Dimas Aldy Wibowo
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemanfaatan Sampah Rumah Tangga Warga Dusun Bale Montong II Menjadi Pupuk Organik dengan Metode Takakura Fahruddin; Muhammad Yusri Nazar; Annisa Nurul Shanty; Arzahrawani Katira Putri; Nurul Fadhila; Sarah Sopiani; I Gusti Ayu Ketut Berliana Dea Susanti; Dimas Aldy Wibowo; Titania Safira Nurhidayah; Muhammad Khairurrozi; Ahmad Fauzi; Yogi Kurniawan
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 5 No 2 (2022): April-Juni
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (88.829 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v5i2.1506

Abstract

Dusun Balemontong II menjadi Dusun terbesar ke-3 di desa Kawo jika dilihat dari segi jumlah penduduk. Berdasarkan survei pada tahun 2018 oleh Dinas Kependudukan daerah Lombok tengah, Dusun Balemontong II memiliki 558 KK atau setara dengan 1.049 jiwa. Jumlah penduduk yang tinggi ini berbanding lurus dengan jumlah akumulasi sampah yang terus meningkat. Sampah masyarakat terutama dalam bentuk sampah rumah tangga selama ini ditumpuk begitu saja sehingga menimbulkan aroma tidak sedap dan mengganggu masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan suatu inovasi pemanfaatan sampah rumah tangga menjadi produk yang bermanfaat seperti kompos menggunakan metode takakura. Metode Takakura pertama kali diperkenalkan oleh Mr. Takakura pada tahun 2004. Metode takakura dipilih karena lebih efisen, ekonomis, mudah diaplikasikan oleh masyarakat dan cocok untuk pembuatan kompos skala kecil. Berdasarkan sosialisasi dan praktik yang telah dilakukan 0,75 Kg sampah rumah tangga yang setiap hari yang di timbun oleh setiap rumah dapat diolah menjadi kompos siap pakai.
Penerapan Sistem Informasi Pemerintah Daerah Terhadap Proses Penatausahaan Keuangan Daerah Pada Bappeda Kota Mataram Dimas Aldy Wibowo; Elin Erlina Sasanti; Nurabiah Nurabiah
Jurnal Ilmiah Tata Sejuta STIA Mataram Vol 9 No 2 (2023): Jurnal Ilmiah Tata Sejuta STIA Mataram
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32666/tatasejuta.v9i2.528

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas dari penerapan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) terhadap proses penatausahaan keuangan pada Bappeda Kota Mataram. Penelitian ini menggunakan metode desktiptif pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan divalidasi melalui dokumen. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Informan pada penelitian ini adalah Bendahara Pengeluaran Bappeda Kota Mataram. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) dalam melakukan proses penatausahaan keuangan pada Bapeda Kota Mataram dengan menggunakan model TAM sudah baik, meskipun penggunaan SIPD dari aspek Persepsi Kegunaan (Perceived Usefulnes) belum maksimal meningkatkan kinerja dan produktivitas operasional organisasi; aspek Persepsi Kemudahan Penggunaan (Perceived Ease of Use) sudah baik dikarenakan SIPD memiliki bahasa dan menu-menu yang bisa dipahami, selain itu urutan dalam melakukan proses penatausahaan menjadi lebih terstruktur; aspek Sikap terhadap Perilaku Persepsian (Attitude Towards Behavior) menunjukkan bahwa sistem sebelumnya yakni SIMDA lebih nyaman digunakan dikarenakan SIPD masih mengalami kendala error namun memiliki kelebihan seperti dapat diakses dari berbagai alat elektronik kapan saja tanpa terbatas waktu; aspek Minat Perilaku (Behavioral Intention) dimana penerapan SIPD didukung dan akan tetap digunakan dalam melakukan informasi keuangan khususnya penatausahaan keuangan; aspek Perilaku (Behavior) oleh karyawan merasa cukup puas dalam menggunakan SIPD dibandingkan dengan sistem sebelumnya (SIMDA), meskipun karyawan masih memerlukan waktu untuk beradaptasi agar dapat menggunakan SIPD secara maksimal.