Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

Application for Local Coconut Quality Classification Using the MobileNetV2 Convolutional Neural Network (CNN) Algorithm Ferdiansyah; Muh Rasyid Ridha; Dwi Yuli Prasetyo
JUSTINDO (Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi Indonesia) Vol. 11 No. 2 (2026): JUSTINDO
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/justindo.v11i2.5773

Abstract

Quality classification of local fibrous coconuts is still largely performed manually, a process that requires precision and significant time, while also potentially leading to inconsistencies in quality assessment. This study aims to develop an Android-based quality classification application for local fibrous coconuts using the Convolutional Neural Network (CNN) algorithm with the MobileNetV2 architecture. The research involved several stages: dataset collection (coconut images), preprocessing, data augmentation, model training, model testing, and implementation of the model into an Android application using TensorFlow Lite. The model was developed to classify coconut quality into three categories: immature, mature, and reject. The results demonstrate that the MobileNetV2 model effectively learned the visual characteristics of local fibrous coconuts, yielding optimal classification performance based on evaluations using accuracy, loss, precision, recall, F1-score, and a confusion matrix. The developed model was successfully implemented in an Android application, enabling automated classification using images captured via the device's camera or selected from its gallery. The findings indicate that the developed application offers a practical and efficient solution for the rapid and consistent quality identification of local fibrous coconuts. According to the research provided, the dataset consisted of 3,000 images of local fibrous coconuts, comprising 1,000 images each for the immature (semi-ripe), mature (ripe), and reject (damaged) classes. The dataset was split into 70% training data (2,100 images), 15% validation data (450 images), and 15% testing data (450 images). Following the training process using the CNN algorithm with the MobileNetV2 architecture, the model achieved a test accuracy of 96% and a test loss of 0.1098, demonstrating excellent classification performance in distinguishing between the three coconut quality classes.
Pakan Ayam Otomatis Menggunakan Sistem Internet Of Things Mhd. Afriyandi; Dwi Yuli Prasetyo; Ilyas Ilyas
CHAIN: Journal of Computer Technology, Computer Engineering, and Informatics Vol. 4 No. 4 (2026): Volume 4 Number 4 October 2026
Publisher : PT. Tech Cart Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58602/chain.v4i4.334

