Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Hubungan Pendidikan, Pengetahuan Dan Dukungan Suami Dengan Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil Di Wilayah Kerja Puskesmas Tabunganen Kabupaten Barito Kuala Tahun 2016 Norfai Norfai; Khairul Anam; Deni Suryanto
Jurnal Kesehatan Indonesia Vol 7 No 1 (2016): November
Publisher : HB PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (133.621 KB)

Abstract

Anemia is a condition in which the hemoglobin level in the blood is reduced or lower than normal which is less than 11.0 gr/dl. Cases of iron deficiency anaemia in pregnant women in Barito Kuala District Tabunganen Public Health Center Work Area by 71.2% with the number 2 ranked highest of the 19 health centers located in Barito Kuala. This research aims to study and explain the relationship of education, knowledge and support her husband with the incidence anaemia in pregnant women in Barito Kuala District Tabunganen Public Health Center Work Area. This research is an analytic survey with cross sectional approach. The sample of the as many as 81 respondents with the sample collection in purposive sampling. Data were collected using a questionnaire, the results of data collection were analyzed using univariate statistics, bivariate with chi square test using a computer program tools. So the results obtained that respondents who suffer from anaemia of 65.4%. Variables significantly associated with the incidence anaemia (p-value < 0.05) is education, knowledge, and support her husband. Suggestion given is increasing knowledge by way of counseling to the pregnant women and the husband on the importance of maintain the health of mothers during pregnancy by means of inspections pregnancy with regular, especially examination of levels of hemoglobin. Keywords: Education, Knowledge, Support Husband, The Incidence Anaemia in Pregnant Women
Kebiasaan Mengkonsumsi Jajanan Kariogenik Sebagai Penyebab Karies Gigi Pada Anak Di Madrasah Diniyah Islamiyah Muhammadiyah Kindaung Banjarmasin Eddy Rahman; M. Bahrul Ilmi; Khairul Anam
Jurnal Kesehatan Indonesia Vol 9 No 1 (2018): November
Publisher : HB PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (47.751 KB)

Abstract

Dental caries is a hole that forms in the teeth, which results from a process that gradually dissolves the enamel (the hard outer surface of the tooth) and continues to develop into the inside of the tooth.Based on preliminary studies conducted by examining students at the Muhammadiyah Islamic Boarding School (MDIM) Banjarmasin as many as 33 people, 20 of them had dental caries. The purpose of this study was to determine the habits of consuming cariogenic food as a cause of dental caries in MDIM Banjarmasin. The type of research used in this study is quantitative research with an analytical survey approach. The population in this study were all fourth and fifth grade students in MDIM Banjarmasin, 144 students. Based on statistical tests with significance value (a) 0.05, confidence value 95% & obtained p-value = 0.022. P-value is smaller than the significance value (α) 0.05, this means that there is statistically a relationship between the habits of consuming cariogenic food as a cause of dental caries in children in MDIM Banjarmasin. It is expected that the UKGS (School Dental Health Service) program will be intensified by providing health services in schools.
HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN, DUKUNGAN ORANG TUA DAN DUKUNGAN GURU DENGAN PERILAKU CUCI TANGAN YANG BENAR DI SDN STANDAR NASIONAL PELAMBUAN 4 KOTA BANJARMASIN TAHUN 2016 Norfai Norfai; Khairul Anam
Jurnal Kesmas (Kesehatan Masyarakat) Khatulistiwa Vol 4, No 3 (2017): Jurnal Kesmas (Kesehatan Masyarakat) Khatulistiwa
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (76.732 KB) | DOI: 10.29406/jkmk.v4i3.852

