Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Pengaruh Faktor Fundamental dan Good Corporate Governance terhadap Pertumbuhan Laba (Indeks Sri-Kehati) Samuel Theodore Hagiasu; Kartika Nuringsih
Jurnal Manajerial Dan Kewirausahaan Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmk.v5i2.23419

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh faktor fundamental yaitu current ratio, debt to equity ratio, dan total asset turnover dan Good Corporate Governance (GCG) yaitu board of directors terhadap pertumbuhan laba menggunakan metode analisis regresi berganda. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 25 perusahaan yang terdaftar dalam Indeks Sri-Kehati. Indeks ini dibentuk oleh yayasan keanekaragaman hayati (Kehati) dengan mengutamakan prinsip-prinsip keberlanjutan (sustainability) dan tanggung jawab sosial. Terdapat 17 perusahaan yang dipilih sebagai sampel penelitian ini yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder dalam bentuk laporan tahunan dan financial statement perusahaan, yang diakses melalui situs bursa efek indonesia. Uji hipotesis dilakukan dengan uji-t dan uji-F. Hasil penelitian menunjukan bahwa current ratio berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap pertumbuhan laba, debt to equity ratio berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan laba, total asset turnover berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan laba, dan board of directorsberpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap pertumbuhan laba. This study aims to analyze the influence of fundamental factors namely current ratio, debt to equity ratio, and total asset turnover and Good Corporate Governance (GCG) namely the Board of Directors on profit growth using multiple regression analysis methods. The population in this study consists of 25 companies listed in the Sri-Kehati Index. This index was formed by the biodiversity foundation (Kehati) by prioritizing the principles of sustainability and social responsibility. There were 17 companies selected as the sample for this study which were selected using a purposive sampling technique. The type of data used is secondary data in the form of annual reports and company’s financial statements, which are accessed through the Indonesian Stock Exchange website. Hypothesis testing is done by t-test and F-test. The results showed that the current ratio has a negative and not significant effect on profit growth, the debt to equity ratio has a positive and significant effect on profit growth, total asset turnover has a positive and significant effect on profit growth, and the board of directors has a negative and not significant effect on profit growth.
MENGAPRESIASI KREATIVITAS PEDAGANG JAMU MELALUI “JAMU ASEM BUDE SUM” Kartika Nuringsih
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol. 6 No. 1 (2023): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jbmi.v6i1.22761

