Adnyani Asak, Putu Rani
Unknown Affiliation

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : JURNAL BISNIS

PENERAPAN PERUBAHAN ISAK 35 KE 335 SESUAI IFRS PADA ORGANISASI NIR LABA DI KOTA BEKASI, JAWA BARAT Setiadi, Setiadi; Safri, Safri; Adnyani Asak, Putu Rani
JURNAL BISNIS & AKUNTANSI UNSURYA Vol 10 No 1 (2025): JURNAL BISNIS & AKUNTANSI UNSURYA
Publisher : Feb Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35968/jbau.v10i1.1425

Abstract

Akuntansi berperan pada segi pengelolaan keuangan suatu entitas semakin disadari oleh banyak pihak, baik entitas yang berorientasi laba ataupun non laba. Peran akuntansi paling dasar tentu saja adalah kemampuannya menyajikan berbagai informasi serta jawaban yang berhubungan dengan segala bentuk kegiatan keuangan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan tipe deskriptif yang artinya pada penelitian ini, peneliti berusaha untuk menggambarkan fenomena atau kejadian terkait dengan topik penelitian secara sistematis. Hasil kuesioner yang sudah dilakukan oleh 39 responden menunjukkan bahwa meskipun ada kesadaran tentang pentingnya standar akuntansi seperti ISAK 35, masih banyak organisasi non-laba yang belum sepenuhnya memahami atau mengimplementasikan standar ini.Kata Kunci : ISAK 335, ISAK 35, Standard Akuntansi, Organisasi Nir Laba, IFRS.
Pengaruh CR Dan ROE Terhadap Nilai Perusahaan Pada Industri Barang Konsumsi Terdaftar Di BEI 2018-2023 Adnyani Asak, Putu Rani; Eliza, Mita
JURNAL BISNIS & AKUNTANSI UNSURYA Vol 10 No 2 (2025): JURNAL BISNIS DAN AKUNTANSI UNSURYA
Publisher : Feb Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35968/jbau.v10i2.1622

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh secara parsial dan bersama-sama antara current ratio dan return on equity terhadap nilai perusahaan pada industri barang konsumsi yang terdaftar di BEI. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif kausal dengan berupa data sekunder laporan keuangan pada tahun 2018-2023. Subjek penelitian ini industri barang konsumsi terdaftar di BEI dan objek penelitian current ratio, return on equity, dan nilai perusahaan yang diproaksikan dengan PBV. Data didapatkan dengan mengakses website resmi perusahaan dan website BEI dan sample data yang digunakan ialah 26 perusahaan dengan 156 laporan keuangan. Pengumpulan data dengan pencatatan dokumen dan dianalisis dengan analisis regresi linier berganda. Penelitian ini menunjukkan  : (1) Current ratio tidak berpengaruh secara signifikan pada nilai perusahaan (2) Return on equity berpengaruh signifikan pada nilai perusahaan (3) Current ratio dan return on equity berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan.
ANALISIS LIKUIDITAS PT BANK IBK INDONESIA TBK SEBELUM DAN SESUDAH PENERAPAN PSAK 71 Sibarani, Bintang B; Adnyani Asak, Putu Rani
JURNAL BISNIS & AKUNTANSI UNSURYA Vol 7 No 1 (2022): JURNAL BISNIS & AKUNTANSI UNSURYA
Publisher : Feb Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35968/jbau.v7i1.973

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan Likuiditas sebelum dan sesudah penerapan PSAK 71 yang resmi diterapkan per 1 Januari 2020. PSAK 71 merupakan pencadangan atas menurunnya nilai aset keuangan yang berupa kredit. Objek penelitian ini adalah PT Bank IBK Indonesia Tbk. Metode yang digunakan adalah Paired Sample T-Test. Hasil uji Paired Sample T-Test mendapat nilai signifikasi 0,000 <0,005 yang artinya terdapat perbedaan likuiditas yang signifikan sebelum dan sesudah penerapan PSAK 71. Penerapan PSAK 71 menyebabkan likuiditas meningkat setelah menerapkan PSAK 71, karena perusahaan lebih aman dalam menghadapi masa–masa krisis dimasa yang akan datang disebabkan meningkatnya penerapan cadangan kerugian yang melindungi dana nasabah dan perusahaan itu sendiri. Saran yang dapat diberikan adalah perbankan diharapkan memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat dalam pemberian kredit guna pertumbuhan perekonomian namun harus menerapakan prinsip kehati-hatian dalam menyalurkan kredit, dalam rangka melindungi dana masyarakat. Begitupun dalam rangka pemberian kredit kepada perusahaan-perusahaan atau masyarakat untuk kepentingan pembiayaan. Karena cadangan kerugian menurut PSAK 71 dicatat/dibebankan diawal periode pemberian kredit. Kata Kunci : Likuiditas, PSAK 71