Abstract

Proporsi perilaku cuci tangan dengan benar di kota Banjarmasin masih rendah sebesar 32,37% dari target nasional sebesar 47,01% dengan menduduki peringkat 7 dari 13 Kabupaten di Kalimantan Selatan. Penelitian ini bertujuan mengetahui dan menjelaskan hubungan pengetahuan, dukungan orang tua dan dukungan guru dengan perilaku cuci tangan yang benar di SDN standar nasional pelambuan 4 kota Banjarmasin tahun 2016. Penelitian ini merupakan survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Besar sampel sebanyak 134 responden dengan cara pengambilan sampel menggunakan accidental sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang dibagikan langsung kepada responden. Data dianalisis menggunakan statistik univariat dan bivariat uji korelasi Pearson dengan uji alternatif korelasi Spearman menggunakan program komputer dengan nilai kemaknaan (a) 0,05. Hasil penelitian menyatakan bahwa 1 diantara 4 responden mempunyai perilaku cuci tangan yang benar dengan baik. Variabel yang secara statistik berhubungan bermakna dengan perilaku cuci tangan yang benar (p value ≤ 0,05) adalah pengetahuan, dukungan orang tua dan dukungan guru
Determinan Kepatuhan Penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) Dalam Penerimaan Karet di PT. Sampit International Banjarmasin Tahun 2015 Khairul Anam
Al-KALAM : JURNAL KOMUNIKASI, BISNIS DAN MANAJEMEN Vol 3, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (621.346 KB) | DOI: 10.31602/al-kalam.v3i1.691

Abstract

SOP is a simple instruction to complete a routine task which is the most effectiveway to meet the operational requirements. According to the data from the ILO, everyyear in the world happens 270 million accidents at work, workers suffer 160 milliondiseases because of work, 2.2 million deaths and finance of 1.25 trillion USD. InIndonesia, in the period of 2009, there were 22.338 cases of the total 96.314 cases in 2009for accidents at work at the age of 26 -30 years.The purpose of this study is to investigatethe obedience determinants of the implementation of Standard Operating Procedures(SOP) on rubber admission in Sampit International Company Banjarmasin in 2015.Thisresearch is a type of analytical research which uses a Cross Sectional approach usingprimary data. The total sample of this research is 100 respondents, which uses a samplingtechnique that is saturated by making the entire population as a sample. Data wereanalyzed in univariate way, bivariate way using Chi Square statistic test.The researchshows that 1 between 5 respondents are less adherent to the implementation of SOP. Thevariables which are related are the level of education, work experience (the employmentperiod), knowledge, regulation, and supervision. in the other hand.
Hubungan Pengetahuan Sikap Ibu Dalam Praktik Pemberian Asi Ekslusif Di Wilayah Kerja Puskesmas Pekapuran Raya Kecamatan Banjarmasin Timur Kota Banjarmasin Tahun 2018 Khairul Anam; Elsi Setiandari; Eka Handayani
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 10, No 2 (2019): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (342.277 KB) | DOI: 10.33859/dksm.v10i2.526

