Priadi, Mohammad Adi Ganjar
Fakultas Psikologi Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Gambaran Keterlibatan Ayah dalam pengasuhan Anak Usia Remaja (Usia 16-21 Tahun) Wieka Dyah Partasari; Fransisca Rosa Mira Lentari; Mohammad Adi Ganjar Priadi
Jurnal Online Psikogenesis Vol 5, No 2 (2017): Desember
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (297.352 KB) | DOI: 10.24854/jps.v5i2.504

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran keterlibatan ayah terhadap anak remajanya  yang berusia 16-21 tahun.. Keterlibatan itu dilihat dari sudut pandang ayah. Ayah yang berperan aktif dalam keluarga memiliki dampak bagi dirinya sendiri dan juga bagi anak, baik anak perempuan maupun laki-laki. Keterlibatan ayah sendiri merupakan bentuk interaksi ayah terhadap anak yang tercakup dalam lima komponen, yaitu (a) activity engagement; (b) warmth-responsiveness; (c) control; (d) indirect care; dan (e) process responsibility. Pada remaja perempuan, peran ayah dapat membangun harga diri positif dan menumbuhkan keinginan berprestasi. Pada remaja laki-laki, peran ayah mampu mengembangkan motivasi untuk sukses dan melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi. Penelitian ini melibatkan 201 partisipan yang merupakan seorang ayah berdomisili di DKI Jakarta dan memiliki anak berusia remaja (16-21 tahun). Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner keterlibatan ayah dari sudut pandang ayah yang mengacu pada konsep father involvement (Pleck, dalam Lamb, 2010) yang diadaptasi oleh Kristianto, Gurmichele, Utama, Adriel, dan Sidarta (2016). Hasil penelitian terhadap 201 partisipan mengungkapkan bahwa sebagian besar ayah memiliki keterlibatan dalam pengasuhan dan pengelolaan rumah tangga yang tergolong sedang. Hasil tambahan penelitian ini menunjukkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara durasi kerja ayah dan keterlibatannya di dalam keluarga. Selain itu, tidak ada perbedaan keterlibatan ayah antara ayah yang memiliki istri bekerja dan tidak bekerja.
Forgiveness among mothers of female adolescents who experienced unwanted pregnancy Mohammad Adi Ganjar Priadi; Gurmichele Gurmichele
HUMANITAS: Indonesian Psychological Journal Vol 16, Number 2: August 2019
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/humanitas.v16i2.11895

Abstract

Unwanted pregnancy is an issue that affects, not only the individual who got pregnant, but also their mothers. Such a traumatic experience may cause psychological distress in these mothers, affecting their overall psychological well-being. This study aimed to explore the process of maternal forgiveness experienced by mothers in dealing with their children who had unwanted pregnancy. Qualitative method was applied in this research. Participants were selected by purposive sampling technique. Three mothers of young women who experienced unwanted pregnancy participated in this research. The results highlight the forgiveness process experienced by three participants. Forgiveness process start with negative emotion of the mothers, followed by giving empathy to her daughter as part of the forgiveness process. Self contemplation plays a crucial role on mothers’ transition from feeling negative emotions to giving emphaty to their daughters.