Tri
IMTechno: Journal of Industrial Management and Technology Vol. 7 No. 1 (2026): Vol. 7 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/imtechno.v7i1.11161

Abstract

PT. MF adalah sebuah perusahaan yang bergerak dibidang manufaktur yang berfokus pada produksi kapal dengan berbagai jenis kapal. Pada awal tahun 2020 dunia sedang mengalami krisis ekonomi yang didampakan oleh penyebaran virus corona (CoVid19). Dampaknya dirasakan oleh PT.MF, dimana perusahaan mengalami stop produksi akibat tidak adanya perusahaan pelelang project yang membuka atau melayangkan project mereka. Perusahaan dan lembaga pemerintah menahan pelelangan project. Manajemen PT. MF memiliki rencana untuk merubah usahanya menjadi perusahaan manufaktur yang produktifitasnya bersifat tetap. Terdapat beberapa alternatif produk yang dapat dijadikan sebagai pilihan pengembangan. Peneliti dilakukan untuk mendapatkan alternatif pilihan yang tepat terhadap jenis produk yang paling tepat untuk dibuat. Penelitian ini dilakukan dengan metode Analytic Hierarchy Process dan metode TOPSIS menggunakan alat bantu software Microsoft Excel. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan jawaban berupa hasil keputusan pilihan produk yang dapat dibuat dalam kegiatan produksi perusahaan dengan pertimbangan dari sisi produk yang paling baik cakupan pasarnya dan keuntungannya. Hasil dari setelah dilakukan penelitian dan analisis maka diperoleh hasil pemilihan produk, dimana produk yang terbaik diproduksi memiliki persentasi yang berbeda seperti, prioritas ke-1 dengan persentasi sebesar 50%, prioritas ke-2 dengan nilai 45,7% dan prioritas ke-3 dengan nilai 4,3%.
Implementasi Manajemen SDM Internasional pada Microsoft: Analisis Transformasi Budaya Organisasi dan Dampaknya terhadap Kinerja Karyawan Global pada Era Transformasi Digital Chandra, Milka; Hanita, Eka Okta Isti; Haryadi, Hendra Setyo
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8987

Abstract

Globalisasi dan transformasi digital mendorong perusahaan multinasional untuk menerapkan Manajemen Sumber Daya Manusia Internasional (MSDM Internasional) yang adaptif, fleksibel, dan terintegrasi dengan perkembangan teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi MSDM Internasional pada Microsoft dalam mendukung transformasi budaya organisasi dan peningkatan kinerja karyawan global di era transformasi digital. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui jurnal ilmiah, laporan perusahaan, buku akademik, serta publikasi lembaga internasional yang relevan dengan pengelolaan sumber daya manusia global. MSDM Internasional melalui pendekatan geosentris, pengelolaan ekspatriat, pelatihan lintas budaya, penerapan electronic Human Resource Management (e-HRM), serta penguatan budaya growth mindset dan diversity & inclusion. Strategi tersebut memungkinkan perusahaan mengelola tenaga kerja global secara lebih efektif dan menciptakan lingkungan kerja yang kolaboratif, inovatif, serta adaptif terhadap perubahan teknologi. Implementasi MSDM Internasional juga memberikan berbagai keunggulan, seperti optimalisasi talenta global, peningkatan inovasi perusahaan, fleksibilitas kerja berbasis digital, peningkatan produktivitas karyawan, dan penguatan kerja sama lintas budaya dalam organisasi modern dan berkelanjutan di berbagai negara secara efektif. Namun demikian, perusahaan masih menghadapi sejumlah tantangan, antara lain kompleksitas pengelolaan tenaga kerja global, perbedaan budaya dan regulasi antarnegara, risiko keamanan data digital, serta kesenjangan kompetensi tenaga kerja akibat perkembangan teknologi yang cepat. Selain itu, adaptasi budaya organisasi pada lingkungan kerja multikultural juga memerlukan proses yang berkelanjutan agar seluruh karyawan dapat bekerja secara harmonis dan produktif.Oleh karena itu, diperlukan strategi pengelolaan SDM global yang berbasis teknologi, berorientasi pada pengembangan kompetensi, serta mampu menyesuaikan diri dengan dinamika bisnis internasional guna mempertahankan daya saing perusahaan di tingkat secara global.