Abstract

Latar Belakang: Tingkat pemberian Air Susu Ibu (ASI) ekslusif di Indonesia masih sangat rendah yaitu 15,3%. Beberapa faktor diduga menyebabkan bayi tidak mendapatkan ASI dengan baik. Faktor tersebut adalah faktor karakteristik ibu, faktor bayi, lingkungan, dukungan keluarga, pendidikan kesehatan, sosial ekonomi dan budaya. Selain itu, berdasarkan beberapa laporan studi tentang permasalahan pemberian ASI Eksklusif menemukan faktor-faktor tidak diberikannya ASI eksklusif pada bayi adalah karena pengetahuan ibu yang kurang, sikap ibu terhadap pemberian asi ekslusif, ibu sibuk bekerja, pendidikan ibu yang rendah, gencarnya periklanan tentang penggunaan susu formula, kurangnya sekresi ASI, persepsi tentang bayi tanpa diberi makanan tambahan akan menjadi lapar dan pengetahuan ibu tentang ASI kurang.Tujuan: Mengetahui Hubungan Pengetahuan Sikap Ibu Dalam Praktik Pemberian Asi Ekslusif Di Wilayah Kerja Puskesmas Pekapuran Raya Kecamatan Banjarmasin Timur Kota Banjarmasin Tahun 2018Metode: Penelitian ini menggunakan teknik pengambilan sampel non probability sampling yaitu accidental sampling.Hasil: Hasil pengumpulan data dianalisis dengan menggunakan statistik univariat dan bivariat menggunakan uji statistik  yang  dilakukan berupa  Uji Statistik Chi-Square. membandingkan frekuensi yang terjadi (observasi) dengan frekuensi harapan (ekspektasi), uji tersebut dilakukan dengan tingkat kemaknaan α = 0,05. Ada hubungan yang signifikan antara variabel bebas yaitu pengetahuan ibu dengan variabel terikat yaitu Pemberian ASI Ekslusif (p value = 0,000) di wilayah kerja Puskesmas Pekapuran Banjarmasin.Simpulan: Ada hubungan yang signifikan antara variabel bebas yaitu sikap ibu dengan variabel terikat yaitu Pemberian ASI Ekslusif (p value = 0,000) di wilayah kerja Puskesmas Pekapuran Banjarmasin.Kata kunci :  ASI Eksklusif, Pengetahuan, dan SikapBackground: The level of exclusive breastfeeding in Indonesia is still very low at 15.3%. Several factors are thought to cause babies not to get breast milk properly. These factors are maternal characteristics, infant factors, environment, family support, health education, socio-economic and cultural factors. In addition, based on several study reports on the issue of exclusive breastfeeding finding factors that are not given exclusive breastfeeding to infants is due to lack of mother's knowledge, mother's attitude towards exclusive breastfeeding, working mothers, low maternal education, incessant advertising about milk use formula, lack of ASI secretion, perception of infants without being given additional food will become hungry and maternal knowledge about ASI is lacking.Aim: Knowing the Relationship between Knowledge of Mother's Attitude in the Practice of Giving Exclusive Asi in the Working Area of Pekapuran Raya Health Center, East Banjarmasin District, Banjarmasin City in 2018Method: This study uses a non probability sampling technique that is accidental sampling. Results: The results of data collection were analyzed using univariate and bivariate statistics using statistical tests conducted in the form of Chi-Square Statistic Test. comparing the frequency that occurs (observation) with the frequency of expectations (expectations), the test is carried out with a significance level of α = 0.05. There is a significant relationship between the independent variables, namely the knowledge of mothers with the dependent variable, namely the provision of exclusive breastfeeding (p value = 0,000) in the working area of the Pekapuran Public Health Center in Banjarmasin. Conclusion: There is a significant relationship between the independent variables, namely the attitude of the mother with the dependent variable, namely the provision of exclusive breastfeeding (p value = 0,000) in the work area of Pekapuran Public Health Center, Banjarmasin.Keywords: Exclusive breastfeeding, knowledge and attitude
ANALISIS PENYALAHGUNAAN NAPZA PADA MAHASISWA KESEHATAN MASYARAKAT UNISKA MAB BANJARMASIN Putri Maulidawati Ikhsan; Khairul Anam; Achmad Rizal; M. Bahrul Ilmi
An-Nadaa: Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal) Vol 9, No 1 (2022): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT (JUNI)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/ann.v9i1.6864

Abstract

Penyalahgunaan NAPZA merupakan salah satu isu kesehatan yang sangat diperhatikan di seluruh dunia, dengan akses internet yang mudah diakses pun membuat permasalahan semakin serius. Tahun 2019, Kalimantan Selatan memiliki prevalensi penyalahgunaan narkotika diusia populasi 10-59 tahun sebanyak 55,598 Jiwa (1,98%). Jumlah pengguna Instagram di Indonesia pada November 2019 sebanyak 61 juta terdiri dari 50,8% perempuan dan 49,2% laki-laki. Sebanyak 41% pengguna media sosial berumur dewasa awal memiliki koleksi foto dan pesan membahas NAPZA. Tujuan penelitian ini mengetahui hubungan antara media sosial, pengetahuan dan sikap terhadap penyalahgunaan NAPZA di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin Tahun 2021. Metode penelitian menggunakan kuantitatif dengan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh Mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari berjumlah 1.391 orang dengan sampel sebanyak 95 orang menggunakan teknik Simple Random Sampling. Instrumen yang digunakan adalah google form, dianalisis menggunakan uji chi square (p <  0,05). Hasil penelitian menunjukkan media sosial tidak memiliki hubungan terhadap penyalahgunaan NAPZA (p value = 1,000), tidak ada hubungan antara pengetahuan dan penyalahgunaan NAPZA (p value = 0,345), serta tidak ada hubungan antara sikap dan penyalahgunaan NAPZA (p value= 1,000). Mahasiswa diharapkan untuk menghindari menggunakan NAPZA maupun berhenti menggunakan dengan pergi ke orang yang memiliki profesi sesuai seperti psikiater.
ANALISIS PERILAKU PENCEGAHAN DENGAN KEJADIAN DIARE PADA BALITA DI PUSKESMAS KELAYAN TIMUR KOTA BANJARMASIN Zuhrupal Hadi; Khairul Anam; Chandra Chandra
An-Nadaa: Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal) Vol 5, No 1 (2018): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (140.656 KB) | DOI: 10.31602/ann.v5i1.1648

