Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

PENINGKATAN PENGETAHUAN IBU TENTANG IMUNISASI DASAR LENGKAP DI PMB HJ. NURACHMI, S.ST., M.KES KOTA PALEMBANG TAHUN 2023 Eka Afrika; Sri Handayani; Yanti Yanti; Anisa Putri; Eka indriani
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i2.16608

Abstract

Program imunisasi dasar adalah pemberian imunisasi yang merupakan salah satu usaha untuk memberikan pertahanan tubuh pada bayi dan anak yaitu menggunakan cara memasukkan vaksin kedalam tubuh supaya tubuh membuat zat anti untuk mengantisipasi penyakit tertentu. Hasil penelitian yang dilakukan di PMB Hj. Nurachmi kota Palembang diketahui ibu yang memiliki pengetahuan kurang (75%) tidak tepat membawa bayinya imunisasi dikarenakan keterbatasan pengetahuan, informasi, akses dan pengalaman tentang pentingnya imunisasi dasar. Penyuluhan yang edukatif dapat di pergunakan untuk meningkatkan kemampuan ibu dalam melakukan penentuan kebutuhan imunisasi pada anak balitanya. Metode yang digunakan ceramah interaktif, tanya jawab dan pembagian leaflet. Waktu pelaksanaan pada hari Sabtu 20 Mei 2023 di PMB Hj. Nurachmi Kota Palembang yang dihadiri 30 peserta. Hasil kegiatan melihatkan terjadi peningkatan pengetahuan ibu tentang pentingnya imunisasi dengan skor pre-test 10,73 dan meningkat pada saat post-test menjadi 19,42 dengan perbedaan nilai rata-rata skor pengetahuan peserta pada saat pre-test dan post-test sebesar 8,69. Sebagai kesimpulan penyuluhan kesehatan yang dilakukan dapat meningkatkan pengetahuan ibu-ibu tentang pentingnya imunisasi dasar lengkap.
Penyuluhan Peningkatan Pengetahuan Tentang Pemberian Asi Esklusif di PMB Dewi Ciselia, SST.,M.Kes Dewi Ciselia; Sri Handayani; Muhammad Romadhon; Eka Afrika
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 2, No 4 (2023): July
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.8150183

Abstract

ASI Eksklusif adalah pemberian ASI dalam waktu 6 bulan tanpa makanan tambahan apapun (air susu ibu) sedini mungkin setelah persalinan  diberikan tanpa jadwal dan tidak diberikan makanan lain, walaupun hanya air  putih, sampai bayi berumur 6 bulan, bayi mulai diperkenalkan dengan makanan lain dan tetap diberikan ASI sampai bayi berumur 2 tahun. Program Peningkatan Penggunaan ASI (PP – ASI), khususnya ASI Eksklusif merupakan program prioritas, karena dampaknya yang luas terhadap status gizi dan kesehatan balitya. Program prioritas ini berkaitan juga dengan kesepakatanb global antara lain Deklarasi innocentipula (Italia) tahun 1990 tentang  perlindungan, promosi, dan dukungan terhadap penggunaan ASI, disepakati pula untuk pencapaian pemberian ASI eksklusif sebesar 80%.
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU, POLA MAKAN DAN RIWAYAT KELUARGA DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI PADA KEHAMILAN DI PUSKESMAS BUAY RUNJUNG Erlina Erlina; Siti Aisyah; Sri Handayani; Satra Yunola
Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA Vol 13 No 2 (2023): Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA
Publisher : LPPM ISTeK ICsada Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37413/jmakia.v13i2.278

