Gereja merupakan milik Allah yang hadir dalam dunia untuk menghadirkan damai sejahtera bagi orang-orang. Tidak itu saja gereja dimaknai sebagai komunal maupun pribadi yang menjadikan tubuhnya sebagai Bait Allah itu sendiri. Melalu pemahaman tersebut gereja memiliki tanggung jawab untuk dengan sadar menarik orang-orang dari dalam kegelapan menuju terang Kristus yang menyelamatkan. Untuk itu gereja memiliki tugas penting untuk menjawab setiap persoalan, tantangan dan pergumulan umat di tengah konteks yang makin beragam. Tulisan sederhana ini menawarkan sebuah model eklesiologi yang baru dengan nuansa keindonesian. Eklesiologi kebangsaan merupakan sebuah hasil penelusuran sederhana dalam bingkai tema KGPM yakni Yesus Kristus dalam Kebangsaan – Kebangsaan dalam Yesus Kristus. Upaya ini dilakukan sebagai sebuah refleksi eklesial menapaki 92 tahun KGPM berdiri sebagai upaya pembebasan dari segala tekanan, penindasan dan penjajahan yang dilakukan gereja Belanda (Indisce Kerk) yang diyakini menjadi salah satu alat kolonialisme dan iperialisme. Kekhasan Eklesiologi KGPM terlihat dari sejarah berdirinya gereja dalam usaha pembebasan bahkan merupakan bagian dari upaya kemerdekaan Indonesia. Semangat nasionalisme yang timbul dari pemuda-pemuda Minahasa membuahkan sebuah gereja lokal dengan corak keindonesian yang menjunjung tinggi keadilan.
Copyrights © 2025