Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

MANAJEMEN PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM (PDAM) DALAM PENDISTRIBUSIAN AIR DI KECAMATAN SUMBAWA (Studi di PDAM Batu Lanteh) Ade Sujastiawan; Ardiansyah; Iwan Haryanto
Jurnal Kapita Selekta Administrasi Publik Vol 2 No 1 (2021): Jurnal Kapita Selekta Administrasi Publik
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (308.166 KB) | DOI: 10.58406/kapitaselekta.v2i1.428

Abstract

Penyediaan air yang dilakukan oleh Perushaan Daerah Air Minum (PDAM) baik di daerah perkotaan maupun daerah pedesaan mempunyai tujuan untuk memberikan pelayanan pada masyarakat untuk mendapatkan air bersih yang sehat dan memadai untuk keperluan rumah tangga maupun industri, sehingga menunjang perkembangan ekonomi dan derajat kesehatan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk: 1). Mengetahui bagaimana manajemen Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) dalam pendistribusian air bersih di Kecamatan Sumbawa? 2). Apa saja hambatan-hambatan yang terjadi dalam proses manajemen Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) dalam pendistribusian air bersih di Kecamatan Sumbawa. Peneliti menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Jenis data yang digunakan yaitu data primer dan data sekunder, sumber data yang digunakan yaitu informan, peristiwa, dan dokumentasi. Adapun teknik yang digunakan peneliti dalam pengumpulan data adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen PDAM dalam pendistribusian air bersih di Kecamatan Sumbawa meliputi beberapa kegiatan yaitu, a) Kegiatan perencanaan, yang mana dalam kegiatan perencanaan ini meliputi perencanaan SDM, perencanaan anggaran, perencanaan alat dan bahan, perencanaan metode, dan perencanaan pemasaran, b). Kegiatan Pengorganisasian, pengorganisasian PDAM dalam pendistribusian air bersih dilakukan oleh bagian transdit (transmisi dan distribusi) dan bagian produksi, c) Kegiatan pengarahan, digunakan untuk segala komponen yang berkaitan dengan manajemen PDAM dalam pendistribusian air bersih agar dapat melaksanakan fungsi dan tugas sesuai dengan porsi masing-masing, sehingga tujuan perusahaan tercapai, d). Kegiatan pengawasan, PDAM dalam pendistribusian air bersih dilakukan dengan melihat kebocoran di wilayah Sumbawa dengan melakukan pengecekkan distribusi air dilapangan baik pada pagi hari maupun malam hari. Beberapa faktor yang menyebabkan hambatan-hambatan manajemen PDAM dalam pendistribusian air bersih ialah dikarena faktor alam ataupun faktor dari manusia itu sendiri.
PENDEKATAN NILAI LOKAL BUDAYA SUMBAWA DALAM PENYELESAIAN WANPRESTASI SIMPAN PINJAM Putri Karisma; Iwan Haryanto; Lahmuddin Zuhri; Hanuring Ayu
Semarang Law Review (SLR) Vol. 6 No. 2 (2025): Oktober
Publisher : Fakultas Hukum, Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/slr.v6i2.12850

Abstract

The rise in defaults in the implementation of savings and loan agreements in Village-Owned Enterprises (BUMDes), particularly in Susung Untung Village, Pungka Village, has disrupted the management and sustainability of village businesses. The purpose of this study is to determine: 1) the causes of defaults in savings and loan agreements in Susung Untung Village, Pungka Village. 2) efforts to resolve these defaults. This research is an empirical legal study using legislative, sociological, and conceptual approaches. The data used are primary and secondary data. The tools used to collect data were observation, interviews, and documentation. Data analysis techniques were carried out through data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results indicate that the main causes of defaults in savings and loan agreements in Susung Untung Village, Pungka Village, are lack of good faith on the part of the debtor, misuse of loan funds for other purposes, business failure, and disasters. The resolution efforts undertaken for this default prioritize a family-friendly approach through mediation between the BUMDes and the debtor.   Abstrak Maraknya kasus wanprestasi dalam pelaksanaan perjanjian simpan pinjam pada Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), khususnya BUMDes susung untung, desa pungka. yang berdampak pada terganggunya pengelolaan dan keberlanjutan usaha desa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui, 1). Penyebab terjadinya wanprestasi dalam perjanjian simpan pinjam pada BUMDes susung untung, desa pungka. 2) Upaya penyelesaian terhadap wanprestasi tersebut. Adapun jenis penelitian ini adalah penelitian hukum empiris dengan pendekatan perundang-undangan, pendekatan sosiologis dan pendekatan konseptual.data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Alat yang digunakan untuk mengumpulkan data yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. teknis analisis data dilakukan dengan cara reduksi data, penyejian data, dan penarikan Kesimpulan. hasil penelitian menunjukkan bahwa penyebab utama terjadinya wanprestasi dalam perjanjian simpan pinjam di BUMDes susung untung, desa pungka adalah tidak ada itikad baik dari debitur, penyalahgunaan dana pinjamn untuk keperluan lain, kegagaln usaha, serta terjadinya musibah. Adapun Upaya penyelesainnya yang dilakukan terhadap wanprestasi tersebut yaitu lebih mengedepankan pendekatan kekeluargaan melalui mediasi antara pihak bumdes dan debitur.
Analisis Pengaruh Brand Equity dan Service Quality terhadap Kepuasan Pelanggan serta Niat Beli Produk Otomotif China di Kota Samarinda Rizqin Ilman; Fachmi Azhari; Iwan Haryanto; Gusti Noorlitaria Achmad
Indonesia Economic Journal Vol. 1 No. 2 (2025): DESEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/c5nkc573