Abstract

ABSTRAK Hipertensi adalah suatu kondisi saat nilai tekanan sistolik lebih tinggi dari 140 mmHg atau nilai tekanan diastolik lebih tinggi dari 90 mmHg. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan, pola makan dan riwayat keluarga dengan kejadian hipertensi pada ibu hamil di Puskemas Buay Runjung tahun 2021. Penelitian ini menggunakan desain penelitian survey analitik yang bersifat kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu hamil yang memeriksakan kehamilannya di Puskesmas Buay Runjung. Sample dari penelitian ini sebanyak 73 responden yang diambil secara sistematis dengan cara membagi jumlah sample yang diinginkan dengan menggunakan metode random Sampling. Data diolah secara analisis univariat dan bivariat dari 73 responden yang mengalami Hipertensi sebanyak (65,8 %). Responden yang pengetahuannya kurang baik sebanyak (64,4 %) dan pengetahuannya baik sebanyak (35,6 %). Responden yang pola makannya tidak sehat sebanyak (58,9%) dan yang pola makannya sehat sebanyak (41,1 %). Sedangkan responden yang riwayat keluarganya beresiko sebanyak (72,6 %) dan responden riwayat keluarganya tidak beresiko sebanyak (27,4 %). Dari hasil uji statistic, Chi-Square pada variabel pengetahuan, di dapatkan p-value 0,001 (< α = 0,05) artinya ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan dengan kejadian Hipertensi pada Kehamilan. Pada variabel pola makan di dapat p-value 0,009 (< α = 0,05) artinya ada hubungan yang bermakna antara pola makan dengan kejadian Hipertensi pada Kehamilan. Dan pada variabel Riwayat Keluarga di dapat p-value 0,010 (< α = 0,05) artinya ada hubungan yang bermakna antara riwayat keluarga dengan kejadian Hipertensi pada Kehamilan. Disarankan agar pihak Puskesmas Buay Runjung lebih aktif memberikan penyuluhan kepada ahli kebidanan yang berhubungan dengan Hipertensi pada Kehamilan.
Penyuluhan Peningkatan Pengetahuan Tentang Pemberian Asi Esklusif di PMB Dewi Ciselia, SST.,M.Kes Dewi Ciselia; Sri Handayani; Muhammad Romadhon; Eka Afrika
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 2, No 4 (2023): July
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.8150183

Abstract

ASI Eksklusif adalah pemberian ASI dalam waktu 6 bulan tanpa makanan tambahan apapun (air susu ibu) sedini mungkin setelah persalinan  diberikan tanpa jadwal dan tidak diberikan makanan lain, walaupun hanya air  putih, sampai bayi berumur 6 bulan, bayi mulai diperkenalkan dengan makanan lain dan tetap diberikan ASI sampai bayi berumur 2 tahun. Program Peningkatan Penggunaan ASI (PP – ASI), khususnya ASI Eksklusif merupakan program prioritas, karena dampaknya yang luas terhadap status gizi dan kesehatan balitya. Program prioritas ini berkaitan juga dengan kesepakatanb global antara lain Deklarasi innocentipula (Italia) tahun 1990 tentang  perlindungan, promosi, dan dukungan terhadap penggunaan ASI, disepakati pula untuk pencapaian pemberian ASI eksklusif sebesar 80%.
Factors Associated With Toddlers’ Visit At Village Integrated Healthcare Center Siti Mariyam; Tuti Farida; Sri Handayani
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 9, No 3 (2023): Volume 9 No. 3 Juli 2023
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v9i3.10915