Abstract

As an appreciation for the community of herbal medicine traders in Beji Timur Depok, an activity was carried out with partners namely Jamu Budhe Sum. To increase sales, it is done by adding one type of herbal drink, namely Jamu Asam. Partner problems are related to aspects of marketing management so that activities are carried out to understand consumer responses to Jamu Asam. Implementation method through mentoring to help partners understand consumer responses. In this activity, simple testimonials were carried out to customers about the properties/benefits, price, color and taste of the herbal drink. Unlike Jamu Kunyit Asam, Jamu Asam has a fresher and less concentrated taste with a dominant sweet and sour taste. The selling price is IDR 10,000 per bottle with a volume of 1/4 liter. Made twice a week and then stored in the freezer. This drink is fresher enjoyed in cold conditions so it is suitable for drinks during hot weather. The survey results of consumer opinion showed a positive response to the efficacy, taste, color and price. Consumers from the group of young women really like this herb. As with female consumers, men also like it so that it has the potential to increase production. Consumers respond positively to prices. However, in line with developments in economic conditions, it is necessary to determine the selling price correctly considering that raw material prices often increase, so traders need to adjust the selling price of their herbal medicine. As further appreciation, the involvement of the government together with other stakeholders is needed to pay attention to this community as an effort to maintain the sustainability of local wisdom in the form of drinking herbal medicine to improve fitness ABSTRAK Sebagai apresiasi kepada komunitas pedagang jamu di Beji Timur Depok, dilakukan kegiatan bersama mitra yaitu Jamu Budhe Sum. Untuk meningkatkan penjualan dilakukan dengan cara menambahkan satu jenis minuman jamu yaitu Jamu Asam. Masalah mitra berkaitan dengan aspek manajemen pemasaran sehingga dilakukan kegiatan untuk memahami respon konsumen pada Jamu Asam. Metode pelaksanaan melalui pendampingan untuk membantu mitra memahami tanggapan konsumen. Dalam kegiatan ini dilakukan testimoni sederhana kepada pelanggan tentang khasiat/manfaat, harga, warna dan rasa minuman jamu tersebut. Berbeda dengan Jamu Kunyit Asam, Jamu Asam memiliki rasa lebih segar dan tidak pekat dengan dominan rasa manis dan asam. Harga jual Rp.10.000,- per botol dengan volume 1/4 liter. Pembuatannya dua kali seminggu kemudian disimpan dalam frizer. Minuman ini lebih segar dinikmati dalam kondisi dingin sehingga sesuai untuk minuman saat cuaca panas terik. Hasil penjajakan pendapat konsumen menunjukan adanya respon positif terhadap khasiat, rasa, warna dan harga. Konsumen dari kelompok remaja putri sangat menyukai dengan jamu ini. Seperti halnya konsumen wanita, kaum pria juga menyukai sehingga berpotensi ditingkatkan produksinya. Konsumen memberi respon positif pada harga. Namun sejalan dengan perkembangan kondisi ekonomi perlu penentuan harga jual secara tepat mengingat sering terjadi peningkatan harga bahan baku sehingga pedagang perlu menyesuaikan harga jual jamunya. Sebagai apresiasi selanjutnya diperlukan keterlibatan pemerintah bersama dengan pemangku kepentingan lainnya agar turut memperhatikan komunitas ini sebagai upaya mempertahankan keberlanjutan kearifan lokal berupa tradisi minum jamu untuk meningkatkan kebugaran
“Ayo Menabung dan Ayo Berbagi”: bersama RA Toufiqurrahman di Beji Timur Depok Kartika Nuringsih; Edalmen Edalmen; Nuryasman MN; Velecia Apriana
SENADA : Semangat Nasional Dalam Mengabdi Vol. 1 No. 2 (2020): SENADA : Semangat Nasional Dalam Mengabdi
Publisher : Politeknik Bina Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56881/senada.v1i2.23

Abstract

Sejalan dengan situasi pandemik covid-19, kegiatan pengabdian masyarakat disesuaikan dengan situasi dan kondisi sekolah. Kegiatan dilakuan dengan mitra Raudhatul Athfal (RA) Toufiqurrahman di Beji Timur Depok. Pada awalnya direncanakan pengenalan profesi wirausaha kepada anak-anak. Tetapi adanya PSBB dan belajar dari rumah maka kegiatan edukasi diberikan dalam bentuk gambar cerita yang dikirim melalui whatsapp. Meskipun demikian masih ada satu skedul kegiatan yang dapat direalisasikan yaitu bakti sosial. Secara perwakilan anak-anak, orang tua, dan guru melakukan bakti sosial pada 20 April 2020. Semua siswa berpartisipasi menyumbangkan hasil tabungan untuk membantu fakir miskin dan yatim piatu. Ada satu momen yang menyentuh hati bahwasannya anak-anak rela tabungannya atau “celengan” dibuka untuk mendukung acara bakti sosial. Selanjutnya pada 12 Juli 2020 dilakukan acara bersama POMG untuk pelepasan anak-anak yang lulus dari jenjang taman kanak-kanak. Kontribusi yang diberikan berupa pesan–pesan hidup bersih, mengingatkan perilaku ramah lingkungan, jangan lupa berbagi dengan masyarakat dan rajin menabung. Berdasarkan pada hasil kegiatan pengabdian membuktikan tumbuhnya nilai sosial pada diri anak-anak di masa pandemik
Pengenalan Model Kewirausahaan Berkelanjutan pada Usaha Laundry di Beji Timur Depok Kartika Nuringsih; Edalmen Edalmen
SENADA : Semangat Nasional Dalam Mengabdi Vol. 2 No. 1 (2021): SENADA: Semangat Nasional Dalam Mengabdi
Publisher : Politeknik Bina Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56881/senada.v2i1.85