Abstract

Penyakit diare saat ini menjadi permasalahan global yang dapat ditemukan di seluruh dunia. Menurut  WHO, diare merupakan buang air besar dalam bentuk cairan lebih suatu dari tiga kali dalam satu hari. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Perilaku Pencegahan Dengan Kejadian Diare Pada Balita Di Puskesmas Kelayan Timur Kota Banjarmasin Tahun 2017. Jenis penelitian bersifat survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel sebanyak 100 responden. Hasil pengumpulan data dianalisis dengan menggunakan statistik univariat, bivariat, dengan uji chi square dengan dibantu perangkat komputer. Hasil analisis diperoleh Distribusi Responden kejadian diare di Puskesmas Kelayan Timur Kota Banjarmasin Tahun 2017 adalah (51% berbanding 49%). Variabel yang mempunyai hubungan dengan kejadian diare adalah pengetahuan (p value  = 0,024), sikap (p value  = 0,009) dan tindakan (p value  = 0,001). Dalam mencegah tingginya kejadian diare diperlukan usaha yang mampu untuk meningkatkan perilaku masyarakat dalam mengendalikan kejadian diare. Hasil ini juga dapat menjadi reperensi untuk pencegahan kejadian diare dan menjadi masukan bagi peniliti lain.
STATUS GIZI, PERILAKU DAN KEBIASAAN SARAPAN PAGI TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA MADRASAH IBTIDAIYAH AHMAD DENAN BANJARMASIN Khairul Anam; Fakhsiannor Fakhsiannor
An-Nadaa: Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal) Vol 5, No 2 (2018): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (130.544 KB) | DOI: 10.31602/ann.v5i2.1656

Abstract

Madrasah Ibtidaiyah Ahmad Denan Banjarmasin, setelah peneliti survey, hasilnya siswa masih memiliki status gizi kurang.  Sampel penelitian berjumlah 37 orang Siswa, Penelitian ini dilakukan selam dua bulan yaitu bulan Mei  dan Juni 2018, Pengumpulan data dilakukan melalui Pengukuran berat badan, tinggi badan, Wawancara dan kuesioner, analisa data dilakukan dengan Analisis Univariat. Hasil penelitian menunjukan Status Gizi kurang 86,49%, Status Gizi Normal 13,51%,  Perilaku dan kebiasaan sarapan pagi sebagian besar kadang-kadang sarapan pagi yaitu 54,06%, prestasi belajar sebagian besar pada kategori cukup 54,05%. Kata Kunci: Status Gizi; Perilaku Kebiasaan Sarapan Pagi; Prestasi Belajar
HUBUNGAN PENDIDIKAN, PENGETAHUAN DAN DUKUNGAN SUAMI DENGAN ANC K4 DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BERANGAS KABUPATEN BARITO KUALA Khairul Anam; Norfai Norfai
Jurnal Publikasi Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol 4, No 3 (2017): Jurnal Publikasi Kesehatan Masyarakat Indonesia
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jpkmi.v4i3.4317

