Mulyadi, Muhamad
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Index of Library Users Satisfaction At Governance Institute of Home Affairs (IPDN) Nusa Tenggara Barat Campus in 2021 Muaidi, Muh.; Wijanaraga, I Wayan; Mulyadi, Muhamad; Wijaya, I Dewa Made Putra; Arab, Agussalim Mad
Indonesian Journal of Librarianship Indonesian Journal of Librarianship Vol. 2 No. 2, December (2021)
Publisher : Department Library of Governance Institut of Home Affairs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33701/ijolib.v2i2.1962

Abstract

Background: Library user satisfaction is one of the benchmarks in public service implementation. However, a measurement which is based on the indicators stated in the Ministry Regulation of State Apparatus Empowerment and Bureaucratic Reform (PANRB) Number 14 of 2017 on Guidelines of Public Satisfaction Survey Creation in Public Service Administrator Unit, has never been carried out in the Library of Governance Institute of Home Affairs NTB Campus. A similar survey was conducted in 2018 but used different indicators. Thus, a study on library users’ satisfaction index of the library services of Governance Institute of Home Affairs NTB Campus was conducted by the researchers. Purpose: This research aims at determining the index of library users’ satisfaction towards the library service of Governance Institute of Home Affairs Nusa Tenggara Barat Campus. Method: This study uses a quantitative descriptive approach along with a survey method which refers to the measurement of library users’ satisfaction index and is supported by secondary data with literature reviews from the result of previous relevant studies. Result: Index of service satisfaction on the system, mechanism, and procedure feature is 3,252 (scale of 3) and belongs to the good category. Requirements feature is 3,149 (scale of 3) and belongs to the good category. A feature based on completion time is 3,119 (scale of 3) and belongs to the good category. A feature according to costs/tariffs is 3,305 (scale of 3) and belongs to the good category. A feature on product specifications for the type of services is 3,809 (scale of 3) and belongs to the good category. A feature on executing officer’s ability is 3,179 (scale of 3) and belongs to the good category. A feature on executing officer’s behavior is 3,311 (scale of 3) and belongs to the good category. A feature based on handlings of complaints, suggestions, and feedbacks is 3,109 (scale of 3) and belongs to the good category, while a feature on infrastructure is 3,502 (scale of 3) and belongs to the good category. On the other hand, the service satisfaction level in 2018 is higher than the service satisfaction level in 2021. If the amount of average of these levels is acquired, it can be concluded that there is a 7% decline of every service performance feature. Conclusion: The study suggests that even though there is a decline from Muaidi’s research findings in 2018, the Index of Library Users Satisfaction towards the library service of Governance Institute of Home Affairs NTB Campus in 2021 can be considered as “good” with the value of Public Satisfaction Index (IKM) 3,194. Keywords: Library; Library Users; Public Satisfaction Index; Library of Governance Institute of Home Affairs NTB Campus.
PENINGKATAN KAPASITAS APARATUR PEMADAM KEBAKARAN PADA BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH KABUPATEN LOMBOK TENGAH Mulyadi, Muhamad; Mujahidin, Mujahidin
Jurnal Konstituen Vol 5 No 1 (2023): Jurnal Konstituen
Publisher : Institut Pemerintahan Dalam Negeri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33701/jk.v5i1.3180

Abstract

Latar belakang dari penelitian ini adalah semakin tingginya potensi terjadinya kebakaran di Kabupaten Lombok Tengah, baik kebakaran pada pemukiman penduduk ataupun kebakaran hutan sehingga dibutuhkan kapasitas aparatur pemadam kebakaran yang memadai. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran upaya apa saja yang telah dilaksanakan dalam rangka meningkatkan kapasitas aparatur pemadam kebakaran di Kabupaten Lombok Tengah, serta faktor apa yang mempengaruhi menjadi penghambat dan pendukung peningkatan kapasitas aparatur pemadam kebakaran tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan analisa secara deskriptif, dan data diperoleh melalui wawancara dan dokumentasi. Adapun hasil penelitian memberikan gambaran bahwa upaya-upaya untuk meningkatkan kapasitas aparatur pemadam kebakaran berupa pendidikan serta pelatihan telah dilaksanakan, namun belum optimal. Kegiatan belum bisa menyentuh seluruh aparatur dan belum bisa melaksanakan jenis kegiatan peningkatan kapasitas lainnya. Hal tersebut disebabkan oleh struktur organisasi pemadam kebakaran masih menjadi bagian dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan anggaran yang minim untuk kegiatan peningkatan kapasitas pemadam kebakaran. Faktor yang mendukung adalah komitmen dan peran pemimpin organisasi yang baik terhadap peningkatan kapasitas, serta telah adanya peraturan yang mengatur khusus tentang pemadam kebakaran tentang struktur organisasi, jabatan fungsional, serta pendidikan dan pelatihan bagi aparatur pemadam kebakaran. Saran dan rekomendasi dari penulis adalah bahwa pemerintah daerah agar segera merealisasikan peraturan-peraturan berkaitan urusan kebakaran tersebut karena akan berdampak pada terwujudnya peningkatan kapasitas aparatur pemadam kebakaran di Kabupaten Lombok Tengah.
PENINGKATAN KAPASITAS APARATUR PEMADAM KEBAKARAN PADA BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH KABUPATEN LOMBOK TENGAH: Studi Kasus di Badan Penanggulangan Bencana Daerah Mulyadi, Muhamad; Mujahidin, Mujahidin
Jurnal Konstituen Vol 5 No 1 (2023): Jurnal Konstituen
Publisher : Institut Pemerintahan Dalam Negeri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33701/jk.v5i1.3180

Abstract

Latar belakang dari penelitian ini adalah semakin tingginya potensi terjadinya kebakaran di Kabupaten Lombok Tengah, baik kebakaran pada pemukiman penduduk ataupun kebakaran hutan sehingga dibutuhkan kapasitas aparatur pemadam kebakaran yang memadai. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran upaya apa saja yang telah dilaksanakan dalam rangka meningkatkan kapasitas aparatur pemadam kebakaran di Kabupaten Lombok Tengah, serta faktor apa yang mempengaruhi menjadi penghambat dan pendukung peningkatan kapasitas aparatur pemadam kebakaran tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan analisa secara deskriptif, dan data diperoleh melalui wawancara dan dokumentasi. Adapun hasil penelitian memberikan gambaran bahwa upaya-upaya untuk meningkatkan kapasitas aparatur pemadam kebakaran berupa pendidikan serta pelatihan telah dilaksanakan, namun belum optimal. Kegiatan belum bisa menyentuh seluruh aparatur dan belum bisa melaksanakan jenis kegiatan peningkatan kapasitas lainnya. Hal tersebut disebabkan oleh struktur organisasi pemadam kebakaran masih menjadi bagian dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan anggaran yang minim untuk kegiatan peningkatan kapasitas pemadam kebakaran. Faktor yang mendukung adalah komitmen dan peran pemimpin organisasi yang baik terhadap peningkatan kapasitas, serta telah adanya peraturan yang mengatur khusus tentang pemadam kebakaran tentang struktur organisasi, jabatan fungsional, serta pendidikan dan pelatihan bagi aparatur pemadam kebakaran. Saran dan rekomendasi dari penulis adalah bahwa pemerintah daerah agar segera merealisasikan peraturan-peraturan berkaitan urusan kebakaran tersebut karena akan berdampak pada terwujudnya peningkatan kapasitas aparatur pemadam kebakaran di Kabupaten Lombok Tengah.