Abstract

Secara konseptual terdapat model kewirausahaan keberlanjutan dengan tujuan untuk membangun kesadaran wirausaha terhadap keseimbangan antara orientasi profit dengan sosial dan ekologi. Namun implementasi cenderung tidak mudah sehingga melalui kegiatan pengabdian membantu usaha Laundry Boy di Beji Timur Depok. Masalah mitra disebabkan karena efek pandemik. Diberlakukannya pembatasan sosial dan belajar/bekerja dari rumah menyebabkan konsumen potensial berkurang dratis. Hampir 90% mahasiswa belajar dari daerah asal sehingga segmen pasar semakin kecil. Aspek manajemen menjadi tantangan pelaku usaha sehingga perlu pengembangan segmen pasar dan pengetahuan bisnis secara berkelanjutan. Keduanya menjadi prioritas agar meningkatkan pengetahuan pelaku usaha serta informasi bagi pelanggan. Upaya merealisasikan solusi melalui pendampingan menarik pelanggan baru. Tidak lupa memberikan sosialisasi pro-lingkungan kepada konsumen dan pelaku usaha. Kegiatan dilaksanakan antara Maret-Mei 2021 dimana melalui rekayasa sosial membantu mendatangkan pelanggan meskipun belum optimal. Dengan menjaga konsistensi selama pendampingan diharapkan membantu mitra membangun usaha secara berkelanjutan.
Membangun Minat Berwirausaha Generasi Z Melalui Pendidikan Kewirausahaan, Efikasi Diri, dan Entrepreneurial Culture Aurelia Jessica; Kartika Nuringsih
Jurnal Manajerial Dan Kewirausahaan Vol. 7 No. 4 (2025): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmk.v7i4.36499

Abstract

Indonesia masih menghadapi tantangan serius menuju Indonesia Emas 2045, salah satunya adalah tingginya tingkat pengangguran di kalangan generasi Z. Banyak anak muda yang tidak memiliki aktivitas bekerja maupun melanjutkan pendidikan hingga jenjang perguruan tinggi. Rendahnya tingkat kewirausahaan menjadi salah satu faktor utama yang berkontribusi terhadap masalah ini. Pembekalan dalam bentuk pendidikan kewirausahaan, efikasi diri, dan budaya kewirausahaan diyakini dapat meningkatkan minat berwirausaha, sehingga mendorong terciptanya lapangan kerja mandiri dan kontribusi pada perekonomian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pendidikan kewirausahaan, efikasi diri, dan entrepreneurial culture terhadap minat berwirausaha pada generasi Z di Jakarta Barat. Data dikumpulkan melalui kuesioner online menggunakan Google Forms, dengan responden dari kalangan mahasiswa perguruan tinggi di Jakarta Barat yang telah mengikuti pendidikan kewirausahaan. Analisis data dilakukan menggunakan metode Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS) dengan SmartPLS 4.0. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: a) tidak terdapat pengaruh signifikan antara pendidikan kewirausahaan terhadap minat berwirausaha; b) terdapat pengaruh positif antara efikasi diri terhadap minat berwirausaha; c) terdapat pengaruh positif antara entrepreneurial culture terhadap minat berwirausaha. Indonesia is still facing serious challenges on its path toward Golden Indonesia 2045, one of which is the high unemployment rate among Generation Z. Many young people are neither working nor continuing their education to higher levels, such as university. The low level of entrepreneurship is a key factor contributing to this issue. Training in entrepreneurial education, self-efficacy, and entrepreneurial culture is believed to increase entrepreneurial interest, thereby fostering the creation of independent jobs and contributing to the economy. This study aims to analyze the influence of entrepreneurial education, self-efficacy, and entrepreneurial culture on entrepreneurial interest among Generation Z in West Jakarta. Data were collected through an online questionnaire using Google Forms, targeting university students in West Jakarta who had undergone entrepreneurial education. Data analysis was performed using the Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS) method with SmartPLS 4.0 software. The results of this study indicate that: a) entrepreneurial education does not significantly affect entrepreneurial interest; b) self-efficacy positively influences entrepreneurial interest; and c) entrepreneurial culture positively influences entrepreneurial interest.
Analisis Pengaruh Karakteristik, Kompetensi, dan Inovasi Kewirausahaan terhadap Keberhasilan UMK Sektor Pakaian di Jakarta Ivan Pratama Yusuf; Kartika Nuringsih
Jurnal Manajerial Dan Kewirausahaan Vol. 8 No. 2 (2026): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmk.v8i2.37484