Abstract

Pemberian pakan ayam secara manual masih banyak diterapkan pada peternakan skala kecil dan menengah sehingga berpotensi menyebabkan keterlambatan pemberian pakan, ketidaktepatan jadwal, serta meningkatkan ketergantungan terhadap tenaga kerja. Penelitian ini bertujuan merancang dan mengimplementasikan sistem pemberian pakan ayam otomatis berbasis Internet of Things (IoT) yang mampu memberikan pakan secara terjadwal serta dapat dipantau dan dikendalikan dari jarak jauh melalui aplikasi Telegram. Metode penelitian yang digunakan adalah System Development Life Cycle (SDLC) dengan model Waterfall yang meliputi tahapan perencanaan, analisis, perancangan, implementasi, pengujian, dan pemeliharaan. Sistem dibangun menggunakan NodeMCU ESP8266 sebagai pengendali utama, RTC DS3231 sebagai pengatur jadwal, motor servo MG995 sebagai penggerak katup pakan, sensor ultrasonik untuk mendeteksi sisa pakan, serta LCD 16×2 sebagai media informasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem mampu memberikan pakan secara otomatis sesuai jadwal yang telah ditentukan dengan takaran 400 Gram lebih setiap pemberian dan kapasitas penyimpanan pakan 1,5 kg. Sistem juga berhasil menampilkan informasi pada LCD, mengirimkan notifikasi melalui Telegram, serta mendeteksi kondisi stok pakan menggunakan sensor ultrasonik. Selain itu, penggunaan aki sebagai sumber daya cadangan memungkinkan sistem tetap beroperasi ketika terjadi pemadaman listrik. Dengan demikian, sistem yang dikembangkan dapat meningkatkan efisiensi proses pemberian pakan, memudahkan monitoring, serta menjadi solusi yang praktis dan ekonomis bagi peternak ayam.
IMPLEMENTASI DAN PELATIHAN SISTEM INFORMASI PENJUALAN PLATFORM E-COMMERCE 86 STREET MENGGUNAKAN METODE RAPID APLICATION DEVELOPMENT(RAD) Dwi Yuli Prasetyo; Sesi April Yeni; Achmad Isya Alfassa; Rosliana
ABDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 7 (2025): Desember 2025
Publisher : PT. ZIVANA CENDEKIAWAN BANGSA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian ini menyoroti transformasi signifikan yang dialami oleh platform 86 Street melalui inovasi terbaru dengan penerapan sistem pemesanan produk berbasis platform online. Sebelumnya, 86 Street mengandalkan metode konvensional, namun kini telah mengalami pergeseran paradigmatik yang memungkinkan pelanggan melakukan pemesanan secara digital dengan lebih mudah, cepat, dan efisien. Inovasi ini menjadi jawaban terhadap kebutuhan konsumen akan layanan yang modern dan responsif di era digital, serta memberikan keunggulan kompetitif bagi 86 Street di tengah kompetisi pasar yang semakin ketat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan platform online untuk pemesanan produk secara efektif meningkatkan layanan pelanggan, mengurangi waktu operasional, dan membuka peluang pertumbuhan bisnis yang lebih luas. Transformasi ini membuktikan bahwa inovasi digital sangat penting dalam memperkuat posisi dan relevansi 86 Street dalam lanskap bisnis modern.
SISTEM PAKAR DIAGNOSA PENYAKIT KEPITING BAKAU MENGGUNAKAN METODE FORWARD CHAINING BERBASIS WEB Yuswandi; Dwi Yuli Prasetyo; Ilyas
JURNAL PERANGKAT LUNAK Vol 1 No 2 (2019): Jurnal Perangkat Lunak
Publisher : Indragiri Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/jupel.v1i2.772

Abstract

Sistem pakar merupakan cabang dari kecerdasan buatan dan juga merupakan bidang ilmu komputer yang muncul seiring perkembangan ilmu komputer saat ini. Sistem ini bekerja untuk mengadopsi pengentahuan manusia ke komputer yang menggabungkan dasar pengetahuan (knowledge base) dengan sistem inferensi untuk mengantikan fungsi seorang pakar dalam menyelesaikan suatu masalah. Kepiting bakau (Scylla serrata) yang dikenal juga kepiting lumpur banyak juga dijumpai diperairan Indonesia, terutama perairan payau yang banyak ditumbuhi oleh tanaman bakau.Untuk itu perlu adanya usaha budidaya bagi jenis crustacea yang memiliki nilai ekonomis tinggi. Namun disisi lain kurangnya pengetahuan masyarakat dalam membudidayakan kepiting bakau dan bagaimana cara mengatasi penyakit pada kepiting bakau menjadi masalah yang sangat serius bagi pembudidaya dan penampung kepiting bakau. Untuk mangatasi masalah tersebut, maka dirancang suatu sistem pakar diagnosa penyakit pada kepiting bakau dimana sistem ini dapat mendiagnosa penyakit kepiting dengan meniru cara kerja pakar atau ahli sehingga system pakar ini dapat memberikan solusi kepada masyaakat tentang penanganan penyakit kepiting bakau. Dengan mengaplikasi metode Forward Chaining dan berbasis Web.
SISTEM PAKAR DIAGNOSA PENYAKIT KEPITING MENGGUNAKAN METODE FORWARD CHAINING Yuswandi; Dwi Yuli Prasetyo
JURNAL PERANGKAT LUNAK Vol 1 No 1 (2019): Jurnal Perangkat Lunak
Publisher : Indragiri Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/jupel.v1i1.781

