Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peningkatan Partisipasi Pengawasan Bagi Perempuan Pada Pilkada Kab.Bogor 2024 Djoni Gunanto; Murod, Ma'mun; Sahrul, Muhamad; Kartika, Rini Fatma
BANTENESE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 1 (2025): Bantenese: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Pusat Studi Sosial dan Pengabdian Masyarakat Fisipkum Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/ps2pm.v7i1.10264

Abstract

Partisipasi dalam hal pengawasan merupakan pengawasan yang bersifat eksternal. Pengawasan partisipatif adalah suatu pengawasan yang pelibatan peran masyarakat untuk ikut andil dalam pengawasan kegiatan pemerintah secara kritis dan aktif. Pengawasan oleh Bawaslu dan pengawasan partisipatif oleh masyarakat akan mewujudkan pengawasan yang optimal dan lebih baik. Kegiatan ini dilaksanakan Kecamatan Parung Bogor, bekerjasama dengan Pimpinan cabang Aisyiyah Kecamatan Parung, Bogor dengan tujuan pelibatan aktif perempuan dalam pemilihan kepala Daerah tahun 2024 agar menjadi juru awas yang aktif dalam pengawasan yang dilakukan oleh Bawaslu. Dengan hasil penelitian bahwa Peran perempuan dalam mengawasi pilkada menjadi kunci dalam keberhasilan demokrasi. Sejatinya peran masyarakat menguatkan proses agar berjalan sesuai dengan aturan yang berlaku. eksistensi perempuan dalam sosial dan dunia maya begitu sangat masif serta efektif untuk mengawasi jalannya pilkada yang jujur dan adil.  Pimpinan Cabang Aisyiyah Parung yang merupakan salah satu organisasi dengan basis perempuan dibawah Muhammadiyah yang ada di Indonesia. Sebagai salah satu kelompok civil society, organisasi ini melaksanakan salah satu tanggung jawab sosialnya yaitu mengembangkan sumber daya manusia yang salah satunya melakukan peningkatan pengawasan Pilkada tahun 2024 dikalangan internal serta masyarakat umum
Pengaruh Pendidikan dan Upah Minimum terhadap Ketimpangan Pendapatan Antar Provinsi di Indonesia: Pendekatan Data Panel GMM Mauludin, Muhamad; Sahrul, Muhamad; Ihsanudin, 3Muhamad Husen
Jurnal Samudra Ekonomika Vol 10 No 1 (2026): Jurnal Samuka
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/jse.v10i1.13691

Abstract

This study aims to analyze the effect of education and minimum wage on income inequality between provinces in Indonesia during the period 2020–2024. Income inequality is measured using the Williamson Index, with secondary panel data covering 34 provinces. The independent variables consist of education, represented by the average length of schooling, and the provincial minimum wage (UMP), expressed in natural logarithms. The analysis method used is the Generalized Method of Moments (GMM) with the First Difference Arellano–Bond approach to address potential endogeneity and autocorrelation in the dynamic panel data model. The results show that the model used is valid and consistent, as evidenced by the Sargan test (p = 0.296) and Arellano–Bond test (AR(2) = 0.342). Empirically, education has a significant effect on income inequality, while the minimum wage has a negative but statistically insignificant effect. These findings confirm that improving the quality of education is a dominant factor in reducing economic disparities between regions in Indonesia, while minimum wage policies have the potential to serve as an instrument to support more equitable income redistribution.