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh karakteristik kewirausahaan, kompetensi, dan inovasi digital terhadap keberhasilan usaha pada sektor pakaian di Kota Jakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jumlah sampel sebanyak 110 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan secara daring menggunakan Google Form. Analisis data dilakukan dengan menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Squares (SmartPLS 4.0). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa keberhasilan usaha dalam sektor ini lebih dipengaruhi oleh kompetensi, yang mencakup keahlian teknis, kemampuan manajerial, dan penguasaan pengetahuan yang relevan, serta memiliki pengaruh positif dan signifikan. Sebaliknya, karakteristik kewirausahaan dan inovasi digital menghadapi berbagai kendala sehingga tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap pencapaian hasil yang berarti. This study aims to analyze the influence of entrepreneurial characteristics, competencies, and digital innovation on business success in the apparel sector in Jakarta. The research adopts a quantitative approach with a sample size of 110 respondents selected using purposive sampling. Data were collected through an online questionnaire distributed via Google Forms. Data analysis was conducted using Structural Equation Modeling (SEM) based on Partial Least Squares (SmartPLS 4.0). The results of this study show that business success in this sector is more influenced by competencies, including technical skills, managerial abilities, and mastery of relevant knowledge, which have a positive and significant impact. In contrast, entrepreneurial characteristics and digital innovation face various challenges, preventing them from having a significant effect on achieving meaningful outcomes.
Sustainable Entrepreneurship Activities: A Pathway to Foster Intentions in Sustainability Kartika Nuringsih; Edalmen Edalmen; Nuryasman MN
MIX: JURNAL ILMIAH MANAJEMEN Vol. 16 No. 2 (2026): MIX : Jurnal Ilmiah Manajemen
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jurnal_mix.2026.v16i2.009

Abstract

Objective: Aligning with the role of entrepreneurship education in higher education institutions (HEIs), the purpose of this study is to develop a model of sustainable entrepreneurship activities and analyze the relationship of these variables to sustainability education and sustainable entrepreneurial intentions. The application of sustainable entrepreneurial activities is to develop the thinking in Schlange's (2006) study in order to prepare knowledge for entrepreneurs in a sustainable era. Methodology: The respondents were entrepreneurship students in Jakarta, Indonesia. A total of 193 students were involved as respondents using purposive sampling technique while the data processing used Smart-Pls.Finding: The result proves the indicators are valid and reliable in reflecting these variables. It shows sustainable entrepreneurship activity and sustainable education affect the formation of sustainable entrepreneurial intention. Sustainable education mediates the formation of intention among students at the HEIs.Conclusion: The sustainable entrepreneurship activity as an instrument to be tested on respondents who have sufficient knowledge about SDGs. This result relates with the theory of planned behavior commonly used to examine the testing of entrepreneurial intentions. It is useful to determine the relevance of the triple bottom line theory. This study can transform the thoughts of Schlange as a pathway in understanding SDGs
Penggunaan E-Commerce dan Inovasi Produk sebagai Kunci untuk Meningkatkan Pendapatan Usaha Mikro Kecil Ruby Rachel; Kartika Nuringsih
Jurnal Manajerial Dan Kewirausahaan Vol. 7 No. 4 (2025): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ktwcn691

