Pribowo, Fitroh Setyo Putro
Universitas Muhammadiyah Surabaya

Published : 16 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Analisis Kemampuan Guru SD Terhadap Teknologi Informasi dan Komunikasi Putro Pribowo, Fitroh Setyo
ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 1 No 1 (2017): AGUSTUS
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (383.011 KB) | DOI: 10.30651/else.v1i1.866

Abstract

Perkembangan teknologi Informasi dan Komunikasi merubah paradigma pembelajaran khususnya dalam kegiatan perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi. Layanan pembelajaran tidak terjadi dua arah sumber belajarpun semakin melimpah dengan adanya cyber space. Salah satu ciri guru profesional menurut Undang-undang No. 14 tahun 2005 pasal 1 ayat 1 adalah memanfaat teknologi informasi dan komunikasi dalam berkomunikasi dan pengembangan diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesadaran dan kemampuan guru Sekolah Dasar dalam penguasaan teknologi Informasi dan Komunikasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah survei deskriptif dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh guru SD se Kecamatan Mulyorejo Kota Surabaya. Hasil analisis dapat diambil kesimpulan sebagian besar atau sebanyak 60,35% guru SD seKecamatan Mulyorejo Kota Surabaya menyatakan pentingnya penggunaan dan penguasaan teknologi informasi dan komunikasi dalam pendidikan. Bahkan secara spesifik 100% guru menyetujui jika teknologi informasi memudahkan guru dalam menemukan sumber belajar. Selain itu 92% guru menyatakan media teknologi informasi menyediakan perangkat pembelajaran yang lebih menarik, variatif, dan komunikatif. Namun pernyataan tersebut tidak sejalan dengan penguasaan guru dalam mengoperasikan dan menggunakan teknologi informasi dan komunikasi dalam pendidikan. Tercatat 60,35% guru cukup menguasi teknologi informasi dan komunikasi dan 39,65% guru tidak menguasai teknologi informasi dan komunikasi dalam pendidikan. Kata Kunci: Teknologi Informasi, Teknologi Komunikasi
Penerapan Model Pembelajaran SAVI Untuk Meningkatkan Kemampuan Berbicara Mahasiswa PGSD FKIP Universitas Muhammadiyah Surabaya Mirnawati, Lilik Binti; Putro Pribowo, Fitroh Setyo
ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 1 No 2b (2017): DESEMBER
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (412.016 KB) | DOI: 10.30651/else.v1i2b.1136

Abstract

Kemampuan berbicara seseorang berpengaruh besar terhadap kemampuan orang tersebut dalam menjalin komunikasi dengan lingkungan. Berbicara merupakan cara berkomunikasi untuk bertukar pendapat dan ide. Maka peningkatan ketrampilan berbicara haruslah terus diasah agar mampu membangun jaringan sosial dan kemampuan memecahkan masalah (Problem Solving). Hasil observasi kemampuan berbicara mahasiswa Pendidikan Guru SD (PGSD) Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMSurabaya) pada matakuliah Kajian bahasa Indonesia SD cenderung rendah yaitu sejumlah 58% mahasiswa ada pada kategori pasif. Berkomunikasi membutuhkan koordinasi antara semua indra dan gerakan fisik komunikan. Model pembelajaran yang memadukan unsur gerak fisik dan koordinasi semua indra adalah model pembelajaran SAVI. Penelitian ini bertujuan untuk 1) meningkatkan kemampuan berbicara mahasiswa menggunakan model Pembelajaran SAVI dan 2) untuk mendeskripsikan model SAVI dalam matakuliah Kajian Bahasa Indonesia SD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran SAVI dapat meningkatkan kemampuan berbicara mahasiswa. Persentase pelaksanaan pembelajaran diakhir pertemuan siklus I pertemuan 1 yaitu 87,5%. Sedangkan persentase pelaksanaan pembelajaran diakhir pertemuan siklus I pertemuan 2 yaitu 93,75%. Dengan demikian dapat diketahui bahwa terjadi peningkatan pada pelaksanaan pembelajaran dengan menerapkan model pembelajaran SAVI sebanyak 6,25%. Peningkatan kemampuan berbicara Mahasiswa  menggunakan model SAVI dapat meningkat dengan baik. Hal ini dapat dilihat dari hasil penilaian kemampuan berbicara Mahasiswa  pada setiap siklusnya. Berdasarkan hasil pembelajaran mulai dari siklus I pertemuan 1 dan pertemuan 2 terjadi peningkatan persentase kemampuan berbicara Mahasiswa  sebanyak 14,64%.Kata Kunci : Kemampuan Berbicara, Model Pembelajaran SAVI
Pengembangan Bahan Ajar Mata Kuliah IPA Berbasis Pendekatan Scientific Approach: Development of Science Course Teaching Materials Based on the Scientific Approach Pribowo, Fitroh Setyo Putro
Pedagogia : Jurnal Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2017): February
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/pedagogia.v6i1.599