Abstract

Abstrak Antenatal Care adalah pelayanan kesehatan secara berkala selama masa kehamilan ibu yang diselenggarakan oleh tenaga kesehatan professional seperti dokter spesialis kandungan, kebidanan, dokter umum, bidan dan perawat kepada ibu hamil dan janin yang dikandungnya untuk menjamin agar ibu hamil dapat melalui masa kehamilan, persalinan dan nifas dengan baik dan selamat serta melahirkan bayi yang sehat. Cakupan ANC K4 di Puskesmas Berangas terjadi penurunan persentase dari tahun 2014 sebesar 76,50% menjadi sebesar 63,6% pada tahun 2015, sedangkan pada tahun 2015 Puskesmas Berangas menempati urutan kedua terendah dalam cakupan ANC K4 dari 19 Puskesmas yang terdapat di Kabupaten Barito Kuala. Penelitian ini bertujuan mengetahui dan menjelaskan hubungan pendidikan, pengetahuan dan dukungan suami dengan ANC K4 di wilayah kerja Puskesmas Berangas Kabupaten Barito Kuala tahun 2016. Penelitian ini merupakan survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Besar sampel sebanyak 92 responden dengan cara pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang dibagikan langsung kepada responden. Data dianalisis menggunakan statistik univariat dan bivariat uji Chi Square dengan uji alternatif uji Fisher Exact menggunakan program komputer dengan nilai kemaknaan (a) 0,05. Variabel yang secara statistik berhubungan bermakna dengan Antenatal Care (ANC) K4 (nilai p ≤ 0,05) adalah pengetahuan dengan nilai p = 0,001 dan dukungan suami dengan nilai p = 0,009. Berdasarkan hal tersebut dapat disimpulkan  bahwa faktor pengetahuan dan dukungan suami mempunyai kontribusi besar terhadap ibu hamil dalam hal pemeriksaan kehamilan secara berkala sesuai standar minimal. Kata-kata kunci: ANC K4, pendidikan, pengetahuan dan dukungan suami  Abstract Antenatal Care is health care on a regular basis during pregnancy of mother organized by health care professionals such as obstetricians, obstetric, general practitioners, midwives and nurses to pregnant women and the fetus to ensure that pregnant women can go through pregnancy, childbirth and postpartum well and happy and healthy baby. Coverage of ANC K4 in Berangas public health service occurs decreasing the percentage of 2014 amounted to 76.50% to 63.6% in 2015, whereas in 2015 Berangas public health service ranks second lowest in the ANC K4 coverage of 19 public health service that located in Barito Kuala. This study aims to identify and explain the relationship of education, knowledge and husband support with the ANC K4 in working area Barito Kuala Berangas public health service in 2016. This research is an analytic survey with cross sectional approach. With sample of 92 respondents by taking of sampling using purposive sampling. Data were collected by using a questionnaire distributed directly to the respondent. Data were analyzed using univariate and bivariate statistics Che Square test by Fisher Exact alternative test uses a computer program with a value of significance (a) 0.05. Variables were significantly associated with the ANC K4 (p-value ≤ 0.05) is the knowledge with p value = 0,001 and husband support with p value = 0,009. Based on it can be concluded that knowledge factor and husband support have big contribution to pregnant mother in case of periodic checking of pregnancy according to minimum standard. Keywords: ANC K4, education, knowledge and husband support 
FAKTOR–FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN KURANG ENERGI KRONIK (KEK) PADA IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS ALALAK TENGAH TAHUN 2022 Anggraini Kuswardani; Khairul Anam; Hilda Irianty
An-Nadaa: Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal) Vol 10, No 1 (2023): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT (JUNI)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/ann.v10i1.10026

Abstract

Berdasarkan data puskesmas pada tahun 2022 bulan Januari hingga April didapatkan jumlah ibu hamil sebanyak 289 orang dengan 31 kasus ibu hamil yang mengalami KEK. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor – faktor yang berhubungan dengan kejadian Kurang Energi Kronik (KEK) pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Alalak Tengah tahun 2022. Metode penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional. Jumlah populasi adalah sebanyak 289 orang dengan sampel sebanyak 75 responden dengan menggunakan teknik Purposive Sampling. Analisis data penelitian menggunakan uji Chi – Square dengan (α = 0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa umur (p = 0,354), pengetahuan (p = 0,615), pendidikan (p = 0,106) dan pendapatan keluarga (p = 0,503) tidak ada hubungan dengan kejadian KEK pada ibu hamil. Diharapkan pihak puskesmas dapat meningkatkan pengetahuan ibu hamil melalui penyuluhan dengan media kesehatan pada ibu hamil yang menjadi faktor-faktor yang menyebabkan Kurang Energi Kronik (KEK) pada ibu hamil dan bahayanya apabila mengalami KEK.