Abstract

Sistem pakar merupakan cabang dari kecerdasan buatan dan juga merupakan bidang ilmu komputer yang muncul seiring perkembangan ilmu komputer saat ini. Sistem ini bekerja untuk mengadopsi pengentahuan manusia ke komputer yang menggabungkan dasar pengetahuan (knowledge base) dengan sistem inferensi untuk mengantikan fungsi seorang pakar dalam menyelesaikan suatu masalah. Kepiting bakau (Scylla serrata) yang dikenal juga kepiting lumpur banyak juga dijumpai diperairan Indonesia, terutama perairan payau yang banyak ditumbuhi oleh tanaman bakau.Untuk itu perlu adanya usaha budidaya bagi jenis crustacea yang memiliki nilai ekonomis tinggi. Namun disisi lain kurangnya pengetahuan masyarakat dalam membudidayakan kepiting bakau dan bagaimana cara mengatasi penyakit pada kepiting bakau menjadi masalah yang sangat serius bagi pembudidaya dan penampung kepiting bakau. Untuk mangatasi masalah tersebut, maka dirancang suatu sistem pakar diagnosa penyakit pada kepiting bakau dimana sistem ini dapat mendiagnosa penyakit kepiting dengan meniru cara kerja pakar atau ahli sehingga system pakar ini dapat memberikan solusi kepada masyaakat tentang penanganan penyakit kepiting bakau. Dengan mengaplikasi metode Forward Chaining dan berbasis Web.
Analysis and Design of Online Sales Informationsystems (e-Commerce) At Seventeen tembilahan Using Descriptive Analysis: Analysis and Design of Online Sales Informationsystems (e-Commerce) At Seventeen tembilahan Using Descriptive Analysis Dwi Yuli Prasetyo; Asniati Bindas
JURNAL PERANGKAT LUNAK Vol 5 No 3 (2023): Jurnal Perangkat Lunak
Publisher : Indragiri Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/jupel.v5i3.2812

Abstract

In this ever-evolving age, all needs can be met quickly and easily thanks to technology. For example, in the past if we wanted to buy an item or product, such as clothes, we had to come directly to the seller or shops that were open. We no longer need to be complicated by the existence of increasingly sophisticated and modern technology today because now there are shops that offer the goods we need via the internet, namely through e-Commerce or also known as online stores. The author wants to create an online sales information system that can sell daily necessities quickly and efficiently because Toko Seventeen Tembilahan is a shoe shop, clothes, pants and so on that sells goods but still uses a manual system. The design of this application will be made using descriptive analysis and the system will be made in stages, starting from analysis, system design, system creation, implementation, and maintenance. The purpose of this application is to help the community by no longer needing to visit the location directly to buy the goods or products they want and to help Toko Seventeen sell and promote their goods or products quickly without space and time limits. Keywords: website, seventeen, e-commerce, tembilahan
IMPLEMENTATION OF E-COMMERCE WEBSITE AT JATI COFFEE SHOP IN TEMBILAHAN: IMPLEMENTATION OF E-COMMERCE WEBSITE AT JATI COFFEE SHOP IN TEMBILAHAN Dwi Yuli Prasetyo; Fitri Yunita; Muh. Rasyid Ridha; Usman Usman; Syafrizal Thaher; Muhammad
JURNAL PERANGKAT LUNAK Vol 7 No 2 (2025): Jurnal Perangkat Lunak
Publisher : Indragiri Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/jupel.v7i2.4158