Abstract

Penggunaan internet yang semakin meluas di Indonesia membuka peluang besar bagi usaha mikro dan kecil (UMK) untuk memanfaatkan e-commerce sebagai sarana pemasaran, sementara inovasi produk menjadi faktor kunci dalam menciptakan keunggulan kompetitif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan e-commerce dan inovasi produk terhadap peningkatan pendapatan UMK di Jakarta Barat. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dan teknik survei terhadap 95 responden pemilik UMK sektor kuliner, data dianalisis menggunakan metode Partial Least Square-Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan e-commerce memiliki pengaruh lebih kuat terhadap peningkatan pendapatan UMK dibandingkan inovasi produk, di mana e-commerce membantu memperluas pasar dan meningkatkan efisiensi, sedangkan inovasi produk menciptakan daya tarik dan nilai tambah sesuai kebutuhan konsumen. Analisis data juga mengonfirmasi bahwa seluruh variabel memenuhi kriteria validitas, reliabilitas, dan bebas dari multikolinearitas. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan pelaku UMK untuk mengoptimalkan penggunaan e-commerce serta meningkatkan inovasi produk guna mendukung keberlanjutan usaha dan peningkatan daya saing. The increasing use of the internet in Indonesia presents significant opportunities for micro and small enterprises (MSEs) to leverage e-commerce as a marketing tool, while product innovation plays a key role in creating competitive advantages. This study aims to analyze the impact of e-commerce usage and product innovation on increasing the revenue of MSEs in West Jakarta. Using a quantitative approach and survey techniques with 95 respondents who are owners of MSEs in the culinary sector, the data were analyzed using Partial Least Square-Structural Equation Modeling (PLS-SEM). The results show that e-commerce usage has a stronger impact on increasing MSE revenue compared to product innovation, where e-commerce helps expand the market and improve efficiency, while product innovation creates appeal and added value according to consumer needs. Data analysis also confirms that all variables meet the criteria for validity, reliability, and are free from multicollinearity. Therefore, this study recommends that MSE owners optimize the use of e-commerce and enhance product innovation to support business sustainability and improve competitiveness.
Pengaruh Pendidikan Kewirausahaan, Dukungan Sosial, dan Motivasi Berwirausaha terhadap Intensi Berwirausaha Clarissa Stephanie Kwok; Kartika Nuringsih; Khairina Natsir
Jurnal Manajerial Dan Kewirausahaan Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmk.v8i1.36841

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pendidikan kewirausahaan, dukungan sosial, dan motivasi berwirausaha terhadap intensi berwirausaha mahasiswa di Jakarta Barat. Populasi penelitian adalah mahasiswa manajemen yang telah menempuh minimal semester tiga. Sebanyak 160 responden dipilih sebagai sampel menggunakan metode purposive sampling, dengan kriteria sebagai mahasiswa aktif yang berminat pada bidang kewirausahaan. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring menggunakan Google Forms dan dianalisis dengan Partial Least Square-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) menggunakan perangkat lunak SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan kewirausahaan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap intensi berwirausaha, khususnya melalui pengembangan keterampilan praktis, analisis peluang bisnis, dan pengelolaan risiko. Dukungan sosial juga memiliki pengaruh signifikan terhadap intensi berwirausaha, terutama melalui bantuan moral, finansial, dan informasi dari keluarga, teman, dan komunitas. Selain itu, motivasi berwirausaha terbukti berperan penting dalam meningkatkan intensi mahasiswa, baik melalui motivasi intrinsik seperti minat pribadi dan inovasi, maupun motivasi ekstrinsik seperti keinginan mencapai kesuksesan finansial. Penelitian ini memberikan kontribusi teoritis terkait kewirausahaan mahasiswa dan implikasi praktis bagi institusi pendidikan dan komunitas untuk meningkatkan kualitas pendidikan kewirausahaan serta mendukung mahasiswa dalam membangun intensi berwirausaha secara optimal. This study aims to analyze the influence of entrepreneurship education, social support, and entrepreneurial motivation on students' entrepreneurial intentions in West Jakarta. The research population comprises management students who have completed at least three semesters. A total of 160 respondents were selected as samples using purposive sampling, with criteria including active students interested in entrepreneurship. Data were collected through online questionnaires distributed via Google Forms and analyzed using Partial Least Square-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) with SmartPLS software. The results indicate that entrepreneurship education has a positive and significant effect on entrepreneurial intentions, particularly through the development of practical skills, business opportunity analysis, and risk management. Social support also significantly affects entrepreneurial intentions, especially through moral, financial, and informational assistance from family, friends, and communities. Furthermore, entrepreneurial motivation plays a critical role in enhancing students' entrepreneurial intentions, both through intrinsic motivation such as personal interest and innovation, and extrinsic motivation such as the desire to achieve financial success. This study provides theoretical contributions related to student entrepreneurship and practical implications for educational institutions and communities to improve the quality of entrepreneurship education and support students in building entrepreneurial intentions effectively.
Pengaruh Pengetahuan Kewirausahaan, Kreativitas, dan Inovasi Berwirausaha terhadap Keberhasilan Bisnis Kecantikan Deasa Putri; Kartika Nuringsih; Khairina Natsir
Jurnal Manajerial Dan Kewirausahaan Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmk.v8i1.36845

