Sri Ati
Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Soedarto, SH, Kampus Undip Tembalang, Semarang, Indonesia

Published : 19 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

ANALISIS LITERASI INFORMASI PEMAKAI TAMAN BACAAN MASYARAKAT Ati, Sri
Jurnal Kajian Informasi dan Perpustakaan Vol 3, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (76.52 KB) | DOI: 10.24198/jkip.v3i1.9492

Abstract

This research examines about user information literacy community Reading Park. Community Reading Park that made the sample in this study is the community Reading Park in the city of Semarang, represented by the community Reading Park in Semarang Semarang, North West and South Semarang. The reason for the election of three sub-this is because in three sub-this is the many community Reading Park active, besides keterbatasn research time. Information Literacy at TBM there is very important to be examined because the user community Reading Park is most is the karanng taruna who have dropped out of school and the mother of the housewife, which is difficult to get the reading in school library. This research uses the Literature Review or reviews the literature as a method of research types of research is qualitative research with the data type also qualitative data and data collection methods using the document. Data analysis used Qualitative analysis. Research results show that many developed countries that use Information Literacy to improve the quality of education in the community. There are some models of Information Literacy is applied. In Indonesia, the government based the development of slimming education with developing community Reading Park (TBM). From some of the community Reading Park has examined, most of the user community Reading Park in Semarang City Sub-district have been implementing Information Literacy, proved that they be aware of the information needed and they know how to search for and use it. They use the information they can according to their needs. There are used to working on the task to develop business and the household business them. Penelitian ini mengkaji tentang literasi informasi pemakai TBM. TBM yang dijadikan sampel dalam kajian ini adalah TBM di kota Semarang, yang diwakili TBM di daerah Semarang Utara, Semarang Barat dan Semarang Selatan. Alasan pemilihan tiga kecamatan ini adalah karena di tiga kecamatan inilah banyak TBM yang aktif, disamping keterbatasn waktu penelitian. Literasi informasi di TBM sangat penting untuk dikaji, karena pemakai TBM ini sebagian besar adalah para karanng taruna yang telah putus sekolah dan ibu-ibu rumah tangga, yang sulit mendapatkan bacaan di perpustakaan sekolah. Penelitian ini menggunakan Literature Review atau tinjauan literature sebagai metode penelitiannya Jenis penelitiannya adalah penelitian kualitatif dengan jenis data juga data kualitatif, dan metode pengumpulan data menggunakan dokumen. Analisis data yang digunakan analisis kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa banyak negara-negara maju yang menggunakan Literasi Informasi untuk meningkatkan kualitas pendidikan masyarakatnya. Ada beberapa model Literasi Informasi yang diterapkan. Di Indonesia, pemerintah memprogramkan pengembangan progarm pendidikan dengan mengembangkan Taman Baca Masyarakat (TBM). Dari beberapa TBM yang telah diteliti, sebagian besar pemakai TBM di kecamatan Kota Semarang telah menerapkan Literasi Informasi, terbukti bahwa mereka menyadari akan informasi yang dibutuhkannya, dan mereka tahu bagaimana cara mencari serta menggunakannya. Mereka menggunakan informasi yang telah mereka dapat sesuai dengan kebutuhan mereka.
PERSEPSI MAHASISWA FIB UNDIP TERHADAP ELECTRONIC LIBRARY UPT PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS DIPONEGORO Ati, Sri; Rohmiyati, Yuli; Danny, Desy Ery; Taufik, Amin; yanto, Heri
HUMANIKA Vol 17, No 1: Juni 2013
Publisher : Faculty of Humanities, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (150.617 KB) | DOI: 10.14710/humanika.17.1.

