Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

The Influence of Social Media and Brand Awareness on Interest to Buy Wardah Cosmetic Products Mediated by Trust Sutrisno, Sutrisno; Parso, Parso
ProBisnis : Jurnal Manajemen Vol. 14 No. 6 (2023): December: Management Science
Publisher : Lembaga Riset, Publikasi dan Konsultasi JONHARIONO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62398/probis.v14i6.428

Abstract

This quantitative research is to test the influence of social media, brand awareness and trust on buying interest in Wardah cosmetics, where trust is a mediating variable. Analysis using the Structural Equation model method with SmartPLS 3.0 software. In this research, the population is Wardah Cosmetics consumers in Jakarta who actively use Instagram social media, therefore the population is unknown, so based on the calculation the sample size for this research is 100 respondents. This research uses a non-probability sampling strategy with a purposive sampling method. The results of this study show that the influence of social media is not significant, while brand awareness and trust have a significant impact. The influence of social media on purchasing interest is limited due to various factors, such as differences in social media use between different generations, information overload on social media, and consumer preferences for direct shopping experiences. On the other hand, brand awareness has a significant impact because it makes it easier for consumers to recognize Wardah products among the various existing choices. Brand awareness is also closely related to perceived product quality, personal experience, promotions, and brand reputation, all of which contribute to increasing interest in purchasing Wardah cosmetic products. Trust also plays an important role in shaping purchasing interest, because it provides a psychological and social basis for consumer decision making.
Revenue Recognition Evaluation in Construction Companies Parso, Parso; Mansur, Mansur
Jurnal Multidisiplin Sahombu Vol. 5 No. 02 (2025): Jurnal Multidisiplin Sahombu, (2025)
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study evaluates the application of PSAK 72 in revenue recognition at PT. ABC, a construction company. PSAK 72, which replaces PSAK 23 and PSAK 34, introduces a principle-based approach that requires revenue to be recognized upon fulfilling contractual obligations. The research examines whether PT. ABC’s revenue recognition process aligns with PSAK 72’s five-step framework, including contract identification, combination, modification, performance obligation identification, and fulfillment. The study adopts a qualitative approach, utilizing interviews, financial reports, and contract analysis. Findings indicate that PT. ABC largely complies with PSAK 72, particularly in contract identification, combination, modification, and fulfillment of performance obligations. However, the company has not fully implemented the identification of distinct performance obligations. Revenue recognition is conducted progressively based on project completion, using the percentage-of-completion method. The study highlights challenges in aligning construction contracts with PSAK 72, particularly in distinguishing separate obligations within a single contract. The research emphasizes the need for increased awareness and training on PSAK 72 to ensure full compliance. The findings contribute to understanding revenue recognition in the construction industry and suggest further research on PSAK 72 implementation across different sectors.
Analisis Tingkat Kepatuhan Pajak Dosen Universitas MH Thamrin dalam Pelaporan Surat Pemberitahuan Orang Pribadi (SPT OP) Suryani, Neneng; Nabilah, Lily; Parso
Ilmu Ekonomi Manajemen dan Akuntansi Vol. 3 No. 2 (2022): Jurnal Ilmu Ekonomi Manajemen dan Akuntansi
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/ileka.v3i2.1335

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui rasio tingkat kepatuhan pajak dosen universitas MH Thamrin dalam pelporan Surat Pemberitahuan Orang Pribadi (SPT OP) tahun 2021. Metode penelitian yang di gunakan adalah metode deksriptif dan sumber data penelitian adalah data primer menggunakan kuesioner yang di distribusikan melalui google form. Obyek penelitian ini adalah dosen tetap Universitas MH Thamrin. Analisis data di lakukan dengan mengelompokkan berdasarkan kriteria dan di interprestasikan untuk mendapat kesimpulan. Hasil penelitian mendapatkan data 67 dosen yang melakukan pengisian kuesioner.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan perpajakan adalah 63% memiliki pengetahuan pajak dan 37% tidak memiliki pengetahuan pajak. Tingkat kepatuhan pelaporan perpajakan adalah 62% dosen menyatakan telah patuh melakukan pelaporan pajak SPT OP tahun 2021 secara konsisten dan 28% menyatakan tidak patuh melakukan pelaporan SPT OP. Pelaporan SPT OP melalui DJPonline.go.id sebesar 75%.
MODERNISASI SISTEM E-FAKTUR TERHADAP KEPATUHAN PENGUSAHA KENA PAJAK DALAM ADMINISTRASI FAKTUR PAJAK Parso, Parso
REMITTANCE: JURNAL AKUNTANSI KEUANGAN DAN PERBANKAN Vol 5, No 1 (2024): REMITTANCE JUNI 2024
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Swadharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56486/remittance.vol5no1.495