Abstract

Scientific Approach is one instructional approach used in the curriculum of 2013. That prompted LPTK to generate prospective teachers who understand the essence of the curriculum of 2013. Based on observations activity and low student motivation to learn science. LKS assumed teaching materials can enhance the activity and motivation of students in the learning process. Research conducted by the method of research and development (research and development). Development of research methods used in this study adapt the model ADDIE. This model consists of five main phases or stages: 1) analyze, 2) design, 3) develop, 4) implement, 5) Evaluate. LKS development results-oriented IPA 1 aprroach by expert scientific learning technology obtained a score of V = 87.5 (very valid), while the practicality of the product gained a score of V = 71.5 with practicality criteria quite well. The effectiveness of the product was assessed by increased activity and student motivation. Activities students obtain a score of 73.21 with the active category as well as the motivation to study obtained a score of 63.94 with a category quite well. student worksheets produced meet the elements of a valid, practical, and effective.
Analisis Kemampuan Guru SD Terhadap Teknologi Informasi dan Komunikasi Putro Pribowo, Fitroh Setyo
ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 1 No 1 (2017): AGUSTUS
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/else.v1i1.866

Abstract

Perkembangan teknologi Informasi dan Komunikasi merubah paradigma pembelajaran khususnya dalam kegiatan perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi. Layanan pembelajaran tidak terjadi dua arah sumber belajarpun semakin melimpah dengan adanya cyber space. Salah satu ciri guru profesional menurut Undang-undang No. 14 tahun 2005 pasal 1 ayat 1 adalah memanfaat teknologi informasi dan komunikasi dalam berkomunikasi dan pengembangan diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesadaran dan kemampuan guru Sekolah Dasar dalam penguasaan teknologi Informasi dan Komunikasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah survei deskriptif dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh guru SD se Kecamatan Mulyorejo Kota Surabaya. Hasil analisis dapat diambil kesimpulan sebagian besar atau sebanyak 60,35% guru SD seKecamatan Mulyorejo Kota Surabaya menyatakan pentingnya penggunaan dan penguasaan teknologi informasi dan komunikasi dalam pendidikan. Bahkan secara spesifik 100% guru menyetujui jika teknologi informasi memudahkan guru dalam menemukan sumber belajar. Selain itu 92% guru menyatakan media teknologi informasi menyediakan perangkat pembelajaran yang lebih menarik, variatif, dan komunikatif. Namun pernyataan tersebut tidak sejalan dengan penguasaan guru dalam mengoperasikan dan menggunakan teknologi informasi dan komunikasi dalam pendidikan. Tercatat 60,35% guru cukup menguasi teknologi informasi dan komunikasi dan 39,65% guru tidak menguasai teknologi informasi dan komunikasi dalam pendidikan. Kata Kunci: Teknologi Informasi, Teknologi Komunikasi
Penerapan Model Pembelajaran SAVI Untuk Meningkatkan Kemampuan Berbicara Mahasiswa PGSD FKIP Universitas Muhammadiyah Surabaya Mirnawati, Lilik Binti; Putro Pribowo, Fitroh Setyo
ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 1 No 2b (2017): DESEMBER
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/else.v1i2b.1136

