Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Akses Media Masyarakat Bajo Desa Langara Tanjung Batu Konawe Kepulauan Terhadap Infomasi Politik Yana, Isra
CONVERGENCE Jurnal Online Jurnalistik
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1031.091 KB)

Abstract

Kemudahan mengakses media harus didukung dengan ketersediaan jaringan komunikasi dan Ketepatan informasi Masyarakat Bajo menggunakan media komunikasi dalam mendapatkan dan menyebarluaskan informasi politik, media yang digunakan masyarakat Bajo Desa Langara Tanjung Batu Konawe Kepulauan terhadap informasi politik yakni terdiri dari media elektronik Televisi dan media sosial (Facebook, WhatsApp). Akses informasi politik adalah berita-berita yang ditayangkan di Tv One yang berkaitan dengan politik, sedangkan untuk media Facebook, dan WhatsApp yakni berita politik yang dibagikan melalui sebuah grup atau perseorangan. Hal ini didukung dengan teori Uses and Gratifications, bahwa pada kesadaran dan pengetahuan (kognitif) penggunaan media memainkan peran aktif untuk memilih dan menggunakan media tersebut. Dengan kata lain penggunaan media tersebut adalah pihak yang aktif dalam proses komunikasi dan mengasumsikan bahwa pengguna mempunyai pilihan untuk memuaskan kebutuhannya.Kata Kunci: Media, Masyarakat, Informasi Politik
Faktor Risiko Kejadian Stunting Pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Bataraguru Kota Baubau Saro, Nikmah; Sari, Rina inda; Yana, Isra; W, Ainun Kususma
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 3 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research (Special Issue)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i3.14943

Abstract

Kejadian Stunting meningkat setiap tahunnya terutama di Puskesmas Bataraguru. Observasi awal ditemukan 3 aspek yang masih menjadi fenomena kejadian Stunting adalah riwayat penyakit infeksi, sanitasi dasar dan pola asuh pemberian makan. Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor risiko hubungan kejadian Stunting pada Balita di Puskesmas Bataraguru tahun 2024. Metode penelitian dengan rancangan case control study menggunakan teknik purposive sampling dengan matching pada umur dan sampel sebanyak 30 kelompok kasus serta 30 kelompok kontrol. Hasil penelitian menunjukkan variabel riwayat penyakit infeksi dengan nilai (OR 10,111) dan (C 0,512), sanitasi dasar dengan nilai (OR 2,667) dan (C 0,216) serta pola asuh pemberian makan dengan nilai (OR 2,250) dan (C 0,126) merupakan faktor berisiko hubungan terhadap kejadian Stunting pada Balita di wilayah kerja Puskesmas Bataraguru. Kesimpulan adalah riwayat penyakit infeksi merupakan faktor paling berisiko dengan hubungan sangat kuat terhadap kejadian Stunting serta sanitasi dasar dan pola asuh pemberian makan berisiko dengan hubungan sangat lemah terhadap kejadian Stunting. Kata Kunci: Stunting, Riwayat Penyakit Infeksi, Sanitasi Dasar, Pola Asuh Pemberian Makan