Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PENERAPAN METODE PEMBIASAAN PADA TANGGUNG JAWAB PESERTA DIDIK KELAS II DI MI KREATIF YAYASAN PESANTREN SABILIL MUTTAQIN (YPSM) MANGIRAN Abu Zaeni
Salimiya: Jurnal Studi Ilmu Keagamaan Islam Vol. 4 No. 4 (2023): Salimiya
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP3M) IAIFA Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58401/salimiya.v4i4.1123

Abstract

The habituation method is a way that can be done to make children accustomed to thinking, behaving, and acting in accordance with the teachings of Islam. This method is very suitable for the development and formation of the character of early childhood children in increasing a sense of responsibility, such as completing tasks at school or at home. The purpose of this study is to: 1) determine the forms of habituation methods on the responsibility of class II students at MI Kreatif Yayasan Pesantren Sabilil Muttaqin (YPSM) Mangiran, 2) Knowing the implementation of the habituation method on the responsibility of class II students at MI Kreatif Yayasan Pesantren Sabilil Muttaqin (YPSM) Mangiran. The research method in this study uses qualitative with a descriptive research type, which is a research procedure or problem-solving that is investigated with a description of the subject or object used in the form of people, institutions, communities and others. The data collection method used was interviews, observation, and documentation. The results of the study show that: 1) The forms of habituation methods in class II MI Kreatif Yayasan Pesantren Sabilil Muttaqin (YPSM) Mangiran are already in the form of routine activities, spontaneous activities, and exemplary activities. 2) The implementation of the habituation method at MI Kreatif Yayasan Pesantren Sabilil Muttaqin (YPSM) Mangiran there are habituation activity programs including: Processing programs in the form of: tahfidz, English for adab and dhuha prayer. General programs in the form of: vegetarian program, Islamic intercourse and marketday program. Keywords: Habituation Method, Responsibility
Pemanfaatan Aplikasi Quizizz sebagai Evaluasi Pembelajaran Matematika pada Siswa Sekolah Dasar Abu Zaeni
Dirasah : Jurnal Studi Ilmu dan Manajemen Pendidikan Islam Vol. 5 No. 1 (2022): DIRASAH
Publisher : Institut Agama Islam (IAI) Faqih Asy'ari Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The advancement of information and communication technology has significantly impacted the field of education, particularly at the elementary school (SD) level. In this context, the utilization of educational applications such as Quizizz as an evaluation tool in mathematics learning becomes an intriguing and relevant alternative. This research aims to achieve two main objectives: 1) To identify the ways Quizizz is used as an evaluation tool in mathematics learning, and 2) To analyze inhibiting factors that impede the optimization of Quizizz application utilization. To attain these goals, the research adopts a qualitative descriptive approach with data collection techniques through observation, interviews, and documentation. The research findings indicate that 1) teachers can create mathematics quizzes with various question formats, including multiple-choice, jumble, and true/false, and incorporate images or videos as supporting materials. Students can access the quizzes using specific codes provided by the teachers. 2) There are inhibiting factors such as dependence on network or internet connectivity, potential for cheating, challenges in time management, and difficulties in finding suitable time, which need to be addressed to ensure that the application can provide maximum benefits in mathematics learning at the elementary school level.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN SISWA DI SEKOLAH DASAR: APPLICATION OF PROJECT-BASED LEARNING MODEL TO IMPROVE STUDENTS' UNDERSTANDING IN ELEMENTARY SCHOOLS Sri Masruroh; Abu Zaeni
Salimiya: Jurnal Studi Ilmu Keagamaan Islam Vol. 6 No. 1 (2025): Salimiya
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP3M) IAIFA Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58401/salimiya.v6i1.2033

