Pegawai pemasyarakatan memiliki peran strategis sebagai ujung tombak dalam melaksanakan fungsi pembinaan, pengamanan, dan pelayanan terhadap narapidana di Lembaga Pemasyarakatan. Dalam menjalankan tugas tersebut, kualitas hubungan kerja antarpegawai menjadi salah satu faktor kunci dalam mendukung tercapainya kinerja yang optimal. Salah satu aspek penting yang memengaruhi hubungan kerja tersebut adalah interpersonal trust, yaitu kepercayaan antarindividu di lingkungan kerja. Kepercayaan ini berkontribusi dalam membangun suasana kerja yang harmonis, meningkatkan kolaborasi tim, serta memperkuat motivasi dan rasa tanggung jawab pegawai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pengaruh interpersonal trust terhadap kinerja pegawai di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Serang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei dan instrumen berupa kuesioner yang dibagikan kepada 73 pegawai sebagai responden. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah interpersonal trust yang terdiri dari dua dimensi, yaitu moral trust dan ability trust. Sedangkan variabel terikat adalah kinerja pegawai yang mencakup job dedication, task performance, dan interpersonal promotion. Data dianalisis menggunakan uji regresi linier sederhana dengan bantuan software IBM SPSS versi 25. Hasil analisis menunjukkan bahwa interpersonal trust berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai, dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 (< 0,05) dan nilai R² sebesar 0,712. Artinya, interpersonal trust memberikan kontribusi sebesar 71,2% terhadap peningkatan kinerja pegawai, sedangkan sisanya 28,8% dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian ini. Temuan ini menegaskan bahwa memperkuat kepercayaan antarpegawai merupakan strategi penting dalam meningkatkan efektivitas kerja dan mencapai tujuan organisasi pemasyarakatan.