Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Hubungan Spiritualitas terhadap Motivasi Belajar Mahasiswa Yudha Nata Saputra
KURIOS (Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen) Vol 6, No 1 (2020): April 2020
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Pelita Bangsa, Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30995/kur.v6i1.127

Abstract

The purpose of this study was to analyze the effect of spirituality variables on student learning motivation. The method used in this research is a quantitative approach using descriptive statistics and simple linear regression statistical tests. Data collection techniques used a Likert attitude scale with four answer choices distributed to 76 students who were respondents in this study. The results showed that the Spirituality variable obtained an average score of 21.36 which was included in the high category while the Student Learning Motivation variable obtained an average score of 14.78 which was also included in the high category. The results of data processing showed that there was an influence of Spirituality variables on Student Learning Motivation by 9.9%, meaning that changes in the Learning Motivation variable by 9.9% could be explained by changes in Spirituality variables. Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisa pengaruh variabel spiritualitas terhadap motivasi belajar mahasiswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu pendekatan kuantitatif dengan menggunakan regresi linear sederhana. Teknik pengumpulan data menggunakan skala sikap Likert dengan empat pilihan jawaban yang dibagikan kepada 76 orang mahasiswa yang menjadi responden dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel Spiritualitas memperoleh skor rata-rata sebesar 21.36 yang termasuk dalam kategori tinggi sementara variabel motivasi belajar mahasiswa memperoleh skor rata-rata sebesar 14.78 yang juga termasuk dalam kategori tinggi. Hasil pengolahan data menunjukkan ada korelasi variabel spiritualitas terhadap moti-vasi belajar mahasiswa sebesar 9.9%, artinya perubahan dalam variabel motivasi belajar sebesar 9.9% dapat dijelaskan oleh perubahan dalam variabel spiritualitas.
Penilaian Berbasis Test di Sekolah Minggu Yudha Nata Saputra
Evangelikal: Jurnal Teologi Injili dan Pembinaan Warga Jemaat Vol 4, No 2 (2020): Juli
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Simpson

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.006 KB) | DOI: 10.46445/ejti.v4i2.245

Abstract

Assessment as a component of learning in Sunday schools plays an important role as a measure of success in achieving Sunday school goals. Without an assessment, parents, the church, Sunday school teachers, children cannot know the extent of their success in learning in the Sunday school. This paper tries to highlight aspects of assessment in Sunday school, specifically to the factors related to the use of test-based assessment techniques that can be used in the learning process in Sunday school. It is expected that by examining the factors related to the use of test-based assessment techniques, Sunday school teachers can use them in Sunday school services that are conducted. The results of the study show that test-based assessment techniques used in Sunday schools need to pay attention to the competencies that are intended to be mastered by Sunday school children and the types of learning material delivered to Sunday school children. In addition to paying attention to aspects of competency and types of learning material, the selection of test-based assessment techniques in Sunday schools also needs to pay attention to aspects of the feasibility and economics. Penilaian sebagai salah satu komponen pembelajaran di Sekolah Minggu, memegang peranan yang penting sebagai alat ukur keberhasilan pencapaian tujuan Sekolah Minggu. Tanpa adanya penilaian maka orang tua, gereja, guru Sekolah Minggu, anak-anak tidak bisa mengetahui sejauhmana keberhasilan mereka menjalani proses pembelajaran di Sekolah Minggu. Tulisan ini mencoba menyoroti aspek penilaian di Sekolah Minggu, secara khusus kepada faktor-faktor yang terkait dengan penggunaan teknik penilaian berbasis test yang bisa digunakan dalam proses pembelajaran di Sekolah Minggu. Diharapkan dengan dikajinya faktor-faktor terkait pengunaan teknik penilaian berbasis test maka guru-guru Sekolah Minggu dapat menggunakannya dalam pelayanan Sekolah Minggu yang dilakukan. Hasil kajian menunjukkan bahwa teknik penilaian berbasis test yang digunakan di Sekolah Minggu perlu memerhatikan kompetensi yang hendak dikuasai oleh anak Sekolah Minggu dan jenis materi  pembelajaran yang disampaikan kepada anak Sekolah Minggu. Di samping perhatian terhadap aspek kompetensi dan jenis materi pembelajaran, pemilihan teknik penilaian berbasis test di Sekolah Minggu juga perlu memerhatikan aspek praktibilitas dan ekonomis.
Pengaruh Lingkungan Pergaulan Terhadap Perilaku Seks Remaja Yudha Nata Saputra; Yunita Limbong Sa'dan
EDULEAD: Journal of Christian Education and Leadership Vol 3, No 2 (2022): Pendidikan Agama Kristen dan Kepemimpinan - Desember 2022
Publisher : Sekolah Agama Kristen Terpadu Pesat Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47530/edulead.v3i2.117

