Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Menumbuhkan Minat dan Keterampilan Literasi pada Siswa Kelas IV MIN 19 Bireuen Halim, Amar
Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 2 No. 6 (2024): Multidiciplinary Scientifict Journal
Publisher : Al Makki Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keterampilan membaca merupakan landasan penting dalam proses pembelajaran, terutama pada tingkat sekolah dasar. Artikel ini bertujuan untuk menggali teknik-teknik membaca yang efektif untuk diterapkan pada siswa kelas IV Madrasah Ibtidaiyah atau Sekolah Dasar. Melalui pendekatan yang holistik dan berbasis bukti, yang memberikan wawasan yang mendalam tentang bagaimana mengembangkan minat dan keterampilan membaca yang kuat pada usia ini. Artikel ini mengkaji tentang upaya meningkatkan literasi di kalangan siswa dengan fokus pada sebuah studi kasus yang melibatkan 19 siswa kelas IV MIN 19 Bireuen Kecamatan Kutablang Kabupaten Bireuen. Penelitian ini mengidentifikasi tantangan dalam meningkatkan literasi di kalangan siswa dan mengevaluasi strategi yang efektif untuk mengatasi tantangan tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini pendekatan campuran (mixed methods), menggabungkan pendekatan kuantitatif dan kualitatif mencakup analisis literatur, observasi, dan wawancara dengan para siswa serta guru yang terlibat dalam proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menerapkan pendekatan yang holistik dan berorientasi pada kebutuhan individu, literasi di kalangan siswa dapat ditingkatkan secara signifikan.
Menumbuhkan Minat dan Keterampilan Literasi pada Siswa Kelas IV MIN 19 Bireuen Halim, Amar
Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 2 No. 6 (2024): Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal
Publisher : Al Makki Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57185/mutiara.v2i6.211

Abstract

Keterampilan membaca merupakan landasan penting dalam proses pembelajaran, terutama pada tingkat sekolah dasar. Artikel ini bertujuan untuk menggali teknik-teknik membaca yang efektif untuk diterapkan pada siswa kelas IV Madrasah Ibtidaiyah atau Sekolah Dasar. Melalui pendekatan yang holistik dan berbasis bukti, yang memberikan wawasan yang mendalam tentang bagaimana mengembangkan minat dan keterampilan membaca yang kuat pada usia ini. Artikel ini mengkaji tentang upaya meningkatkan literasi di kalangan siswa dengan fokus pada sebuah studi kasus yang melibatkan 19 siswa kelas IV MIN 19 Bireuen Kecamatan Kutablang Kabupaten Bireuen. Penelitian ini mengidentifikasi tantangan dalam meningkatkan literasi di kalangan siswa dan mengevaluasi strategi yang efektif untuk mengatasi tantangan tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini pendekatan campuran (mixed methods), menggabungkan pendekatan kuantitatif dan kualitatif mencakup analisis literatur, observasi, dan wawancara dengan para siswa serta guru yang terlibat dalam proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menerapkan pendekatan yang holistik dan berorientasi pada kebutuhan individu, literasi di kalangan siswa dapat ditingkatkan secara signifikan.
Efektivitas Asesmen Sumatif dalam Pengukuran Capaian Pembelajaran Peseta Didik Kelas IV MIN 19 Bireuen Halim, Amar
Journal of Comprehensive Science Vol. 3 No. 6 (2024): Journal of Comprehensive Science (JCS)
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jcs.v3i6.776

Abstract

Asesmen sumatif adalah jenis evaluasi yang dilakukan pada akhir periode pembelajaran untuk menilai sejauh mana siswa telah menguasai materi yang telah diajarkan. Berbeda dengan asesmen formatif yang berlangsung selama proses pembelajaran dan bertujuan untuk memberikan umpan balik guna memperbaiki pembelajaran, asesmen sumatif lebih berfokus pada penilaian akhir terhadap hasil belajar siswa. Dari 118 peserta didik pada semester 1 dengan hasil perolehan nilai terjadi peningkatan pada semester ke 2. Pada setiap jenis mata pelajaran yang diujiankan dalam dua semester pada tahun ajaran 2023-2024. Secara keseluruhan, asesmen sumatif memainkan peran penting dalam sistem pendidikan karena memberikan gambaran akhir tentang pencapaian siswa dan efektivitas proses pembelajaran, meskipun tidak dirancang untuk mendukung pembelajaran berkelanjutan secara langsung seperti asesmen formatif.
Signifikansi dan Implementasi Berpikir Kritis dalam Proyeksi Dunia Pendidikan Abad 21 Pada Tingkat Sekolah Dasar Halim, Amar
Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 3 No. 03 (2022): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (564.777 KB) | DOI: 10.59141/jist.v3i03.385

Abstract

Berpikir kritis adalah salah satu dari empat keterampilan lain yang paling dibutuhkan dalam pendidikan abad ke-21. Berpikir kritis adalah keterampilan yang sulit untuk dikuasai, sehingga dibutuhkan banyak usaha untuk memahami teori dan latihan tambahan untuk menguasai tekniknya. Berpikir kritis dapat menjadi akar dari sebagian besar kompetensi yang paling dibutuhkan untuk menyongsong perkembangan dan perubahan di abad 21. Melatih generasi untuk mampu berpikir kritis sejak jenjang pendidikan yang lebih rendah akan memberikan mereka kesempatan untuk mengadopsi kebiasaan ini menjadi satu pondasi yang kuat di masa depan. Kemampuan berpikir kritis akan membawa satu individu menjadi lebih peka terhadap perubahan serta lebih adaptif dan lebih mampu untuk melahirkan gagasan-gagasan yang brilian dalam pusaran laju ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin pesat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kendala apa saja yang di hadapi oleh siswa usia sekolah dasar atau madrasah ibtidaiyah dalam memahami konsep berfikir kritis dalam memecahkan suatu permasalahan ketika mereka sedang belajar atau berada di lingkungan bermasyarakat. Metode penelitian yang digunakan yaitu kualitatif, metode ini di gunakan untuk menyelidiki, menjelaskan, menggambarkan menemukan kualitas atau suatu keistimewaan dari pengaruh sosial yang tidak dapat diukur dengan angka. Metode ini untuk meneliti objek yang alamiah bukan melalui percobaan atau eksperimen. Memahami urgensinya, membiasakan pelaksanaannya dan mengarahkan orientasinya, akan menjadikan praktik berpikir kritis di Sekolah Dasar sebagai modal besar bagi generasi Indonesia. Peran signifikan berpikir kritis dalam mempersiapkan satu generasi modern yang mampu menjadi penentu arah perubahan dan laju ilmu pengetahuan juga teknologi, adalah sesuatu yang harus direspon oleh dunia pendidikan sejak dari jenjang yang paling rendah, yaitu Sekolah Dasar.