Abstract

Tax compliance can be identified from taxpayer compliance in registering,  re-remitting tax returns, calculating and paying taxes payable, and paying arrears. In essence, taxpayer compliance is influenced by the condition of the tax administration system which includes tax service and tax enforcement. Improving tax administration itself is expected to encourage taxpayer compliance. The purpose of this study is to determine the effect of the variable modernization of electronic invoice numbering (e-Faktur) Value Added Tax on the level of compliance of Taxable Entrepreneurs in the application of invoice numbering at the Taxation Counseling and Consultation Service Office (KP2KP). The research approach used is descriptive research. This research was conducted at the Taxation Counseling and Consultation Service Office in the East Jakarta area, in this study the respondents were registered taxable entrepreneurs. The results showed that the e-Faktur system has a significant effect on the compliance of taxable entrepreneurs in the application of invoice numbering. The e-Faktur system has an effect of 31.3% on the compliance of taxable entrepreneurs in the application of invoice numbering, and the remaining 68.7% is influenced by other variables not examined.Kepatuhan Wajib Pajak (Tax Compliance) dapat diidentifikasi dari kepatuhan Wajib Pajak dalam mendaftarkan diri, kepatuhan untuk menyetorkan kembali Surat Pemberitahuan (SPT), kepatuhan dalam penghitungan dan pembayaran pajak terutang, dan kepatuhan dalam pembayaran tunggakan.Pada hakekatnya kepatuhan wajib pajak dipengaruhi oleh kondisi sistem administrasi perpajakan yang meliputi tax service dan tax enforcement. Perbaikan administrasi perpajakan sendiri diharapkan dapat mendorong kepatuhan Wajib Pajak. Tujuan penelitian ini adalah adalah untuk mengetahui pengaruh variabel modernisasi elektronik  penomoran faktur (e-Faktur) Pajak Pertambahan Nilai terhadap tingkat kepatuhan Pengusaha Kena Pajak dalam penerapan penomoran faktur di Kantor Pelayanan Penyuluhan dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP). Pendekatan penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif. Penelitian ini dilaksanakan di Kantor Pelayanan Penyuluhan dan Konsultasi Perpajakan diwilayah Jakarta Timur, dalam penelitian ini respondennya adalah Pengusaha Kena Pajak yang terdaftar. Hasil penelitian bahwa Sistem e-Faktur berpengaruh secara signifikan terhadap kepatuhan Pengusaha Kena Pajak dalam penerapan penomoran faktur. Sistem e-Faktur  berpengaruh sebesar 31.3% terhadap kepatuhan Pengusaha Kena Pajak dalam penerapan penomoran faktur, dan sisanya 68.7% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti.
Analisis Tingkat Kepatuhan Pajak Dosen Universitas MH Thamrin dalam Pelaporan Surat Pemberitahuan Orang Pribadi (SPT OP) Suryani, Neneng; Nabilah, Lily; Parso
Ilmu Ekonomi Manajemen dan Akuntansi Vol. 3 No. 2 (2022): Jurnal Ilmu Ekonomi Manajemen dan Akuntansi
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/ileka.v3i2.1335

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui rasio tingkat kepatuhan pajak dosen universitas MH Thamrin dalam pelporan Surat Pemberitahuan Orang Pribadi (SPT OP) tahun 2021. Metode penelitian yang di gunakan adalah metode deksriptif dan sumber data penelitian adalah data primer menggunakan kuesioner yang di distribusikan melalui google form. Obyek penelitian ini adalah dosen tetap Universitas MH Thamrin. Analisis data di lakukan dengan mengelompokkan berdasarkan kriteria dan di interprestasikan untuk mendapat kesimpulan. Hasil penelitian mendapatkan data 67 dosen yang melakukan pengisian kuesioner.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan perpajakan adalah 63% memiliki pengetahuan pajak dan 37% tidak memiliki pengetahuan pajak. Tingkat kepatuhan pelaporan perpajakan adalah 62% dosen menyatakan telah patuh melakukan pelaporan pajak SPT OP tahun 2021 secara konsisten dan 28% menyatakan tidak patuh melakukan pelaporan SPT OP. Pelaporan SPT OP melalui DJPonline.go.id sebesar 75%.
Pengaruh Pengetahuan Perpajakan, Sosialisasi Perpajakan dan Pemahaman Insentif Pajak terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi UMKM pada Masa Pandemi Covid-19 : (Studi Kasus Di KPP Pratama Kuningan Provinsi Jawa Barat) Parso; Rahmi, Yunisa Muldiniawiani
Ilmu Ekonomi Manajemen dan Akuntansi Vol. 3 No. 2 (2022): Jurnal Ilmu Ekonomi Manajemen dan Akuntansi
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/ileka.v3i2.2201