Abstract

Kemampuan berbicara seseorang berpengaruh besar terhadap kemampuan orang tersebut dalam menjalin komunikasi dengan lingkungan. Berbicara merupakan cara berkomunikasi untuk bertukar pendapat dan ide. Maka peningkatan ketrampilan berbicara haruslah terus diasah agar mampu membangun jaringan sosial dan kemampuan memecahkan masalah (Problem Solving). Hasil observasi kemampuan berbicara mahasiswa Pendidikan Guru SD (PGSD) Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMSurabaya) pada matakuliah Kajian bahasa Indonesia SD cenderung rendah yaitu sejumlah 58% mahasiswa ada pada kategori pasif. Berkomunikasi membutuhkan koordinasi antara semua indra dan gerakan fisik komunikan. Model pembelajaran yang memadukan unsur gerak fisik dan koordinasi semua indra adalah model pembelajaran SAVI. Penelitian ini bertujuan untuk 1) meningkatkan kemampuan berbicara mahasiswa menggunakan model Pembelajaran SAVI dan 2) untuk mendeskripsikan model SAVI dalam matakuliah Kajian Bahasa Indonesia SD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran SAVI dapat meningkatkan kemampuan berbicara mahasiswa. Persentase pelaksanaan pembelajaran diakhir pertemuan siklus I pertemuan 1 yaitu 87,5%. Sedangkan persentase pelaksanaan pembelajaran diakhir pertemuan siklus I pertemuan 2 yaitu 93,75%. Dengan demikian dapat diketahui bahwa terjadi peningkatan pada pelaksanaan pembelajaran dengan menerapkan model pembelajaran SAVI sebanyak 6,25%. Peningkatan kemampuan berbicara Mahasiswa  menggunakan model SAVI dapat meningkat dengan baik. Hal ini dapat dilihat dari hasil penilaian kemampuan berbicara Mahasiswa  pada setiap siklusnya. Berdasarkan hasil pembelajaran mulai dari siklus I pertemuan 1 dan pertemuan 2 terjadi peningkatan persentase kemampuan berbicara Mahasiswa  sebanyak 14,64%.Kata Kunci : Kemampuan Berbicara, Model Pembelajaran SAVI
PERSEPSI GURU SD MUHAMMADIYAH TERHADAP PENGGUNAAN GAWAI DALAM PEMBELAJARAN DI KELAS Fitroh Setyo Putro Pribowo
PROCEEDING UMSURABAYA 2020: Proceedings Conference of Elementary Studies 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Perkembangan tekhnologi informasi dan komuniaksi yang begitu pesat tidak diterima dengan mudah begitu saja oleh semua kalangan khususnya pada bidang pendidikan. Dampak positif dan negatif penggunaan gawai menjadi topik yang belum usai dalam penentuan kebijakan penggunaan gawai di sekolah khususnya sekolah dasar. Adanya pandemi covid-19 yang mewajibkan siswa untuk belajar di rumah mau tidak mau harus diterima sebagai realita jika gawai, tekhnologi informasi dan komunikasi sangat dibutuhkan sehingga perlu penyesuaian khusus dalam pelaksanaanya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mngetahui persepsi guru di SD Muhammadiyah terhadap penggunaan gawai dalam pmebelajaran di kelas khssunya dalam persepsi pemahaman dan kesiapan. Metode penelitian ini menggunakan survey deskripstif menggunakan pendekatan kuantitatif. Hasil penelitian menyebutkan bahwa sebagian besar atau sebanyak 60,35% guru Muhammadiyah se Kota Surabaya menyatakan pentingnya penggunaan dan penguasaan tekhnologi informasi dan komunikasi dalam pendidikan. Bahkan secara spesifik 100% guru menyetujui jika teknologi informasi memudahkan guru dalam menemukan sumber belajar. Selain itu 92% guru menyatakan media teknologi informasi menyediakan perangkat pembelajaran yang lebih menarik, variatif, dan komunikatif. Kata Kunci: Gawai, Teknologi Informasi dan Komunikasi, Pembelajaran Daring