Abstract

Kurangnya pemahaman siswa menjadi alasan penelitian ini dilakukan tentang materi simbol gambar dan kekurangan penggunaan model pembelajaran oleh guru di dalam kelas sehingga menjadikan siswa menjadi tidak terlalu aktif dan tidak terlalu banyak terlibat dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang materi simbol gambar melalui Model Pembelajaran Berbasis Proyek. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dalam dua siklus. Siswa kelas III MI Plus Bustanul Ulum, yang berjumlah 18 orang, adalah subjek penelitian. Penilaian proyek dan observasi digunakan untuk mengumpulkan data. Data yang dikumpulkan pada awal pembelajaran (Prasiklus) menunjukkan hasil belajar yang sangat buruk, dengan rata-rata 51,33 dan persentase 11,11%. Hasil belajar mulai meningkat pada siklus pertama, dengan nilai rata-rata 74,83 dan persentase 61,11%. Mereka juga meningkat lagi di siklus kedua, dengan nilai rata-rata 89,22 dan presentase 88,88%.
Polemik Rendahnya Literasi dan Numerasi serta Urgensi Perubahan Model Pola Asuh dan Strategi Instruksional di Tingkat Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah Khoiruzzaim Kurniawan; Muhammad Soni Amrulloh; Abu Zaeni
Hikamatzu | Journal of Multidisciplinary Vol. 2 No. 2 (2025): Multidisciplinary Approach
Publisher : Hikamatzu | Journal of Multidisciplinary

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Polemik rendahnya capaian literasi dan numerasi siswa pada jenjang Sekolah Dasar (SD)/Madrasah Ibtidaiyah (MI) di Indonesia telah menjadi masalah struktural yang berkepanjangan, sebagaimana dikonfirmasi oleh hasil Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) dan PISA. Penelitian ini hadir untuk menginvestigasi secara komprehensif akar multidimensi dari masalah ini melalui pendekatan sistemik yang mengintegrasikan peran mikrosistem keluarga dan sekolah. Menggunakan desain mixed methods sequential explanatory, data kuantitatif dikumpulkan dari 300 responden (siswa, guru, dan orang tua) di MI se-Kecamatan Wonodadi untuk menguji korelasi dan pengaruh pola asuh orang tua dan strategi instruksional guru terhadap capaian siswa. Dilanjutkan dengan fase kualitatif (wawancara mendalam dan observasi) untuk memperdalam temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hanya 35% orang tua yang menerapkan pola asuh demokratis, dan 65% guru masih mengandalkan metode ceramah mekanistik. Analisis regresi mengonfirmasi korelasi positif signifikan antara pola asuh demokratis dan strategi instruksional inovatif dengan capaian literasi dan numerasi siswa (menjelaskan sekitar 35-39% varians). Temuan kualitatif mengungkap adanya "demokrasi semu" dalam pengasuhan dan dilema pedagogis guru yang terjebak antara tuntutan kurikulum padat versus pembelajaran bermakna. Masalah mendasar yang paling krusial adalah kesenjangan epistemologis dan komunikasi satu arah antara rumah dan sekolah, yang memperlemah upaya peningkatan kompetensi siswa. Penelitian ini menyimpulkan urgensi model intervensi terpadu yang mentransformasi pola asuh orang tua melalui parenting education kontekstual dan menguatkan kapasitas guru dalam strategi instruksional yang inovatif dan berdiferensiasi
Pemberdayaan Masyarakat Desa Dalam Mendukung Pendidikan Dasar Berkualitas di Desa Pikatan Kurniawan, Khoiruzzaim; Muhammad Soni Amrulloh; Abu Zaeni; Andressa Muthi Latansa; Mega Dwi Susanti
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Desa (JPMD) Vol. 7 No. 1 (2026): JPMD
Publisher : LP3M IAIFA Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58401/jpmd.v7i1.3169

Abstract

Basic education in rural areas still faces significant challenges related to low student literacy and numeracy skills, as well as minimal parental participation. This study aims to analyze the effectiveness of community empowerment through the "Trisinergi" model (school, family, and community) in supporting quality basic education in Pikatan Village. Using a qualitative approach with the Participatory Action Research (PAR) method, this study involves teachers, parents, and community leaders as subjects of empowerment. Data were collected through participant observation, in-depth interviews, and documentation. The results indicate that interventions in the form of strengthening teachers' pedagogical capacity and providing parenting education successfully increased parental involvement by 60% and the effectiveness of teaching strategies by 62.5%. The direct impact of this synergy was an increase in students' literacy skills by 44.4% and numeracy by 38.7%. This study concludes that the utilization of social capital and the integration of roles between the three educational pillars are key factors in creating an inclusive, independent, and sustainable educational ecosystem at the village level.