Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Edukasi Penerapan Teknologi Informasi dalam Tugas Inspektorat di Kota Lubuklinggau Arie Yandi Saputra; Yogi Primadasa; Hengki Juliansa; Rakhmad Kuswandhie
Majalah Ilmiah UPI YPTK Vol. 29 (2022) No. 2
Publisher : Universitas Putra Indonesia YPTK Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35134/jmi.v29i2.125

Abstract

Inspektorat Kota Lubuklinggau merupakan salah satu unsur Aparat Pengawasan Interen Pemerintah di daerah dimana merupakan salah satu inspektorat yang telah meraih level 3 pada Kapabilitas Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) pada tahun 2019 dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).  Predikat level 3 Kapabilitas APIP yang  diperoleh  Inspektorat  Kota Lubuklinggau ini merupakan sebuah capaian yang prestisius, dimana hanya terdapat 4 (empat) Inspektorat Kabupaten/Kota di Provinsi Sumatera Selatan yang mendapatkannya. Kapabilitas APIP Level 3 berarti APIP diharapkan berperan sebagai penjamin  mutu, mengawal pencapaian tujuan strategis daerah dan sebagai consulting yang dapat memberikan nilai tambah  bagi  Pemerintah  Daerah. Untuk dapat meningkatkan kinerja yang telah diraih oleh Inspektorat Kota Lubuklinggau maka pemanfaatan teknologi informasi menjadi sebuah keniscayaan untuk terapkan karena teknologi informasi dapat memberikan nilai tambah bagi fungsi pengawasan internal, terutama dalam mencapai   efektivitas   dan   efisiensi audit, dan   secara   tidak   langsung   akan meningkatkan produktivitas audit yang memberikan dampak besar bagi perekonomian. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat yang kali ini dilakukan merupakan bentuk nyata dalam rangka transfer pengetahuan untuk mengimplementasikan sistem informasi yang kami sebut dengan istilah SIMPEL (Sistem Informasi Pemantauan Tindak Lanjut) kedalam sistem kerja pengawasan internal daerah guna mengatasi permasalahan yang dihadapi oleh oleh inpektorat kota lubuklinggau yaitu untuk memberikan kemudahan dalam rangka menjalankan fungsi pengawasan khususnya pada fungsi evaluasi dan pelaporan
Implementasi Metode TOPSIS Untuk Menentukan Dosen Terbaik (Studi Kasus : STMIK Bina Nusantara Jaya Lubuklinggau) Yayang Eluis Bali Mawartika; Arie Yandi Saputra
Jurnal Ilmiah Binary STMIK Bina Nusantara Jaya Vol 6 No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Binary STMIK Bina Nusantara Jaya
Publisher : STMIK Bina Nusantara Jaya Lubuk Linggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52303/jb.v6i1.138

Abstract

STMIK Bina Nusantara Jaya Lubuklinggau is one of the universities in Lubuklinggau which was founded in 2007. Currently there are 20 permanent lecturers. At the higher education level, lecturers are professional staff who are appointed through statutory regulations. As teaching staff, lecturers have an obligation to provide knowledge to students in higher education. As an effort to support the teaching and learning process on campus, selection of the best lecturers is often held directly by students. However, the process of selecting the best lecturer still has shortcomings, namely that students only choose their favorite lecturer without looking at the teaching and learning process provided by the lecturer. Therefore, this research will implement decision support methods to help make more accurate decisions in determining the best lecturer. The method implemented in the decision support system for determining the best lecturers is the TOPSIS method. There are 6 criteria used to determine the best lecturers, namely length of service, achievements, semester learning plans, teaching materials, learning media, and lecturer presence. Based on the calculation results of the implementation of the TOPSIS method on 5 lecturers who have been certified, Robi Yanto is the best lecturer with the highest score, namely 0,86.
Valid and practical integrated monitoring instrument of tahfidz qur'an Efan, Efan; Saputra, Arie Yandi; Syahri, Riduan; Zulkipli, Zulkipli
Journal of Soft Computing Exploration Vol. 5 No. 4 (2024): December 2024
Publisher : SHM Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52465/joscex.v5i4.496

