Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

FORECASTING PERMINTAAN POMPA AIR DANGKAL SHIMIZU MENGGUNAKAN METODE TIME SERIES Pajri Al Zukri; Syndi Nurina Widyaningrum; Qurrotul Aini
Sistemasi: Jurnal Sistem Informasi Vol 9, No 2 (2020): Sistemasi: Jurnal Sistem Informasi
Publisher : Program Studi Sistem Informasi Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (830.85 KB) | DOI: 10.32520/stmsi.v9i2.694

Abstract

Jumlah produksi pompa air sumur dangkal PS 128 bit menunjukkan ketidakseimbangan dengan jumlah permintaan, hal itu menunjukkan bahwa jumlah produk yang di produksi lebih banyak daripada jumlah permintaan pelanggan, sehingga menyebabkan biaya gudang yang tinggi. Dengan adanya permasalahan tersebut peramalan dapat menjadi solusi untuk mengatasi kelebihan produk di gudang dan dapat membantu perusahaan dalam menentukan jumlah produk yang seharusnya diproduksi. PT Tirta Intimizu Nusantara merupakan divisi dari Miyako Group, adalah salah satu perusahaan yang sukses bergerak di bidang  industri rumah tangga dengan memproduksi mesin pompa air listrik dengan merek Shimizu. Pada penelitian ini akan dilakukan peramalam permintaan pada produk pompa air dangkal PS 128 bit dengan menerapkan metode peramalan time series yaitu Moving Average dan Exponential Smoothing. Penggunaan kedua metode peramalan tersebut untuk membandingkan metode peramalan yang lebih akurat dan mengetahui metode yang dapat digunakan perusahaan pada periode selanjutnya dengan menggunakan Software POM QM for Windows. Berdasarkan hasil penghitungan, menggunakan Software POM QM for Windows  bahwa metode yang paling sesuai digunakan dalam menganalisis data dengan memiliki tingkat kesalahan yang paling kecil adalah metode Exponential Smoothing dengan α= 0,1, yang memiliki nilai MAD sebesar 6421.412 dan nilai MSE sebesar 59414.050, Sehingga dapat disimpulkan bahwa metode Exponential Smoothing dengan α= 0,1 merupakan metode yang efektif digunakan untuk meramalkan jumlah permintaan pompa air dangkal periode (bulan) berikutnya. Hasil peramalan jumlah permintaan pompa air dangkal pada bulan Desember 2019 dengan menggunakan metode Exponential Smoothing dengan α= 0,1 adalah 44323.39. Sehingga, peneliti merekomendasikan pada tahun selanjutnya PT Tirta Intimizu Nusantara dapat menggunakan Metode Exponential Smoothing dengan α= 0,1 untuk melakukan peramalan permintaan.
STANDAR KELENGKAPAN FITUR E-LEARNING SUPPLY CHAIN MANAGEMENT PADA PRODUK BACKLOG MENGGUNAKAN METODOLOGI SCRUM Pajri Al Zukri; Ellin Asynari; Nurbo Jatmiko
Sistemasi: Jurnal Sistem Informasi Vol 9, No 3 (2020): Sistemasi: Jurnal Sistem Informasi
Publisher : Program Studi Sistem Informasi Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1373.993 KB) | DOI: 10.32520/stmsi.v9i3.738

Abstract

ABSTRACTThe development of E-Learning features is a concern among developers. Making E-Learning features that meet the standards and in accordance with the needs of students and lecturers is one of the requirements in its application. The effectiveness of learning that is expected to be effective using E-Learning is still difficult to achieve due to various factors, one of which is lack of features in the system. Supply Chain Management (SCM) is a supply chain learning that has several series of activities, so it is important to ensure all chapters in SCM are mastered by students on time. We will compare several features of the 3 Learning Management System (LMS) applications. Among them are SEVIMA EdLink, Coursera, and Blackboard CourseSites. The results of this study will produce a standard set of features specific to SCM E-Learning to support learning effectiveness. The standard setting for features completeness will use the SCRUM framework in the product backlog. The results of the analysis are Prototype using Website-based MOODLE Tools.Keywords : E-learning, MOODLE , LSM, SCM, SCRUMABSTRAKPengembangan fitur E-Learning menjadi salah satu perhatian di kalangan pengembang. Pembuatan fitur E-Learning yang memenuhi standar dan sesuai dengan kebutuhan mahasiswa maupun dosen menjadi salah satu syarat dalam penerapannya. Efektifitas dari pembelajaran yang diharapkan efektif menggunakan E-Learning saat ini masih sulit dicapai karna berbagai faktor, salah satunya kurang lengkapnya fitur dalam sistem. Supply Chain Management (SCM) merupakan pembelajaran supply chain yang memiliki beberapa rangkaian kegiatan, maka dari itu penting memastikan semua bab dalam SCM di kuasai mahasiswa tepat waktu. Kami akan membandingkan beberapa fitur dari 3 aplikasi Learning Manajemen System (LMS). Diantaranya adalah SEVIMA EdLink, Coursera, dan Blackboard CourseSites. Hasil dari penelitian ini akan menghasilkan sebuah standar kelengkapan fitur yang dikhususkan pada E-Learning SCM untuk menunjang efektifitas pembelajaran. Penentuan standar kelengkapan fitur akan menggunakan framework SCRUM pada backlog product. Hasil analisa berupa Prototype menggunakan Tools MOODLE berbasis Website.Kata Kunci: E-learning, MOODLE, LSM, SCM, SCRUM