Abstract

Unhealthy adolescent sexual behavior has a negative impact on adolescents such as contracting venereal disease, social environment is one of the factors that influence adolescent sexual behavior. The purpose of this study was to obtain information about the social environment and sexual behavior of adolescents in the Gereja Toraja Mamasa Jemaat Bukit Batu, Makassar. The research method used is an explanatory survey. The results showed that the opinion of the respondent on a good social environment, meaning that it was in accordance with the respondent's expectations and the respondent's opinion on good sex behavior and quite good if it did not meet the respondent's expectations. The test results show that there is a strong relationship between social environment variables and adolescent sex at the Gereja Toraja Mamasa Jemaat Bukit Batu, Makassar.AbstrakPerilaku seks remaja yang tidak sehat telah berdampak buruk bagi remaja seperti tertularnya dari penyakit kelamin, lingkungan pergaulan merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi perilaku seks remaja.  Tujuan penelitian ini yaitu untuk memperoleh informasi tentang lingkungan pergaulan dan perilaku seks remaja di Gereja Toraja Mamasa Jemaat Bukit Batu Makassar. Metode penelitian yang digunakan adalah explanatory survey. Hasil penelitian menunjukkan pendapat responden terhadap lingkungan pergaulan mayoritas baik artinya sudah sesuai harapan responden sedangkan pendapat responden terhadap perilaku seks mayoritas baik dan cukup baik artinya belum sepenuhnya memenuhi harapan responden. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang kuat antara variabel lingkungan pergaulan terhadap perilaku seks remaja di Gereja Toraja Mamasa Jemaat Bukit Batu Makassar. 
Metode Pembelajaran Pendidikan Agama Kristen: Pendekatan Literatur Review Yudha Nata Saputra
Andragogi: Jurnal Diklat Teknis Pendidikan dan Keagamaan Vol 10 No 2 (2022): Andragogi: Jurnal Diklat Teknis Pendidikan dan Keagamaan
Publisher : Pusdiklat Tenaga Teknis Pendidikan dan Keagamaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36052/andragogi.v10i2.293

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan metode pembelajaran yang digunakan guru di sekolah dalam menyampaikan materi pembelajaran Pendidikan Agama Kristen. Mendeskripsikan dampak penggunaan metode pembelajaran yang digunakan oleh guru di sekolah dalam menyampaikan materi pembelajaran Pendidikan Agama Kristen bagi siswa. Karena penelitian ini bertujuan untuk melakukan identifikasi, evaluasi dan intrepretasi terhadap semua hasil penelitian yang terkait dengan metode pembelajaran Pendidikan Agama Kristen maka digunakan metode systematic literature review. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahwa metode pembelajaran yang digunakan oleh guru dalam menyampaikan materi pembelajaran yaitu metode pemberian tugas, metode diskusi kelompok, metode pembelajaran secara langsung, metode tanya jawab, dan metode belajar kelompok. Dampak penggunaan metode pembelajaran oleh guru dalam menyampaikan mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen kepada siswa adalah dalam bentuk peningkatan motivasi dan hasil belajar siswa. Mayoritas metode pembelajaran yang digunakan oleh guru dalam menyampaikan materi pelajaran Pendidikan Agama Kristen kepada siswa dapat meningkatkan hasil belajar siswa, tetapi metode pembelajaran secara langsung tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar siswa dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen.
Self-directed learning readiness mahasiswa di masa pandemi Covid-19 Saputra, Yudha Nata
KURIOS (Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen) Vol 7, No 1: April 2021
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Pelita Bangsa, Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30995/kur.v7i1.183

Abstract

In order to prevent transmission of Covid-19, the government and universities agreed to temporarily stop face-to-face lectures and replace them with distance learning in the form of online lectures. Even so, the implementation of distance learning in the form of online lectures has different characteristics from face-to-face lectures, because the role of students in online learning is far greater than the role of students in face-to-face lectures so that they require self-directed learning readiness from students so that distance learning is done can be effective. Therefore, it is necessary to conduct research on students' self-directed learning readiness in attending online lectures during the Covid-19 pandemic. The research method used in this study is a survey, a survey conducted on 78 students. The results showed that students 'self-directed learning readiness was still at a moderate stage, so it was necessary to make an effort to identify students' self-directed learning needs and to arrange a more complete online learning schedule. Abstrak Dalam rangka mencegah penularan Covid-19, pemerintah dan perguruan tinggi sepakat untuk menghentikan sementara waktu perkuliahan tatap muka dan menggantinya dengan pendidikan jarak jauh dalam bentuk perkuliahan daring. Meskipun demikian, pelaksanaan pendidikan jarak jauh dalam bentuk perkuliahan daring ini, memiliki karakteristik yang berbeda dengan perkuliahan tatap muka, karena peran mahasiswa dalam pembelajaran daring jauh lebih besar dibandingkan peran mahasiswa dalam perkuliahan tatap muka sehingga memerlukan self-directed learning readiness dari maha-siswa agar pendidikan jarak jauh yang dilakukan dapat efektif. Oleh karena itu, perlu dilakukan penelitian terhadap self-directed learning readiness mahasiswa dalam mengikuti perkuliahan daring di masa pandemi Covid-19 ini. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu survey yang dilakukan kepada 78 orang mahasiswa Sekolah Tinggi Teologi Cipanas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa self-directed learning readiness mahasiswa masih berada pada tahap sedang, sehingga perlu dilakukan usaha untuk mengindentifikasi kebutuhan belajar mandiri mahasiswa dan menyusun jadwal pembelajaran daring yang lebih lengkap.
Manajemen Kinerja Sumber Daya Manusia Gereja dalam Meningkatkan Efektivitas Pelayanan Yudha Nata Saputra; Johnson Alvonco Hutauruk
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 9 (2025): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v4i9.2799

Abstract

Manajemen kinerja Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan aspek penting dalam organisasi, termasuk di gereja, untuk memastikan semua SDM gereja yaitu karyawan dan sukarelawan dalam pelayanan berjalan efektif sehingga visi, misi dan tujuan gereja dapat tercapai. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor sukses yang mempengaruhi manajemen kinerja SDM dalam gereja yang dapat meningkatkan efektivitas pelayanan gereja. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen kinerja SDM melalui proses perencanaan, pengorganisasian, pengukuran dan evaluasi kinerja, dan pemberian umpan balik dan pengembangan SDM Gereja berperan signifikan dalam meningkatkan kinerja SDM gereja. Rekomendasi utama adalah memperkuat manajemen kinerja SDM Gereja yang terstruktur, memperbaiki evaluasi kinerja dan umpan balik berupa tindaklanjut dalam pengembangan SDM