Sopandi
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Gagasan Bung Hatta Tentang Karakter dan Relevansinya Dengan Pendidikan Karakter di Indonesia Sopandi; Jaenal Gopur Asmanul Salam
Jurnal Fakultas Keguruan & Ilmu Pendidikan Kuningan Vol. 4 No. 3 (2023): Jurnal Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UNISA Kuningan
Publisher : Universitas Islam Al-Ihya Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan karakter merupakan strategi dalam membentuk generasi emas yang berkepribadian mulia. Sejalan dengan itu, program penguatan pendidikan karakter merupakan upaya strategis dalam merespon degradasi moral generasi bangsa. Jauh sebelum program penguatan pendidikan karakter dilaksanakan, Muhammad Hatta, sebagai salah satu pendiri bangsa memberi catatan tentang minimnya karakter pada diri para pujangga, yang justru memiliki kompetensi, kejeniusan, dan keahlian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsep karakter menurut Muhammad Hatta dan relevansinya dengan pendidikan karakter di Indonesia. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka dan biografi. Muhammad Hatta dikenal sebagai orang yang bersahaja dan sederhana, baik sebagai orang tua maupun pejabat publik. Kesederhanaannya itu melekat menjadi karakter unik yang jarang dimiliki generasi saat ini. Bagi Muhammad Hatta, karakter sangat penting sebagai syarat untuk melahirkan para pemimpin besar dan perkembangan ilmu pengetahuan. Karakter harus dilakukan atau dibentuk di semua lini kehidupan, baik sekolah, rumah, tempat kerja, maupun fasilitas ibadah.
Effectiveness of the Potential-Based Capacity Building and Empowerment Program for Santri Students in Ciherang Village: Efektifitas Program Peningkatan Kapasitas Dan Pemberdayaan Santri Berbasis Potensi Di Desa Ciherang Sopandi, Sopandi; Aminullah Mansur, Angga
Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 6 (2023): Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/dinamisia.v7i6.12557

Abstract

Public perception stigmatizing that Islamic boarding education (pondok pesantren)—especially those which are traditionally conducted (salaf), cannot go after any recent changes and developments and that are very much left behind, has been going on for long. This stereotyping has also been persistently atributed to Tsamrotul Inayah Islamic Boarding School as one of the salaf boarding schools in Kuningan Regency. By applying a descriptive-qualitative approach, this writing aims at describing (1) the possible potentials Tsamrotul Inayah has for its students’ capacitiy building and empowrment (2) the actualization of its students’ capacity building and empowerment, and lastly (3) the effectifity of the students’ capacity building and empowerment. From the perceptional studies conducted, it is concluded that 85, 04% of the trainees gave sophisticating responds—assured that all the four programs conducted are inevitable and beneficial (91,42%), and felt that the programs are worth cotinuing (79, 42%). These findings emphasize that the programs are effective and successful. Through this students’ capacity building and empowerment, it is hoped that the students’ will respectfully get some new competencies and upgraded-skills required to face the future as much as to aleviate the undesirable perception stigmatized on them.