Abstract

ABSTRACT Electronic Library or often called E-Library growth rapidly and many of libraries in Indonesia applied this concept. Library of Diponegoro University has been operating E-library since 2005, and have made many changes, in term of its appearance, or information shown in the web. This E-Library is used by the university to contribute the implementation of e-learning and e-research at Diponegoro University. This research is aimed at knowing the students perception of UNDIP’s E-Library’s service. The methods used in this research descripve quantitative-qualitative types, using questionaire dan interview data collection. The benefit of this research can hopefully improve Diponegoro University Library services, especially at E-Library service. The results of this study are most of the students feel satisfy with the services given by the librarian concerning the convenience of web accessibility, the rapidity web access, contents of the web, types and kinds of information provided by the Diponegoro University’s website. Meanwhile for frequency of web visitation most of the respondents are rare visiting the we. They said that it is caused by the collections are not up to date and the appearances are not interesting. For the librarians they said most of them are not friendly and hospitable. The student hope library should improve their service to meet their users needs. Keywords: Users’ perception; Electronic Library, Library of Diponegoro University
PENGARUH KETERSEDIAAN LAYANAN INTERNET DAN AREA HOTSPOT TERHADAP PERILAKU PENCARIAN INFORMASI DI UPT PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS DIPONEGORO Wae, Afdhal Fiqri; Ati, Sri; Kurniasih, Iridayanti
Jurnal Ilmu Perpustakaan Vol 3, No 1 (2014): Januari 2014
Publisher : Jurusan Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (48.152 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh ketersediaan layanan internet terhadap perilaku pencari informasi dan pola perilaku mahasiswa Undip dalam mencari informasi melalui internet. Penelitian ini menggunakan metode deskripitif kualitatif dengan bentuk studi kasus. Teknik pemilihan informan yang digunakan adalah simple random sampling dengan memilih informan secara bertujuan berjumlah sepuluh orang. Kriteria informan adalah mahasiswa Undip yang memanfaatkan layanan internet di UPT Perpustakaan Undip. Sedangkan analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Dari hasil penelitian dapat diketahui bahwa dengan tersedianya layanan internet di UPT Perpustakaan Undip tidak mempengaruhi mahasiswa Undip untuk mencari informasi melalui buku terlebih dahulu, jika informasi yang dicari tidak ditemukan di buku barulah memanfaatkan internet.
PERILAKU PENCARIAN INFORMASI OLEH SISWA SMA NEGERI 2 MAGELANG suryanto, suryanto; Ati, Sri
Jurnal Ilmu Perpustakaan Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Jurusan Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (186.114 KB)

