Latar belakang penelitian ini yaitu pembelajaran biologi yang dilakukan selama ini hanya berorientasi pada kemampuan kognitif saja belum menekankan pada keterampilan proses. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendekatan jelajah alam sekitar terhadap keterampilan proses sains peserta didik pada materi Plantae. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April sampai dengan bulan Mei 2019 di salah satu SMA Negeri di kota Tasikmalaya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Quasi Experiment. Populasi penelitian ini adalah kelas X MIPA pada tahun ajaran 2018/2019 sebanyak 9 kelas dan sampel yang digunakan adalah 2 kelas yang diambil dengan cara sampling purposive. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes keterampilan proses sains peserta didik pada materi Plantae. Tes ini berupa soal uraian dengan 6 indikator yang diuji yaitu observasi, klasifikasi, interpretasi, komunikasi, mengajukan pertanyaan dan menerapkan konsep. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji t. Hasil penelitian didapatkan pengaruh sebesar 55,5% dengan kategori sedang. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pendekatan jelajah alam sekitar berpengaruh sedang terhadap keterampilan proses sains peserta didik, dengan Indikator yang paling tinggi peningkatannya yaitu observasi, komunikasi, dan menerapkan konsep.