Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pemanfaatan Iot Pada Sistem Sterilisasi Rumah Huni Untuk Pencegahan Penularan Covid-19 Antonio Andy; Thiang; Resmana Lim
Jurnal Teknik Elektro Vol. 15 No. 1 (2022): Maret 2022
Publisher : Institute of Research and Community Outreach

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada masa pandemi ini segala sesuatu dianjurkan dalam keadaan steril sehingga diperlukan suatu peralatan untuk membantu upaya pencegahan penularan Covid-19 terutama pada rumah huni. Sejauh ini sudah banyak ditemui peralatan untuk membantu upaya pencegahan penularan Covid-19, seperti kotak sterilisasi yang memanfaatkan sinar UV-C dan wastafel otomatis. Namun peralatan yang berada di pasaran beroperasi secara manual dan terdapat kontak fisik dari pengguna dengan alat sehingga menyebabkan permukaan alat menjadi salah satu tempat penularan. Dalam penelitian ini, dirancang UV-C Box sebagai kotak sterilisasi paket barang dan wastafel otomatis sebagai tempat cuci tangan dirancang agar beroperasi otomatis dan tanpa kontak fisik antara pengguna dengan alat. Oleh karena itu, pada kedua alat digunakan sensor proximity infra merah untuk mengaktifkan katup penutup tempat sabun, kran elektrik, dan pintu UV-C Box untuk memasukkan barang. Adapun sensor ultrasonik HC-SR04 digunakan untuk pengecekan level air sabun. Seluruh pembacaan sensor akan diproses oleh Arduino Mega 2560 dengan built in WiFi module ESP 8266. Selain itu, terdapat tambahan sarana kontrol dan monitoring menggunakan aplikasi Blynk, sehingga pengguna dapat melihat level air sabun dan membuka UV-C Box melalui smartphone. Berdasarkan hasil pengujian, lampu UV-C dapat menyala selama 16 detik dimana durasi ini merupakan hasil perhitungan dosis 90% inaktivasi virus dari SARS Coronavirus Urbani. Namun sensor proximity infra merah memiliki jarak maksimal 3 cm dari sensor untuk dapat mengaktifkan aktuator pada saat siang hari. Kata kunci—Coronavirus, UV-C Box, Arduino Mega 2560, ESP 8266, HC-SR04.
Kontrol Arah Kamera Mengikuti Obyek Menggunakan Rasberry Pi dan PIR Sensor Raynaldy Rivaldy Leuw; Thiang
SinarFe7 Vol. 2 No. 1 (2019): Sinarfe7-2 2019
Publisher : FORTEI Regional VII Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Banyak kamera CCTV yang bekerja secara statis dan melakukan rekaman selama sehari penuh. Penelitian ini bertujuan untuk mendesain sistem kamera yang dapat merekam dan memberi notifikasi saat adanya gerakan obyek dan dapat berubah arah mengikuti obyek. Sistem yang dibuat terdiri dari perangkat keras dan program. Didalam sistem terdapat empat sensor PIR yang digunakan untuk mendeteksi gerakan obyek, modul kamera Raspberry Pi dan motor servo yang dikontrol menggunakan Raspberry Pi 3. Setiap sensor PIR diberi penghalang untuk mencegah pembacaan secara bersamaan. Sistem diprogram menggunakan bahasa pemrograman Python. Berdasarkan hasil pengujian sistem yang telah dilakukan, sistem dapat mengirimkan notifikasi dan kamera dapat melakukan rekaman saat obyek terdeteksi. Arah dari kamera dapat diubah oleh motor servo saat obyek bergerak dan berpindah region pendeteksian sensor PIR. Pembacaan sensor PIR secara bersamaan dapat mengakibatkan arah kamera diubah oleh motor servo ke arah yang salah.
ROBOT LENGAN 4-AXIS PENYORTIR WARNA MENGGUNAKAN VISION CAMERA Vivian Aurelia; Handry Khoswanto; Thiang
Jurnal Teknik Elektro Vol. 17 No. 2 (2024): September 2024
Publisher : Institute of Research and Community Outreach

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/jte.17.2.62-68

Abstract

Artikel ini akan menjelaskan tentang sebuah sistem yang berkaitan dengan pemanfaatan Dobot Magician dalam fungsi pemilahan objek berdasarkan warna dengan menggunakan Pixy2 sebagai vision camera. Sistem ini juga akan menggunakan Arduino Mega yang berfungsi untuk memproses informasi dari Pixy2 dan mengendalikan Dobot Magician. Pengujian dilakukan dengan beberapa bagian seperti pengujian pencahayaan, tuning, dan offset yang terjadi pada saat sistem dijalankan. Berdasarkan pengujian pencahayaan, cahaya yang paling efektif adalah warm white dengan nilai iluminasi 490 hingga 765 lux. Pada pengujian tuning didapati range yang dapat digunakan sangat dipengaruhi oleh jenis warna objek serta pencahayaan pada saat itu. Pengujian offset dilakukan dengan mengambil data perbedaan jarak dari end-effector ketika melakukan pengambilan objek dengan titik tengah objek berdasarkan lokasi objek. Berdasarkan hasil pengujian offset, sistem memiliki keberhasilan pengambilan benda sebesar 66.67%.