Abstract

Latar Belakang: Balita termasuk salah satu kelompok yang berisiko terhadap masalah kesehatan.Data Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan Cakupan D/S pada tahun 2018 belum mencapai target 85%, baru mencapai 73,2% (669,814 balita) dari 914,527 balita. Angka ini mengalami penurunan dibanding tahun 2017 (75,99%). Cakupan D/S belum mencapai target antara lain disebabkan efektifitas kegiatan posyandu dan kegiatan luar puskesmas belum optimal. Data profil posyandu di desa Marga Bakti sasaran balita umur 0-59 tahun 2.671 balita, pada tahun 2020 terdapat jumlah Balita yang berkunjung  sebanyak 548. Dampak anak balita yang tidak dibawa ke posyandu diantaranya tidak terpantaunya status gizi anak, balita akan menderita penyakit seperti hepatitis, campak, tuberculosis apabila tidak diimunisasi, dan paling utama yaitu akan meningkatnya kasus kematian anak balita.Tujuan penelitian ini yaitu diketahui hubungan pengetahuan, sikap ibu dan dukungan keluarga secara simultan dengan kunjungan balita di Posyandu Desa Marga Bhakti Kecamatan Sinar Peninjauan Kabupaten Ogan komering Ulu Tahun 2021.Metode Penelitian kuantitatif desain cross sectional. Di posyandu Desa Marga Bhakti Kecamatan Sinar Peninjauan Kabupaten Ogan komering Ulu Tahun 2021.Populasi semua ibu yang membawa balita ke posyandu dari bulan Januari – April berjumlah 89 balita dengan sampel  berjumlah 89 balita.analisa data univariate dan bivariate dengan chi square.Hasil responden yang berpengetahuan baik 76,9% berkunjung ke posyandu,pada sikap ibu yang positif terdapat 68,1% kunjungan balita ke posyandu, pada ibu yang mendapatkan dukungan 71,4% yang tidak mengkunjungi posyandu.Kesimpulan Ada hubungan dukungan keluarga secara simultan dengan dengan Kunjungan BalitaSaran dapat dijadikan sebagai bahan masukan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan. Kata Kunci: Balita,Kunjungan,Posyandu ABSTRACT Background: Toddlers are included in a group that is at high risk of experiencing health problems. The data from the South Sumatra provincial health office showed the D/S coverage in 2018 has not reached the target of 85%, only reaching 73.2% (669,814 toddlers) out of 914,527 toddlers. This shows a decrease compared to 2017 (75.99%). The D/S coverage has not reached the target partly because the effectiveness of the activities of the integrated healthcare center and the activities outside the public health center has not been optimal. based on the data from the integrated healthcare centers in Marga Bhakti village targeting toddlers aged 0 – 5 years, there were 2.671 toddlers, and only 548 toddlers were brought to visit the integrated healthcare center. The impacts on children who do not routinely visit the integrated healthcare center are that their nutritional status is not monitored, they will suffer from diseases such as hepatitis, measles, and tuberculosis if they are not immunized, and most importantly, there will be an increase in cases of death of toddlers.Objective: to determine the relationship between the level of knowledge, mother's attitude, and family support simultaneously with toddlers’ visit at the integrated healthcare center in Marga Bhakti Village, Sinar Peninjauan District, Ogan Komering Ulu Regency in 2021Research Methods: Quantitative research method with a cross-sectional design was used in this study. The study was conducted at the integrated healthcare centers in Marga Bhakti Village, Sinar Peninjauan District, Ogan Komering Ulu Regency in 2021. The population in the study were all mothers who brought their toddlers to the integrated health center from January to April totaling 89 toddlers.  The sample of the study was 89 toddlers. Univariate and bivariate data analysis with chi-square statistical tests were used to analyze the data.Results: 76, 9 % of the respondents who had a good level of knowledge visited the integrated healthcare center. Regarding mothers' attitudes, 68,1 %  of the respondents who had good attitudes toward toddlers' visit at the integrated healthcare center visited the integrated healthcare center. Then, in terms of family support, 71, 4% of the respondents did not visit the integrated healthcare center.Conclusion: There was a relationship between the level of knowledge, the mother's attitude, and family support simultaneously with toddlers’ visit at the integrated healthcare centerSuggestion: the results of the study can be used as references and recommendations to improve health services Keywords: Toddlers, Visit, Integrated healthcare center 
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PELAKSANAAN CONTINUITY OF CARE PADA IBU NIFAS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS JAYAPURA KECAMATAN JAYAPURA KABUPATEN OKU TIMUR TAHUN 2023 Miftahul Farah; Erma Puspitas Sari; Reffi Dhamayanti; Sri Handayani
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i4.19117

