Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Menanamkan Rasa Tanggung Jawab Sosial Dan Kesadaran Akan Kesehatan Di Masa Pandemi Elsa Dwiyana; Abdul Rozak; Ayu Widyaningsih; Dwiki Arif Ramadan; Tri Haryanto
Jurnal Abdimas Tri Dharma Manajemen Vol 3, No 2 (2022): ABDIMAS
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/ABMAS.v3i2.p51-56.y2022

Abstract

Sikap tanggung jawab anak dapat dimulai dari yang sederhana. Mulai dari menjaga barang miliknya sendiri, merapikan kamar tidur dan kemudian merapikan alat-alat permainan yang telah digunakan. Pendidik dan orangtua perlu menjadi contoh, karena anak-anak belajar dari apa yang anak lihat disekitarnya terutama keluarga. Selain itu, anakanak juga perlu diberikan penguatan oleh orangtua dan pendidik untuk memotivasi anak agar dapat lebih bertanggung jawab terhadap perilakunya sendiri dan bertanggung jawab akan kesehatan diri sendiri. Kesehatan merupakan faktor yang penting bagi kehidupan manusia. Tidak dapat dipungkiri setiap orang ingin hidup dalam keadaan yang sehat. Kesadaran akan kesehatan (Health Consciousness) adalah suatu kepedulian dan perhatian untuk menjadi lebih baik dan termotivasi dalam memperbaiki, mempertahankan, menjaga kesehatan dan kualitas hidup dengan menerapkan pola hidup sehat. Agar kesehatan setiap orang terjaga, negara perlu ikut ambil bagian dalam mengatur, membina dan mengawasi. Hingga sampai saat ini Indonesia masih berjuang untuk melawan virus Covid-19. Setelah seiringnya waktu karena virus corona makin kesini makin berkurang pemerintah memberikan leluasa untuk menjaga agar masyarakat tetap produktif , pemerintah telah mengeluarkan aturan New Normal (Tatanan Baru) agar masyarakat bisa beradaptasi dengan Covid-19 yaitu dengan tetap menerapkan Protokol Kesehatan 5M (Mencuci Tangan, Memakai Masker, Menjaga Jarak, Menghindari Kerumunan, dan Mengurangi Mobilitas).
DESKRIPTIF KUALITATIF BISNIS DUPLIKAT KUNCI ASGAR DI KECAMATAN PAMULANG - KOTA TANGERANG SELATAN AMIN K. ELFACHMI ELFACHMI; ABDUL ROZAK
Pekobis : Jurnal Pendidikan, Ekonomi, dan Bisnis Vol 3, No 2 (2018): PEKOBIS
Publisher : Program Studi Pendidikan Ekonomi Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.686 KB) | DOI: 10.32493/pekobis.v3i2.P74-83.2046

Abstract

ABSTRAK Usaha duplikat kunci ASGAR adalah salah satu usaha yang bergerak di bidang jasa, yang beralamat di bunderan pamulang Jl. Siliwangi No. 2, Pamulang, Kec. Pamulang Barat – Kota Tangerang Selatan.     Pengelolaan Sumber  Daya Manusiannya bapak Ade sangat sederhana contohnya dalam rekrumen karyawannya bapak Ade hanya mengajak anaknya sebagai karyawannya, anak yang peratama namanya Rozak, Rozak sebagai karyawan produksi dan yang kedua namanya Rizal, Rizal sebagai karyawan keuangan     Pengelolaan Operasionalnya usaha duplikat kunci ASGAR, setiap hari bapak Ade buka dari jam 08:00-21:00 WIB,Pengelolaan pemasarannya : Produk yang ditawarkan Usaha Duplikat Kunci yaitu berupa jasa yang menyediakan layanan duplikat kunci dan servis kunci. Harga (Price), Harga yang ditetapkan oleh duplikat kunci ASGAR berda-beda tergantung kuncinya misalkan kunci rumah harga duplikatnya Rp.12.000 – Rp.15.000 sedangkan harga kunci motor dan mobil Rp.25.000 – Rp.50.000, kemudin harga servis itu tergantung tingkat servisnya sehingga harganya tidak tetap. Distribusi (Place) perusahaan menempatkan usahanya supaya mudah dijangkau oleh konsumen yaitu dengan menempatkannya dekat dengan jalan raya dan dekat kampus universitas pamulang (UNPAM). Promosi (Promotion) Bentuk promosi yang dilakukan oleh usaha duplikat kunci ASGAR selama ini masih promosi dari mulut ke mulut serta testimonial dari konsumen yang telah menggunakan jasa Duplikat Kunci ASGAR Orang (People) merupakan unsur penting dalam pemasaran.Setiap organisasi jasa harus jelas menentukan apa yang diharapkan dari setiap karyawan dalam dengan pelanggan. Bukti fisik (Physical Evidence) bersifat sebuah produk yang berbentuk barang dan Jasa duplikat kunci lebih mengarah kepada kualitas dan kuantitas. Proses (Process) yaitu bagaimana caranya membuat proses produksi berupa jasa yang dapat diterima oleh konsumen duplikat kunci ASGARPesaing dan Persaingan banyaknya usaha-usaha duplikat kunci dan kunci otomatis yang tidak bisa di duplikat  sekarang dapat menjadi ancaman bagi kelanjutan usaha duplikat kunci di masa depan. Kata Kunci: Bisnis, SWOT, Duplikat Kunci
Konstitusionalisasi Hukum Perdata: Perlindungan Hak Konstitusional Warga Negara Di Indonesia Abdul Rozak; Ahmad Fandi Fadillah; Andreas Tyas Isnuga
Equality: Law and Social Vol. 2 No. 1 (2026)
Publisher : Riset Anak Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66618/mf6hcq80

Abstract

Perlindungan hak konstitusional warga negara tidak hanya diwujudkan melalui instrumen hukum publik, tetapi juga melalui mekanisme hukum privat yang mengatur hubungan antarindividu dalam kehidupan bermasyarakat. Namun, peran hukum perdata dalam menjamin hak konstitusional sering kali belum memperoleh perhatian yang memadai dalam pembangunan sistem hukum nasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kedudukan hukum perdata dalam sistem hukum Indonesia serta perannya dalam memberikan perlindungan terhadap hak konstitusional warga negara. Penelitian ini menggunakan metode hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan kasus. Bahan hukum yang digunakan meliputi peraturan perundang-undangan, putusan pengadilan, serta berbagai literatur hukum yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hukum perdata memiliki fungsi penting dalam menjamin perlindungan hak konstitusional melalui pengaturan hak milik, kebebasan berkontrak, hukum keluarga, hukum waris, dan perlindungan terhadap kepentingan individu dalam hubungan hukum privat. Penelitian ini juga menemukan adanya kecenderungan harmonisasi antara nilai-nilai konstitusi, prinsip hak asasi manusia, dan perkembangan kebutuhan masyarakat. Maka, penguatan hukum perdata yang berorientasi pada perlindungan hak konstitusional diperlukan untuk mewujudkan sistem hukum nasional yang berkeadilan dan memberikan kepastian hukum bagi warga negara.