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh pengetahuan kewirausahaan, kreativitas berwirausaha, dan inovasi berwirausaha terhadap keberhasilan usaha kecantikan di Jakarta. Penelitian ini menggunakan teknik non-probability sampling untuk pemilihan sampel, dengan purposive sampling sebagai metode pengambilan sampel. Data dikumpulkan melalui kuesioner online menggunakan Google Form dengan jumlah sebanyak 100 pelaku usaha di sektor kecantikan, diantaranya: salon kecantikan, layanan spa, klinik kecantikan, dan entrepreneur skincare yang berlokasi di Jakarta. Teknik analisis data menggunakan regresi stuktural dengan software SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan: pengetahuan kewirausahaan berpengaruh positif namun belum signifikan terhadap keberhasilan usaha kecantikan. Sebaliknya kreativitas berwirausaha dan inovasi berwirausaha memiliki pengaruh positif dan signifikan pada tingkat 5% terhadap keberhasilan usaha kecantikan di Jakarta. Oleh sebab itu, penelitian ini mendorong pelaku usaha kecantikan untuk terus meningkatkan kreativitas dan inovasi dalam berwirausaha, karena kedua faktor tersebut terbukti memiliki pengaruh yang sangat kuat terhadap keberhasilan usaha kecantikan. Dengan meningkatkan keduanya, pelaku usaha mampu mendorong pertumbuhan bisnis untuk mencapai kesuksesan yang berkelanjutan dalam menghadapi persaingan di industri kecantikan. Sejalan dengan teori Resource-Based View, kreativitas dan inovasi merupakan intangible resources yang dimiliki pelaku usaha dalam menciptakan keunggulan kompetitif yang berkelanjutan dalam meningkatkan keberhasilan usaha. This study aims to examine the influence of entrepreneurial knowledge, entrepreneurial creativity, and entrepreneurial innovation on the success of beauty businesses in Jakarta. This study uses a non-probability sampling technique for sample selection, with purposive sampling as the sampling method. Data were collected through an online questionnaire using Google Form with a total of 100 business actors in the beauty sector, including: beauty salons, spa services, beauty clinics, and skincare entrepreneurs located in Jakarta. The data analysis technique used structural regression with SmartPLS software. The results of the study showed: entrepreneurial knowledge has a positive but not significant effect on the success of beauty businesses. On the other hand, entrepreneurial creativity and entrepreneurial innovation have a positive and significant effect at the 5% level on the success of beauty businesses in Jakarta. Therefore, this study encourages beauty business actors to continue to improve creativity and innovation in entrepreneurship, because both factors have been shown to have a very strong influence on the success of beauty businesses. By improving both, business actors are able to encourage business growth to achieve sustainable success in facing competition in the beauty industry. In line with the Resource-Based View theory, creativity and innovation are intangible resources owned by business actors in creating sustainable competitive advantages in increasing business success.