Abstract

Masa nifas adalah masa sesudah persalinan dan kelahiran bayi, plasenta, serta selaput yang diperlukan untuk memulihkan kembali organ kandungan seperti sebelum hamil dengan waktu kurang lebih 6 minggu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kepemilikan askes, pendidikan dan jarak ke fasilitas kesehatan dengan pelaksanaan Continuity of care pada ibu nifas di Puskesmas Jayapura Kecamatan Jayapura Kabupaten OKU Timur tahun 2023. Penelitian ini menggunakan metode survei analitik dengan pendekatan cross sectional dengan populasi 84 responden dan sampel sebanyak 84 responden menggunakan teknik total sampling. Analisis data menggunakan uji statistik chi square dengan p value ? nilai ? (0,05). Penelitian ini didapatkan Continuity of care yang terlaksana cenderung pada ibu yang memiliki askes yaitu sebanyak 18 (46,2%) ibu dengan p value = 0,020, Continuity of care yang terlaksana cenderung pada ibu yang memiliki pendidikan rendah yaitu sebanyak 12 (35,3%) ibu dengan p value = 0,786, dan Continuity of care yang terlaksana cenderung pada ibu yang memiliki jarak rumah yang dekat dengan fasilitas kesehatan yaitu sebanyak 21 (33,9%) ibu dengan p value =0,761. Dalam penelitian ini  faktor pendidikan dan jarak ke fasilitas kesehatan tidak memengaruhi pelaksanaan Continuity of care. Sedangkan faktor kepemilikan askes memengaruhi pelaksanaan Continuity of care. Bidan diharapkan dapat lebih meningkatkan pelayanan dan edukasi kepada ibu tentang pentingnya pelaksanaan Continuity of care).
Analysis of Factors Related to the Incident of Pneumonia in Toddlers in the Working Area of Pajar Bulan Community Health Center, Semende Darat Ulu District, Muara Enim Regency in 2022 Eka Afrika; Andre Utama Saputa; Sri Handayani; Wahyu Ernawati; Muhammad Romadhon
International Journal of Applied and Scientific Research Vol. 1 No. 1 (2023): September 2023
Publisher : MultiTech Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59890/ijasr.v1i1.266

Abstract

Pneumonia is very dependent on the daily behavior of the mother in taking action to prevent her toddler from contracting a dangerous disease. The aim of the study was to determine the relationship between mother's behavior and the incidence of pneumonia in toddlers in Pajar Bulan. From the Chi Square test results obtained p value (0.000) knowledge variable <α (0.05), attitude variable p value (0.000) <α (0.05), mother's action variable p value (0.181) <α (0, 05). These results can be interpreted that there is a significant relationship between knowledge, attitudes and actions of mothers regarding the incidence of pneumonia in the working area of ​​the Pajar Bulan Health Center, Semende Darat Ulu District, Muara Enim Regency.
FACTORS RELATED TO PRIMARY DYSMENORHORE IN STUDENTS OF MESUJI JUNIOR HIGH SCHOOL 2, MESUJI DISTRICT OGAN KOMERING ILIR 2023 Titin Fitri Handayani; Sri Handayani
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 13, No 01 (2024)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/siklus.v13i01.5831