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengetahuan perpajakan, sosialisasi perpajakan, dan pemahaman insentif pajak terhadap kepatuhan wajib pajak orang pribadi UMKM. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah wajib pajak orang pribadi yang terdaftar di KPP Pratama Kuningan dengan jumlah UMKM 15.736. Sampel dalam penelitian ini adalah 100 UMKM dengan perhitungan menggunakan rumus slovin. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan kuota sampling. Metodologi penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan data primer yang langsung diperoleh dari responden. Teknik pengumpulan data yang digunakan studi lapangan dengan penyebaran kuesioner. Teknik analisis data dengan melakukan uji regresi linier berganda. Data diolah dengan menggunakan program SPSS versi 26 dan Microsoft Excel 2013. Hasil penelitian menunjukan bahwa variable pengetahuan perpajakan berpengaruh positif signifikan secara parsial terhadap kepatuhan wajib pajak, variable sosialisasi perpajakan berpengaruh positif signifikan secara parsial terhadap kepatuhan wajib pajak dan variable pemahaman insentif pajak berpengaruh positif signifikan secara parsial terhadap kepatuhan wajib pajak. Sedangkan secara simultan variable pengetahuan perpajakan, sosialisasi perpajakan dan pemahaman insntif pajak berpengaruh secar abersama-sama terhadap kepatuhan wajib pajak. Kapasistas variable pengetahuan perpajakan, sosialisasi perpejakan dan pemahaman insentif pajak dalam menjelaskan kepatuhan wajib pajak sebesar 82,8% dan sisanya sebesar 17,8% dapat dijelaskan oleh faktir lain yang diteliti dalam penelitian ini.
Analisis Pengaruh Insentif Pajak, Tingkat Kesadaran Wajib Pajak dan Digitalisasi Sistem Perpajakan Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak : (Studi Empiris Di Wilayah Indramayu) Kusnadi; Parso; Auliya, Adinda Nurul
Ilmu Ekonomi Manajemen dan Akuntansi Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal Ilmu Ekonomi Manajemen dan Akuntansi
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/ileka.v4i1.2203

Abstract

Rendahnya kepatuhan wajib pajak dalam membayar dan melaporkan pajaknya merupakan masalah utama yang dihadapi negara berkembang. Dari sisi psikologi wajib pajak dapat melihat dan mengkaji tinggi rendahnya kepatuhan wajib pajak (sikap, norma subjektif, kontrol perilaku, niat, motivasi dan kepatuhan wajib pajak). Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain asosiatif kausal. Penelitian dilakukan dengan menggunakan data primer, melalui kuesioner terhadap responden (wajib pajak di KPP Pratama Indramayu), teknik pengambilan sampel menggunakan metode accidental sampling. Teknik analisa data menggunakan uji regresi linier berganda. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis pengaruh insentif pajak, tingkat kesadaran wajib pajak, digitalisasi sistem perpajakan terhadap kepatuhan wajib pajak di Wilayah Indramayu. Hasil penelitian diperoleh insentif pajak dan digitalisasi sistem perpajakan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak di Wilayah Indramayu. Tingkat kesadaran wajib pajak berpengaruh positif tidak signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak di Wilayah Indramayu. Insentif pajak, tingkat kesadaran wajib pajak dan digitalisasi sistem perpajakan secara bersama-sama berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak di Wilayah Indramayu. Koefisien determinasi dari penelitian ini menunjukan angka sebesar 68,9%. Hal ini menunjukan variasi variabel bebas insentif pajak, tingkat kesadaran wajib pajak dan digitalisasi sistem perpajakan mampu menjelaskan variabel terikat kepatuhan wajib wajak sebesar 68,9%. Sedangkan sisanya sebesar 31,1% dipengaruhi oleh variabel bebas lainnya. Saran bagi penelitian selanjutnya adalah memperluas populasi agar bersifat general dan menambah variabel independen yang dapat mempengaruhi variabel kepatuhan wajib pajak seperti kualitas pelayanan aparatur pajak, pengaruh sanksi, pengetahuan wajib pajak dan lain sebagainya.