Abstract

SURYANTO. Perilaku Pencarian Informasi Oleh Siswa SMA Negeri 2 Magelang. Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro, 2012.Penelitian dalam skripsi ini bertujuan untuk mengetahui perilaku pencarian informasi siswa SMA Negeri 2 Magelang.Desain penelitian yang dilakukan adalah deskriptif analitis dengan jenis studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, dan wawancara. Sampel penelitian diambil secara acak berdasarkan teori purposive sampling yaitu informan yang memberikan informasi dipilih secara acak oleh penulis sesuai dengan aspek dan situasi tertentu dan saat ini terus-menerus sepanjang penelitian. Informan yang penulis pilih secara acak terdiri dari 14 Siswa SMA Negeri 2 Magelang yang dipilih dari masing-masing kelas yaitu 1 orang siswa.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa semua siswa SMA Negeri 2 Magelang pernah melakukan pencarian informasi yang dilatarbelakangi oleh tugas, memahami materi pelajaran, menambah wawasan dan rasa ingin tahu. Sebagian karena permintaan dari teman dan untuk melengkapi data penelitian. Proses pencarian informasi dibedakan dalam 6 tingkatan menurut teori Kuhltau yang secara keseluruhan siswa SMA Negeri 2 Magelang lebih memilih melakukan pencarian informasi menggunakan media internet. Disamping itu, juga menggunakan media lain seperti memilih membaca buku dari perpustakaan dan toko buku, bertanya kepada orang yang lebih tahu, melihat televisi, atau mendengarkan radio. Semua siswa SMA Negeri 2 Magelang sering merasa puas dengan informasi yang mereka dapatkan. Walaupun kadang mereka merasa tidak puas apabila informasi yang mereka dapatkan tidak sesuai dengan yang diharapkan.
KEBUTUHAN INFORMASI MASYARAKAT DESA HUTAN KABUPATEN PEKALONGAN Mutma’inah, Nafsil; Ati, Sri
Jurnal Ilmu Perpustakaan Vol 2, No 4 (2013): Oktober 2013
Publisher : Jurusan Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (266.302 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui informasi dibutuhkan masyarakat Desa Hutan dari segi: subyek, sumber, jenis, bentuk, kegunaan, manfaat dan tujuan penggunaan informasi, serta faktor yang melatarbelakangi maupun yang mempengaruhi kebutuhan informasi. Desain penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif dalam bentuk studi kasus. Subyek dalam penelitian ini adalah sebelas informan anggota LMDH di kabupaten pekalongan yang ditentukan dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan dengan observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis data kualitatif menurut Bogdan dan Biklen. Penelitian ini menghasilkan temuan bahwa masyarakat Desa Hutan kabupaten Pekalongan membutuhkan informasi dalam tiga hal. Pertama, informasi tentang peningkatan kesejahteraan ekonomi, seperti: lowongan pekerjaan, usaha, perkembangan harga komoditas hutan, program pemberdayaan masyarakat, budidaya di bidang pertanian, peternakan dan kehutanan. Kedua, informasi yang berkaitan dengan masalah pekerjaan maupun kehidupan sehari-hari, seperti: kebijakan, keselamatan kerja, dan pengelolaan sumber air bersih. Ketiga, informasi yang terkait minat masyarakat, seperti: kesehatan, tanaman obat, olahraga, dan agama (islam). Informasi tersebut dibutuhkan dalam rangka untuk meningkatkan kesejahteraan dan kualitas Sumber Daya Manusia
PENGARUH LAYANAN TAMAN BACAAN MASYARAKAT WARUNG PASINAON TERHADAP PEMENUHAN KEBUTUHAN INFORMASI MASYARAKAT DI DESA BERGAS LOR Puspita, Amanda Sandra; Ati, Sri
Jurnal Ilmu Perpustakaan Vol 2, No 4 (2013): Oktober 2013
Publisher : Jurusan Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (247.72 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh layanan Taman Bacaan Masyarakat Warung Pasinaon terhadap pemenuhan kebutuhan informasi masyarakat di Desa Bergas Lor. Metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif kuantitatif dengan metode survei. Sampel sejumlah 45 orang dari jumlah populasi. Pengambilan sampel menggunakan teknik Cluster sampling, sampel dikelompokkan berdasarkan tingkat usia dengan kategori anak-anak dan remaja 35 orang, dewasa 8 orang dan orang tua 2 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner, wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik pengolahan data dan analisis kuantitatif menggunakan analisis regresi linear dengan program SPSS. Dari hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa layanan yang tersedia di Taman Bacaan Masyarakat Warung Pasinaon dinilai dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan informasi mereka. Dari hasil analisis statistik menunjukkan bahwa Taman Bacaan Masyarakat Warung Pasinaon berpangaruh terhadap pemenuhan kebutuhan informasi masyarakat di Desa Bergas Lor, dengan kekuatan pengaruh sebesar 49.5%. Hal ini antara lain dapat dilihat dari terpenuhinya kebutuhan informasi masyarakat dalam bidang pekerjaan, pendidikan dan keterampilan
PERSEPSI PEMUSTAKA TERHADAP LAYANAN SIRKULASI DI BADAN ARSIP DAN PERPUSTAKAAN PROVINSI JAWA TENGAH Heri S, Sigit; Ati, Sri
Jurnal Ilmu Perpustakaan Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Jurusan Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (141.266 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsi pemustaka terhadap layanan sirkulasi di Badan Arsip dan Perpustakaan Daerah Provinsi Jawa Tengah, dengan menggambarkan persepsi pemustaka terhadap layanan sirkulasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif kuantitatif-kualitatif dengan menggunakan jenis studi kasus. Populasi dalam penelitian ini adalah jumlah pengunjung layanan sirkulasi Badan Arsip dan Perpustakaan Daerah Jawa Tengah pada bulan Mei 2011 yaitu sebanyak 29.927 orang, dengan jumlah sampel sebanyak 100 orang. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner dan wawancara. Pengolahan data menggunakan statistika deskriptif dengan distribusi frekuensi. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa 70% responden memberikan persepsi bahwa layanan sirkulasi di Badan Arsip dan Perpustakaan Daerah Jawa Tengah baik,20% responden menyatakan sangat baik dan sisanya 10% responden menyatakan kurang baik.
KEBUTUHAN DAN PERILAKU PENCARIAN INFORMASI TARUNA ANGKATAN 46 DI PERPUSTAKAAN POLITEKNIK ILMU PELAYARAN SEMARANG Winarsih, Winarsih; Ati, Sri
Jurnal Ilmu Perpustakaan Vol 2, No 4 (2013): Oktober 2013
Publisher : Jurusan Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (257.844 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kebutuhan dan perilaku pencarian informasi taruna angkatan 46 di Perpustakaan Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang serta sumber informasi apa saja yang digunakan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deksriptif dengan jenis studi kasus.Informan penelitian ini dipilih menggunakan teknik purposive sampling dengan 8 informan yang terdiri dari 6 taruna dan 2 petugas perpustakaan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi,wawancara, dan studi dokumentasi.Hasil penelitian ini taruna membutuhkan informasi untuk membantu penyusunan skripsi, mengerjakan tugas, dan menambah pengetahuan. Dalam memenuhi kebutuhan informasi tersebut, taruna melakukan pencarian informasi bertahap yang terdiri dari: starting, menentukan topic sebelum mencari informasi;chaining, mencatat daftar informasi yang dibutuhkan; browsing, mencari informasi di sumber-sumber informasi; differentiating, memilah-milah informasi yang dikumpulkan; mentoring, mengikuti perkembangan informasi; extracting, mencari informasi di sumber tertentu; veryfing, pengecekan data; dan ending, akhir pencarian informasi.Sumber informasi yang sering dimanfaatkan taruna adalah buku, jurnal, dan skripsi senior yang disediakan di Perpustakaan Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang. Sedangkan sumber lain yang juga mereka gunakan adalah internet
ANALISIS LITERASI INFORMASI PEMAKAI TAMAN BACAAN MASYARAKAT Sri Ati
Jurnal Kajian Informasi dan Perpustakaan Vol 3, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (76.52 KB) | DOI: 10.24198/jkip.v3i1.9492