Abstract

The physiological process of menstruation, which happens periodically in women, has been impacted by reproductive hormones, specifically progesterone and estrogen. Dysmenorrhea, or pain during menstruation, is one of the issues with teenage reproductive health during that time. The purpose of the research was to identify the variables associated with primary dysmenorrhea. This type of study was quantitative, with an analytic survey method and a cross-sectional approach in which the research data used primary data This study used 72 samples to represent the population of female junior high school students. The chi-square test was the data source. The study's findings a correlation between primary dysmenorrhea and physical activity (p value 0.005), menarche age (p value 0.033), and nutritional status (p value 0.044). The incidence of primary dysmenorrhea among female students at SMP Negeri 2 Mesuji in 2023 was shown to be correlated with physical activity, age at menarche, and dietary status. Adolescents should take responsibility for the key modifiable dysmenorrhea causes, like exercise routines and nutritional status, by learning more and adopting a healthy lifestyle.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Anemia pada Remaja Putri Anisa Yulianti; Siti Aisyah; Sri Handayani
Lentera Perawat Vol. 5 No. 1 (2024): Lentera Perawat
Publisher : LPPM STIKES Al-Ma'arif Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52235/lp.v5i1.276

Abstract

Anemia masih menjadi masalah kesehatan di negara berkembang. Banyak faktor yang dapat menyebabkan anemia seperti status gizi yang buruk yang dapat menyebabkan kurangnya zat besi, asam folat dan vit B12 untuk memproduksi sel darah merah, siklus menstruasi yang tidak normal ataupun pendarahan yang terjadi pada saat menstruasi, begitupun dengan pengetahuan pengelolaan makanan dan penanganan anemia juga berperan dalam terjadinya anemia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan status gizi, siklus menstruasi dan pengetahuan dengan kejadian anemia pada remaja putri di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Peninjauan Kabupaten OKU Tahun 2023. Metode penelitian menggunakan cross sectional dan. Sampel penelitian sebanyak 65 dengan menggunakan metode non random sampling. Instruemen yang digunakanan dalam penelitian ini berupa kuesioner.  Analisis data menggunakan uji statistic Chi Square. Hasil penelitian ini didapatkan nilai p.value = 0,011  dengan odd ratio 4,900 untuk status gizi, p.value = 0,004 OR 5,429 untuk siklus menstruasi, dan p.value = 0,000 OR 8,635 untuk pengetahuan. Berarti adanya hubungan antara status gizi, siklus menstruasi dan pengetahuan dengan anemia pada remaja putri. Bidan diharapkan memberikan edukasi kepada remaja putri mengenai pentingnya menjaga kesehatan dan rajin untuk meminum tablet Fe agar terhindar dari penyakit anemia.
Faktor-faktor yang Mempengaruhi dengan Rendahnya Minat Ibu terhadap Pemilihan Kontrasepsi Intra Uterine Device (IUD) di PMB Sri Nirmala Kota Palembang Sri Handayani; Rizki Amalia; Eka Afrika
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1203

Abstract

Alat Kontrasepsi Dalam Rahim (AKDR) atau yang dikenal sebagai intrauterine device (IUD) merupakan salah satu metode kontrasepsi yang ditempatkan di dalam rahim. Mekanisme kerja IUD meliputi penghambatan pergerakan sperma menuju saluran tuba, mengganggu proses pembuahan sebelum ovum mencapai rongga rahim, serta mencegah implantasi embrio. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi keterkaitan antara usia, jumlah anak (paritas), dan dukungan pasangan terhadap rendahnya ketertarikan ibu dalam memilih metode kontrasepsi IUD di Praktik Mandiri Bidan (PMB) Sri Nirmala Kota Palembang. Desain penelitian yang digunakan adalah survei analitik dengan pendekatan potong lintang (cross sectional), dan analisis hipotesis dilakukan dengan uji chi-square. Seluruh akseptor keluarga berencana aktif yang datang ke PMB Sri Nirmala pada tahun 2025, berjumlah 71 orang, dijadikan sebagai sampel penelitian melalui teknik total sampling. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan secara statistik antara usia dengan pemilihan IUD (p = 0,017), antara paritas dengan penggunaan IUD (p = 0,004), serta antara dukungan suami dengan keputusan menggunakan IUD (p = 0,033). Berdasarkan temuan tersebut, ketiga faktor tersebut terbukti berperan penting dalam memengaruhi keputusan ibu untuk memilih alat kontrasepsi jenis IUD.