Abstract

In implementing tahfidz qur'an learning in Islamic boarding schools, students must face many activities, and they are usually given up to five times a day. Almost all of these activities must be recorded by the teacher in a logbook so that there is the potential for slow and invalid reporting. This study aims to create an integrated monitoring instrument of tahfidz qur'an and reveal its validity and practical values. This study was conducted using a research and development (R&D) approach. The instrument was created by combining the Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation (ADDIE) development procedure and the Rapid Application Development (RAD) development procedure. Furthermore, the application of the Object-Oriented Programming (OOP) paradigm into the application creation process aims to produce a monitoring instrument that is integrated into various types of devices and can provide data and information on the student's achievement of tahfidz qur'an learning to all interested parties. The results of the validity test revealed an Aiken's V value of 0.81 so it was worthy of being tested at the implementation stage. The implementation resulted in a practicality value of 80.65% from teachers, 79.84 from parents of students, and 78.28% from the management of the boarding school. Overall, both teachers, parents of students, and management stated that this integrated monitoring instrument of tahfidz qur'an was practical during use.
Sistem Pendukung Keputusan Seleksi Penerima Bantuan Rehabilitasi Rumah Saputra, Arie Yandi
SISKOMTI: Jurnal Sistem Informasi Komputer dan Teknologi Informasi Vol. 1 No. 1 (2019): Februari 2019
Publisher : Universitas Lembah Dempo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54342/kkrx1t77

Abstract

Berdasarkan peraturan menteri sosial Republik Indonesia nomor 20 tahun 2017 melakukan program berupa pemberian bantuan rehab rumah bagi masyarakat miskin. Namun dalam penentuan calon penerima bantuan masih dilakukan secara subjektif seperti berdasarkan pada hubungan saudara atau kedekatan warga dengan petugas atau hal lainnya menyebabkan kecendrungan bantuan akan kurang tepat sasaran, Selain itu proses perhitungannya juga dilakukan dengan cara manual, dimana data calon penerima yang diusulkan hanya dilakukan centrang berdasarkan pada kriteria miskin, hal ini tentunya akan mengakibatkan kesulitan bagi petugas dalam menyeleksi penerima bantuan yang betul-betul layak menerima. Untuk itu, maka diperlukan sebuah sistem pendukung keputusan (SPK) kelayakan calon penerima bantuan rehab rumah untuk membantu mempermudah menentukan kelayakan calon penerima bantuan dengan cepat dan tepat dan melakukan penilaian secara objektif. Berdasarkan uraian permasalahan diatas, maka kegiatan penelitian ini dimaksudkan untuk membangun sebuah aplikasi Sistem Pendukung keputusan guna mendapatkan hasil berupa rangking penerima bantuan rehabilitasi rumah. Dimana mengingat setiap calon penerima bantuan mempunyai nilai yang berbeda-beda terhadap aspek yang diinginkan berdasarkan peraturan pemerintah yang ada.
PENGUATAN LITERASI DIGITAL MELALUI IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI PENERIMAAN MURID BARU DI KABUPATEN MUSI RAWAS Saputra, Arie; Efan, Efan
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 01 (2025): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Alihsanpublisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital pihak sekolah dasar dan menengah di Kabupaten Musi Rawas dalam mengoperasikan sistem informasi Penerimaan Murid Baru (PMB) berbasis web. Sistem ini merupakan hasil pengembangan sebelumnya yang telah disesuaikan peraturan pemerintah dengan kebutuhan lokal sekolah. Permasalahan utama yang dihadapi adalah rendahnya literasi digital tenaga kependidikan, yang menyebabkan pemanfaatan sistem belum berjalan optimal. Metodologi kegiatan mencakup beberapa tahapan, yaitu sosialisasi sistem, pelatihan teknis, pendampingan implementasi di lapangan, serta evaluasi berbasis pre-test dan post-test. Selain itu, pendekatan mixed-method diterapkan untuk memperoleh gambaran utuh mengenai perubahan kompetensi peserta, melalui instrumen kuantitatif (kuesioner dan uji literasi digital) dan data kualitatif (diskusi dan observasi partisipatif). Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam literasi digital peserta, dengan rata-rata skor pre-test sebesar 58,4 meningkat menjadi 84,1 pada post-test, serta penurunan standar deviasi dari 9,1 menjadi 7,8 yang mencerminkan pemerataan kemampuan. Peningkatan ini mencakup aspek pengetahuan dasar digital, keterampilan operasional sistem, dan sikap positif terhadap teknologi. Dengan demikian, kegiatan ini berhasil memperkuat kesiapan digital sekolah dalam mendukung tata kelola penerimaan murid baru yang lebih efisien, transparan, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi informasi.
Pelatihan Pembuatan Sistem Presensi Untuk Meningkatkan Kemampuan Siswa SMK Dalam Menghadapi UKK Primadasa, Yogi; Saputra, Arie Yandi; Kuswandhie, Rakhmad; Hamidani, Syafi'ul; Juliansa, Hengki
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 2 No. 4 (2023): November
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/js.v2i4.170