Abstract

This research examines about user information literacy community Reading Park. Community Reading Park that made the sample in this study is the community Reading Park in the city of Semarang, represented by the community Reading Park in Semarang Semarang, North West and South Semarang. The reason for the election of three sub-this is because in three sub-this is the many community Reading Park active, besides keterbatasn research time. Information Literacy at TBM there is very important to be examined because the user community Reading Park is most is the karanng taruna who have dropped out of school and the mother of the housewife, which is difficult to get the reading in school library. This research uses the Literature Review or reviews the literature as a method of research types of research is qualitative research with the data type also qualitative data and data collection methods using the document. Data analysis used Qualitative analysis. Research results show that many developed countries that use Information Literacy to improve the quality of education in the community. There are some models of Information Literacy is applied. In Indonesia, the government based the development of slimming education with developing community Reading Park (TBM). From some of the community Reading Park has examined, most of the user community Reading Park in Semarang City Sub-district have been implementing Information Literacy, proved that they be aware of the information needed and they know how to search for and use it. They use the information they can according to their needs. There are used to working on the task to develop business and the household business them. Penelitian ini mengkaji tentang literasi informasi pemakai TBM. TBM yang dijadikan sampel dalam kajian ini adalah TBM di kota Semarang, yang diwakili TBM di daerah Semarang Utara, Semarang Barat dan Semarang Selatan. Alasan pemilihan tiga kecamatan ini adalah karena di tiga kecamatan inilah banyak TBM yang aktif, disamping keterbatasn waktu penelitian. Literasi informasi di TBM sangat penting untuk dikaji, karena pemakai TBM ini sebagian besar adalah para karanng taruna yang telah putus sekolah dan ibu-ibu rumah tangga, yang sulit mendapatkan bacaan di perpustakaan sekolah. Penelitian ini menggunakan Literature Review atau tinjauan literature sebagai metode penelitiannya Jenis penelitiannya adalah penelitian kualitatif dengan jenis data juga data kualitatif, dan metode pengumpulan data menggunakan dokumen. Analisis data yang digunakan analisis kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa banyak negara-negara maju yang menggunakan Literasi Informasi untuk meningkatkan kualitas pendidikan masyarakatnya. Ada beberapa model Literasi Informasi yang diterapkan. Di Indonesia, pemerintah memprogramkan pengembangan progarm pendidikan dengan mengembangkan Taman Baca Masyarakat (TBM). Dari beberapa TBM yang telah diteliti, sebagian besar pemakai TBM di kecamatan Kota Semarang telah menerapkan Literasi Informasi, terbukti bahwa mereka menyadari akan informasi yang dibutuhkannya, dan mereka tahu bagaimana cara mencari serta menggunakannya. Mereka menggunakan informasi yang telah mereka dapat sesuai dengan kebutuhan mereka.
Pengelolaan TBM Sebagai Sarana Meningkatkan Minat Baca Masyarakat Sri Ati Suwanto
Anuva: Jurnal Kajian Budaya, Perpustakaan, dan Informasi Vol 1, No 1 (2017): September
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.26 KB) | DOI: 10.14710/anuva.1.1.19-32

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahuai apakah pengelolaan TBM dapat meningkatkan minat baca masyarakat. Desain penelitian yang digunakan adalah kuantitatitif dengan jenis Literatur review, kemudian diolah secara deskriptif analitik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Taman Bacaan Masyarakat dapat digunakan sebagai sarana untuk menumbuhkan minat baca. Keberadaan Taman Baca sangat penting karena sangat dekat dengan masyarakat di akar rumput. Oleh karena itu perlu dikelola dengan baik, sesuai dengan teori-teori pengelolaan perpustakaan yang dapat digunakan sebagai pedoman Taman Baca Masyarakat.