Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Karaton

PEMANFAATAN LIMBAH HASIL INSTALASI PENGELOLAAN AIR LIMBAH (IPAL) TAMBAK UDANG BERBASIS TEKNOLOGI BIOFILTER AERASI DI KABUPATEN SUMENEP Arifin, Alvin
Jurnal Karaton Vol 1 No 2 (2022): Karaton: Jurnal Pembangunan Sumenep
Publisher : Badan Riset dan Inovasi Daerah Kabupaten Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tambak udang merupakan salah satu kegiatan di wilayah pesisir yang berpotensimemberikan dampak pencemaran terhadap lingkungan. Limbah yang dihasilkan dari kegiatan tambak udang mengandung bahan organik yang berasal dari hasil ekskresi dan sisa pakan udang tersebut. Sumber air di Desa LapaTaman sudah terinfeksi oleh bakteri Escherichia coli (E. coli), maka peneliti fokus untuk menangani bagian limbah dari tambak udang. Dalam penelitian, ukuran IPAL adalah 2x1 kemudian air bisa dialirkan keluar tambak setelah melalui proses filtrasi, desain dan pengoperasian IPAL minimalis untuk pengadaan IPAL paling sederhana dengan biaya operasional terendah. Namun, jika petambak rela mengeluarkan biaya lebih untuk meningkatkan kualitas air buangan limbah tambak udangnya atau kualitas effluent/air buangan masih belum optimal dapat menerapkan tambahan kolam aerasi/biofiltrasi/disinfeksi dengan tambahan luasan 20% dari luas IPALminimalis yang ada. Maka modifikasi IPAL minimalis dapat berupa kolam IPAL minimalis dengan kolam biofiltrasi dan kolam IPAL minimalis full aerasi dengan kolam biofiltrasi/disinfeksi. Keberhasilan pengoperasian IPAL minimalis adalah pengeluaran lumpur secara rutin dari central drain IPAL minimalis ke kolam drying bed sehingga tidak ada deposit lumpur di kolam IPAL minimalis tersisa, hanya limbah cair saja. Pada tahap awal petambak dapat menerapkan IPALyang minimalis untuk menjaga kelestarian lingkungan sekitar dan kesinambungan budidaya tambaknya.