Abstract

Industri kedai kopi telah berkembang cukup pesat. Kebiasaan bersosialisasi mendorong industri kedai kopi untuk meningkatkan layanan demi kepuasan pelanggan. Kualitas layanan, produk, dan pengalaman pemasaran secara signifikan mempengaruhi kepuasan pelanggan. Inovasi menjadi faktor penting dalam lingkungan yang kompetitif dan menawarkan manfaat potensial dalam menghasilkan konsep baru, mengembangkan prosedur baru, meluncurkan produk baru, dan meningkatkan kondisi bisnis yang ada. Manfaat-manfaat ini dapat mengarah pada peningkatan produktivitas, efisiensi, penjualan, dan tenaga kerja. Meskipun demikian, inovasi dapat menimbulkan risiko bagi bisnis, sehingga manajemen inovasi yang efisien sangat penting untuk mengurangi risiko ini. Manajemen inovasi memerlukan pemantauan yang berkelanjutan terhadap upaya dan proses inovasi, sambil memastikan pelaksanaannya yang efektif. Studi ini akan mengeksplorasi bagaimana manajemen inovasi dapat diimplementasikan dalam kerangka kerja perusahaan, dengan menggunakan teori dan contoh-contoh dari literatur saat ini. Pembahasan meliputi kerangka kerja audit inovasi, pengaruh inovasi terhadap strategi manajemen sumber daya manusia, pendekatan inovasi terbuka, pengukuran manajemen inovasi, dan studi kasus dalam inisiatif produk dan sistem yang rumit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inovasi terbuka dan sistem manajemen terintegrasi adalah dua jenis inovasi organisasi yang sangat meningkatkan keberhasilan, dan industri tempat perusahaan beroperasi dapat mempengaruhi kecenderungan inovasinya.
DIGITALISASI PENJUALAN UMKM MELALUI PENGEMBANGAN E-COMMERCE BERBASIS WATERFALL: IMPLEMENTASI HNI VINRIN Uya Asy Syuura Anandri; Dwi Yuli Prasetyo; Muhammad Risky; Yesica Elma Sudiarti
JURNAL PERANGKAT LUNAK Vol 8 No 1 (2026): Jurnal Perangkat Lunak
Publisher : Indragiri Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/jupel.v8i1.4842

Abstract

Penelitian ini memaparkan proses pengembangan dan implementasi platform e-commerce untuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) produk herbal Halal Network International atau HNI VinRin yang dilakukan oleh peneliti pada Kabupaten Indragiri Hilir. Metodologi pengembangan mengikuti Software Development Life Cycle (SDLC) dengan model Waterfall, didukung framework analisis Performance, Information, Economy, Control, Efficiency, dan Service (PIECES) dan pemodelan berorientasi objek menggunakan Unified Modeling Language (UML). Tahapan meliputi perancangan kebutuhan, desain sistem, implementasi, pengujian (black-box dan white-box), serta evaluasi kegunaan (usability). Pengujian fungsional dan evaluasi pengguna menunjukkan peningkatan efisiensi operasional. Termasuk percepatan proses transaksi, peningkatan akurasi data inventori, serta kemudahan pembuatan laporan otomatis. Hasil implementasi juga memperlihatkan bahwa integrasi Content Management System (CMS) memungkinkan pengelolaan produk yang lebih responsif oleh admin dan mempermudah pengalaman pembeli. Rekomendasi yang diusulkan adalah pelatihan pengelolaan konten, integrasi metode pembayaran digital, dan peningkatan koordinasi logistik untuk mempertahankan dan memperluas dampak positif platform. Temuan ini berguna bagi praktisi pengembangan sistem dan pembuat kebijakan yang ingin mendorong digitalisasi UMKM.
EVALUASI SISTEM APLIKASI IDENTITAS KEPENDUDUKAN DIGITAL (IKD) DALAM MENINGKATKAN EFISIENSI ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN DI DISDUKCAPIL INHIL Eko Saputra; Muhammad Jibril; Dwi Yuli Prasetyo
JURNAL PERANGKAT LUNAK Vol 8 No 2 (2026): Jurnal Perangkat Lunak
Publisher : Indragiri Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/jupel.v8i2.5083

Abstract

Penerapan aplikasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) merupakan salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas dan efisiensi pelayanan administrasi kependudukan. Namun, dalam penggunaannya masih diperlukan evaluasi untuk mengetahui kinerja sistem yang telah diterapkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi sistem aplikasi IKD dalam meningkatkan efisiensi administrasi kependudukan pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Indragiri Hilir. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan pendekatan PIECES yang terdiri dari dimensi Information, Economy, Control, Efficiency, dan Service sebagai variabel independen serta Performance sebagai variabel dependen. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada pengguna aplikasi IKD. Hasil penelitian diharapkan dapat menunjukkan tingkat kinerja aplikasi IKD serta pengaruh masing-masing dimensi PIECES terhadap performa sistem. Penelitian ini dapat menjadi bahan evaluasi dan pertimbangan bagi Disdukcapil Kabupaten Indragiri Hilir dalam meningkatkan kualitas layanan administrasi kependudukan berbasis digital.