Benyamin, Mario Marchellino
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ENGKAU SAUDARAKU Sebuah Tawaran Pendidikan Katekisasi berbasis Pendampingan Pastoral dalam Masalah Keadilan Sosial Benyamin, Mario Marchellino
MATHESI: Jurnal Pendidikan dan Bimbingan Konseling Vol. 1 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : PT. Giat Konseling Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70420/mathesi.v1i2.173

Abstract

Tawaran pendidikan katekisasi berbasis pendampingan pastoral ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang mendalam tentang keadilan sosial dalam konteks kehidupan masyarakat kontemporer. Melalui pendekatan pendampingan pastoral, program ini mengintegrasikan prinsip-prinsip katekese dengan praktik sosial yang responsif terhadap tantangan keadilan di komunitas. Peserta dididik untuk menyadari isu-isu sosial yang memengaruhi kehidupan mereka dan diharapkan dapat menjadi agen perubahan yang aktif. Program ini mencakup pelatihan dalam pengembangan keterampilan sosial, dialog antaragama, dan advokasi untuk kelompok marjinal. Dengan mengedepankan kolaborasi antara pendidik, peserta didik, dan masyarakat, diharapkan pendidikan ini dapat mendorong kesadaran kolektif dan aksi nyata menuju keadilan sosial, memperkuat jalinan solidaritas, serta memperkuat nilai-nilai kemanusiaan dalam kehidupan sehari-hari.
Menakar Nasionalisme dalam Kehidupan Gereja KGPM Melalui Bingkai tema “Yesus Kristus dalam Kebangsaan – Kebangsaan dalam Yesus Kristus” Sebuah Penelusuran Eklesiologi Kebangsaan Benyamin, Mario Marchellino
ATOHEMA: Jurnal Teologi Pastoral Konseling Vol. 2 No. 3 (2025): Juli || ATOHEMA: Jurnal Teologi Pastoral Konseling
Publisher : PT. Giat Konseling Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70420/atohema.v2i3.161

Abstract

Gereja merupakan milik Allah yang hadir dalam dunia untuk menghadirkan damai sejahtera bagi orang-orang. Tidak itu saja gereja dimaknai sebagai komunal maupun pribadi yang menjadikan tubuhnya sebagai Bait Allah itu sendiri. Melalu pemahaman tersebut gereja memiliki tanggung jawab untuk dengan sadar menarik orang-orang dari dalam kegelapan menuju terang Kristus yang menyelamatkan. Untuk itu gereja memiliki tugas penting untuk menjawab setiap persoalan, tantangan dan pergumulan umat di tengah konteks yang makin beragam. Tulisan sederhana ini menawarkan sebuah model eklesiologi yang baru dengan nuansa keindonesian. Eklesiologi kebangsaan merupakan sebuah hasil penelusuran sederhana dalam bingkai tema KGPM yakni Yesus Kristus dalam Kebangsaan – Kebangsaan dalam Yesus Kristus. Upaya ini dilakukan sebagai sebuah refleksi eklesial menapaki 92 tahun KGPM berdiri sebagai upaya pembebasan dari segala tekanan, penindasan dan penjajahan yang dilakukan gereja Belanda (Indisce Kerk) yang diyakini menjadi salah satu alat kolonialisme dan iperialisme. Kekhasan Eklesiologi KGPM terlihat dari sejarah berdirinya gereja dalam usaha pembebasan bahkan merupakan bagian dari upaya kemerdekaan Indonesia. Semangat nasionalisme yang timbul dari pemuda-pemuda Minahasa membuahkan sebuah gereja lokal dengan corak keindonesian yang menjunjung tinggi keadilan.