Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PERAN PENGETAHUAN DAN SIKAP TERHADAP KEPATUHAN PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI PADA MAHASISWA FARMASI: STUDI CROSS-SECTIONAL Arisandi, Yesi
Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan Vol 17, No 2 (2025): Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/bi.v17i2.1510

Abstract

Latar Belakang: Alat Pelindung Diri (APD) merupakan peralatan yang sangat penting, berfungsi melindungi pengguna dari risiko paparan bahan kimia berbahaya. Lebih dari 1,8 juta orang di kawasan Asia-Pasifik kehilangan nyawa akibat kecelakaan kerja pada tahun 2018. Tujuan: Diketahuinya hubungan faktor pengetahuan dan sikap dengan kepatuhan dalam penggunaan alat pelindung diri. Metode: Penelitian ini merupakan studi observasional analitik dengan desain cross-sectional, populasi meliputi mahasiswa program studi di Farmasi semester III kelas A dan B dengan teknik total sampling berjumlah 99 responden, penelitian dilaksanakan:13–30 Oktober 2025 di Laboratorium Farmasi, data dianalisis dengan uji Chi-Square. Hasil: Kepatuhan responden terhadap penggunaan APD berkorelasi signifikan dengan variabel pengetahuan dan sikap. Saran: Diperlukan peran aktif pihak pengelola laboratorium dan dosen dapat melakukan pertemuan 10 menit sebelum melaksanakan praktikum tentang penggunaan APD lengkap pada kegiatan laboratorium. Kata Kunci: Alat pelindung diri, Pengetahuan, Sikap
Kemandirian dan Lingkungan Fisik Terhadap Resiko Jatuh: Studi Cross Sectional Yesi Arisandi; Taufik Kurohman
Jurnal Kebidanan Manna Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Gayaku Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/xbtw0f98

Abstract

Latar Belakang: Lanjut usia merupakan kondisi yang ditandai dengan penurunan fungsi tubuh dalam mempertahankan keseimbangan terhadap stres fisiologis. Penurunan fungsi tersebut dapat meningkatkan risiko jatuh pada lansia. World Health Organization memperkirakan sekitar 684.000 kejadian jatuh fatal terjadi setiap tahun di seluruh dunia. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan faktor kemandirian dan lingkungan fisik terhadap risiko jatuh pada lansia. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif analitik dengan desain cross-sectional. Penelitian dilaksanakan pada 1-12 Januari 2026 di RT 34 Desa Talang Kerikil, Kecamatan Gandus, Palembang. Sampel penelitian berjumlah 50 responden lansia yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data yang digunakan berupa data primer dan sekunder, kemudian dianalisis menggunakan uji Chi-square. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara faktor kemandirian, pencahayaan ruangan, dan kondisi lantai kamar mandi licin terhadap risiko jatuh pada lansia (p-value < 0,05). Simpulan: Faktor kemandirian dan lingkungan fisik berhubungan dengan risiko jatuh pada lansia. Saran: Diperlukan peran aktif kader posyandu dan petugas puskesmas dalam meningkatkan kesehatan lansia melalui upaya pencegahan risiko jatuh, seperti penyuluhan mengenai sanitasi dan keamanan lingkungan rumah yang dilakukan secara rutin kepada keluarga lansia.