Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Kecerdasan Emosional Mahasiswa dalam Meningkatkan Pemahaman Akuntansi Andi Nurrahma Gaffar
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 2 No. 1 (2022): Januari-April 2022
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v2i1.419

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pengaruh kecerdasan emosional terhadap tingkat pemahaman akuntansi mahasiswa jurusan akuntansi. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa jurusan akuntansi UIN Alauddin Makassar dan STIEM Bongaya. Data diperoleh melalui metode kuesioner dengan skala likert selanjutnya data diproses dengan bantuan software SPSS 19 dan alat analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda. Hasil analisis menunjukkan pengaruh kecerdasan emosional yang terdiri dari kesadaran diri, pengendalian diri, motivasi, empati, dan keterampilan sosial dalam penelitian ini yang mempunyai pengaruh positif terhadap tingkat pemahaman akuntansi hanya kesadaran diri, sedangkan pengaruh negatif terjadi pada pengendalian diri, motivasi, empati dan keterampilan sosial. Dari hasil pengujian secara simultan, kecerdasan emosional memiliki pengaruh yang signifikan terhadap tingkat pemahaman akuntansi. Dan dari koefisien determinasi adjusted R2 diperoleh nilai sebesar 0,25 yang berarti 25% perubahan tingkat pemahaman akuntansi dipengaruhi oleh variabel kesadaran diri, pengendalin diri, motivasi, empati, dan keterampilan sosial.
Analisis Kecerdasan Emosional Mahasiswa dalam Meningkatkan Pemahaman Akuntansi Andi Nurrahma Gaffar
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 2 No. 1 (2022): Januari-April 2022
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v2i1.419

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pengaruh kecerdasan emosional terhadap tingkat pemahaman akuntansi mahasiswa jurusan akuntansi. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa jurusan akuntansi UIN Alauddin Makassar dan STIEM Bongaya. Data diperoleh melalui metode kuesioner dengan skala likert selanjutnya data diproses dengan bantuan software SPSS 19 dan alat analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda. Hasil analisis menunjukkan pengaruh kecerdasan emosional yang terdiri dari kesadaran diri, pengendalian diri, motivasi, empati, dan keterampilan sosial dalam penelitian ini yang mempunyai pengaruh positif terhadap tingkat pemahaman akuntansi hanya kesadaran diri, sedangkan pengaruh negatif terjadi pada pengendalian diri, motivasi, empati dan keterampilan sosial. Dari hasil pengujian secara simultan, kecerdasan emosional memiliki pengaruh yang signifikan terhadap tingkat pemahaman akuntansi. Dan dari koefisien determinasi adjusted R2 diperoleh nilai sebesar 0,25 yang berarti 25% perubahan tingkat pemahaman akuntansi dipengaruhi oleh variabel kesadaran diri, pengendalin diri, motivasi, empati, dan keterampilan sosial.
Bridging the Audit Expectation Gap: A Systematic Review of Stakeholder Perspectives and Reform Initiatives Andi Nurrahma Gaffar; Adriansyah, Adriansyah; Yulia Yunita Yusuf; Suhartono
Journal of Institution and Sharia Finance Vol. 8 No. 2 (2025): DESEMBER
Publisher : Program Studi Perbankan Syariah, IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/joins.v8i2.8335

Abstract

This study systematically reviews the phenomenon of the Audit Expectation Gap (AEG), which reflects the disparity between what the public expects from auditors and what auditors are professionally required to deliver. Using a Systematic Literature Review (SLR) based on PRISMA 2020, thirty-five peer-reviewed articles published between 2010 and 2025 were analyzed across various countries and stakeholder perspectives. The findings reveal that AEG is a multidimensional issue shaped by technical, social, and communicative factors. Five dominant determinants were identified: auditor competence, professional independence, regulatory complexity, communication transparency, and public literacy. Although reforms such as Key Audit Matters (ISA 701), EU Directive 2014/56/EU, and the establishment of Public Oversight Boards have enhanced institutional credibility, they have not fully closed the trust gap between auditors and society. The study highlights the critical role of audit education and stakeholder literacy in reducing cognitive and social gaps, while recommending a shift toward a communication-based expectation model integrating digital audit ethics and trust-building mechanisms.