Kegiatan pengawasan internal di Inspektorat Kota Lubuklinggau masih menghadapi kendala dalam hal efisiensi, akurasi data, dan keterlambatan pelaporan akibat proses manual. Pengabdian ini bertujuan untuk mendukung transformasi digital melalui penerapan Sistem Informasi Gerakan Audit Pemantauan (SIGAP) sebagai solusi pengawasan berbasis teknologi informasi. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan, dan workshop praktikum yang diikuti oleh 25 aparatur Inspektorat sebagai mitra kegiatan. Evaluasi dilakukan melalui observasi kinerja, kuesioner kepuasan pengguna, dan analisis efektivitas sistem. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan hardskill penggunaan aplikasi sebesar 85%, peningkatan efisiensi waktu pelaporan audit hingga 40%, serta peningkatan kepuasan pengguna mencapai 87%. Penerapan SIGAP terbukti mampu meningkatkan efektivitas dan transparansi pengawasan internal serta memperkuat kapasitas aparatur pemerintah dalam menghadapi era digitalisasi tata kelola pemerintahan.
Copyrights © 2025