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Brand Equity dan Service Quality terhadap Customer Satisfaction serta dampaknya terhadap Purchase Intention pada produk otomotif merek China di Kota Samarinda. Industri otomotif China seperti Wuling, DFSK, Chery, MG, dan BYD semakin berkembang di pasar Indonesia dengan menawarkan produk yang kompetitif dari sisi harga, kualitas, dan layanan purna jual. Fenomena ini menunjukkan adanya perubahan preferensi konsumen yang menarik untuk dikaji lebih dalam melalui perspektif perilaku konsumen. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS). Populasi penelitian meliputi konsumen pengguna maupun calon pengguna mobil merek China di Kota Samarinda, dengan jumlah sampel sebanyak 120 responden yang diperoleh melalui teknik purposive sampling. Instrumen penelitian terdiri dari empat variabel utama: Brand Equity, Service Quality, Customer Satisfaction, dan Purchase Intention, yang diukur menggunakan 20 indikator terverifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Brand Equity dan Service Quality berpengaruh positif dan signifikan terhadap Customer Satisfaction dan Purchase Intention. Selain itu, Customer Satisfaction berpengaruh positif signifikan terhadap Purchase Intention, sekaligus berperan sebagai variabel mediasi yang memperkuat hubungan antara Brand Equity dan Service Quality terhadap Purchase Intention. Nilai R² Customer Satisfaction sebesar 0,399 dan R² Purchase Intention sebesar 0,552, yang mengindikasikan bahwa model penelitian memiliki kemampuan prediktif yang moderat. Temuan ini memperkuat teori perilaku konsumen yang menegaskan bahwa persepsi positif terhadap merek dan kualitas layanan yang baik dapat meningkatkan kepuasan pelanggan dan mendorong niat beli. Dalam konteks produk otomotif China di Samarinda, hasil penelitian ini menekankan pentingnya strategi pemasaran yang berorientasi pada pelanggan, melalui penguatan citra merek, peningkatan layanan purna jual, dan pemeliharaan hubungan jangka panjang dengan konsumen.
NILAI LOKAL MASYARAKAT SUMBAWA SEBAGAI ACUAN KEBIJAKAN DAERAH MENGHADAPI COVID-19 (TINJAUAN YURIDIS-SOSIOLOGIS TERHADAP FORMULASI PENETAPAN SURAT EDARAN BUPATI SUMBAWA) Lahmuddin Zuhri; Iwan Haryanto; Endra Syaifuddin
Indonesian Journal of Social Sciences and Humanities Vol. 1 No. 3 (2020): Edisi September 2020
Publisher : Indonesian Publication Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The emergence of polemics from various circles of society regarding the Circular of the Regent of Sumbawa with Number 900/125 / BPBD / V / 2020, so that the implementation of takbiran activities and Eid prayer 1 Syawal 1441 H are not carried out in congregation in the field or mosques and replaced with Eid and takbir prayers carried out at home with the nuclear family members or individually. Then the question arises, what is the background for the birth of the SE Regent of Sumbawa, then what is the juridical review of the Sumbawa Regent Circular. To study this problem, legal research methods with empirical aspects were used, with data collection using interviews, observation, and literature study. Then the data were processed using qualitative analysis. The results of the analysis, which led to the issuance of the Circular of the Regent of Sumbawa with Number 900/125 / BPBD / V / 2020, namely that Sumbawa Regency is the red zone of the Covid-19 pandemic with the following data on COVID-19 patients: 15 positive, 8 recovered, PDP 29 people, ODP 11 people. Considering the number and distribution of COVID-19 patient locations in the Sumbawa Regency, the implementation of Eid prayer 1441 H / 2020 M is not carried out in the congregation in the field or mosque and is replaced by Eid prayer at home in the congregation with core family members or individually. However, on the other hand, this effort was not accompanied by other policies in order to prevent the spread of the virus so that many places that did not because crowds were closed and controlled and instead became increasingly rampant. Then the Judicial Review of the Regent's Circular, that the SE violates statutory regulations, such as the UUD, Law Number 39 of 1999 concerning Human Rights and the Criminal Code.