Abstract

Pelatihan peningkatan skill siswa pada pembuatan sistem presensi ini dilakukan untuk siswa sekolah kejuruan menghadapi ujian kompentesi keahlian. Kegiatan PKM ini di dukung dengan mengutarakan materi-materi pendukung dan membuat contoh kasus langsung sistem presensi sesuai dengan kebutuhan yang ada. Tujuan dalam kegiatan PKM ini adalah sebagai bentuk untuk menunjang atau mengasah kembali kemampuan ataupun keahlian siswa-siswi SMK Tugumulyo dalam meningkatkan skill mereka dalam mengoperasikan pengkodingan menggunakan bahasa pemograman PHP serta di dukung dengan database MySQL. Dengan berjalannya kegiatan ini, maka dapat di evaluasikan selama pelaksanaan dilakukannya kegiatan ini, bahwasanya mampu memberikan sebuah dorongan moril maupun manfaat yang sangat besar dan tepat sasaran bagi siswa-siswi SMK Tugumulyo untuk menghadapi Ujian Komptensi Keahlian. Program ini merupakan suatu bentuk yang sangat efektif untuk memberikan wawasan tambahan dibidang teknologi informasi diluat proses pembelajaran yang sudah diterima pada duduk di sekolah.
Transformasi Digital Pengawasan Internal Pemerintah melalui Implementasi SIGAP di Inspektorat Kota Lubuklinggau Primadasa, Yogi; Saputra, Arie Yandi; Ahmadi, Ahmadi; Mawartika, Yayang Eluis Bali; Hamidani, Syafi'ul; Hamidani, Syafiul
Jurnal Pengabdian Masyarakat Berdampak Vol. 1 No. 3 (2025): September 2025
Publisher : Raskha Media Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64803/jupemba.v1i3.55

Abstract

Kegiatan pengawasan internal di Inspektorat Kota Lubuklinggau masih menghadapi kendala dalam hal efisiensi, akurasi data, dan keterlambatan pelaporan akibat proses manual. Pengabdian ini bertujuan untuk mendukung transformasi digital melalui penerapan Sistem Informasi Gerakan Audit Pemantauan (SIGAP) sebagai solusi pengawasan berbasis teknologi informasi. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan, dan workshop praktikum yang diikuti oleh 25 aparatur Inspektorat sebagai mitra kegiatan. Evaluasi dilakukan melalui observasi kinerja, kuesioner kepuasan pengguna, dan analisis efektivitas sistem. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan hardskill penggunaan aplikasi sebesar 85%, peningkatan efisiensi waktu pelaporan audit hingga 40%, serta peningkatan kepuasan pengguna mencapai 87%. Penerapan SIGAP terbukti mampu meningkatkan efektivitas dan transparansi pengawasan internal serta memperkuat kapasitas aparatur pemerintah dalam menghadapi era digitalisasi tata kelola pemerintahan.