Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT

PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN DENGAN MODEL DICK AND CAREY DAN MENGGUNAKAN CONCEPT MAPPING PADA MATA PELAJARAN EKONOMI KELAS XI IPS DI SMA NEGERI 1 SAMPANG SEMESTER GANJIL TAHUN AJARAN 2018/2019 Ike Nurmala Widyastuti; Iskandar Wiryokusumo; Sugito .
Jurnal Education and Development Vol 7 No 2 (2019): Vol.7.No.2.2019
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1673.94 KB) | DOI: 10.37081/ed.v7i2.924

Abstract

Modul merupakan bahan ajar yang disusun secara sistematis dengan bahasa yang mudah dipahami oleh siswa, sesuai usia dan tingkat pengetahuan mereka agar mereka dapat belajar secara mandiri dengan bimbingan minimal dari pendidik. Penggunaan modul dalam pembelajaran bertujuan agar siswa dapat belajar mandiri tanpa guru. Sesuai dengan kurikulum 2013 yang sudah direvisi 2016, modul yang digunakan di sekolah ini tidak sesuai dengan silabus pembelajaran. Ada beberapa materi yang dihilangkan dan ada beberapa materi yang ditambah. Untuk mengantisipasi ini maka perlu dilakukan konsep pembelajaran yang sesuai yaitu mapping concept. Prosedur dalam penelitian ini mengadopsi model Dick and Carey sehingga terangkum dalam empat tahapan. (1) Tahap pendefinisian kebutuhan. (2) Tahap desain produk. (3) Tahap pengembanagn dan Evaluasi dan (4) Tahap desiminasi produk. Karena keterbatas waktu peneliti hanya sampai di tahap ke- 3 yaitu pengembangan. Validasi untuk menguji kelayakan modul dari aspek konstruksi dan isi diperoleh presentasi penilaian modul sebesar 95%. Validasi terhadap tampilan modul secara fisik diperoleh nilai sebesar 92,36%. Validitas kesesuian terhadap materi diperoleh penilaian modul sebesar 94,1%. Validitas terhadap penyajian ilustrasi diperoleh presentase penilaian modul sebesar 97,5%. Untuk menilai kebahasaan dimintakan validasi terhadap satu orang dosen Bahasa dan Sastra Indonesia diperoleh presentase penilaian modul dari aspek Bahasa sebesar 97,5%. Untuk menilai aspek desain dimintakan validasi terhadap satu orang dosen Teknologi Pendidikan diperoleh presentase penilaian modul dari aspek desain sebesar 88,16% Uji keterbacaan modul dari siswa diperoleh presentase penilaian sebesar 88,46%. Berdasarkan pada penilaian Linkert selang 81%-100% termasuk kategori sangat layak walaupun harus melakukan beberapa revisi atas masukan dan saran dari para Validator, teman sejawat dan siswa
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN MODEL KOOPERATIF TIPE TEAM ACCELERATED INSTRUCTION (TAI) PADA MATERI DESCRIPTIVE TEXT KELAS X SEMESTER 1 SMK ANTARTIKA 1 SIDOARJO Vita Rositawati; Iskandar Wiryokusumo; Djoko Adi W
Jurnal Education and Development Vol 7 No 2 (2019): Vol.7.No.2.2019
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1750.743 KB) | DOI: 10.37081/ed.v7i2.927

Abstract

Penelitian ini difokuskan pada pengembangan perangkat pembelajaran kooperatif Team Accelerated Instruction, maka penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan proses dan hasil pengembangan perangkat pembelajaran model kooperatif tipe TAI pada materi Descriptive Text di kelas X SMK; (2) mendeskripsikan keefektifan pembelajaran kooperatif tipe TAI pada materi Descriptive Text di kelas X SMK. Jenis penelitian ini termasuk penelitian pengembangan. Adapun yang dikembangkan dalam penelitian ini adalah perangkat pembelajaran yang meliputi rencana pelaksanaan pembelajaran, lembar kegiatan siswa dan tes hasil belajar. Model pengembangan yang digunakan berdasarkan model pengembangan oleh Kemp dengan 9 langkah. Subjek penelitian untuk kelas uji coba adalah 31 siswa dan subjek penelitian untuk kelas implementasi adalah 30 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran Team Accelerated Instruction berkualitas baik karena memenuhi kriteria valid, praktis dan efektif. . Aspek kevalidan terpenuhi karena hasil validasi perangkat yang dikembangkan menunjukkan valid dengan rata-rata hasil validasi semua validator untuk setiap aspek minimal 3. Aspek kepraktisan terpenuhi karena skor penilaian kemampuan guru dalam melaksanakan pembelajaran baik dan siswa terlibat aktif selama mengikuti Keefektifan pembelajaran kooperatif Team Accelerated Instruction menunjukkan capaian efektif karena guru dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran model kooperatif tipe Team Accelerated Instruction berkategori baik untuk setiap pertemuan. Respon siswa positif, yaitu 92,31% merespon positif terhadap aspek yang dinilai terhadap pembelajaran model kooperatif tipe Team Accelerated Instruction. Hasil belajar secara klasikal tuntas, yaitu sebesar 83,33% tuntas belajar dengan nilai rata-rata 77,67.
STRATEGI PEMBELAJARAN UNTUK MENUMBUHKAN MINAT TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS KARANGAN PENDEK (SHORT ESSAY) BAHASA INGGRIS Hindri Mauludfiana; Iskandar Wiryokusumo; Djoko Adi W
Jurnal Education and Development Vol 7 No 2 (2019): Vol.7.No.2.2019
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1885.089 KB) | DOI: 10.37081/ed.v7i2.942

Abstract

Kemampuan menulis merupakan keterampilan yang kurang dikuasai oleh siswa dalam pembelajaran bahasa Inggris di sekolah. Sedangkan siswa harus dapat mengutarakan pendapatnya secara tertulis dengan benar dalam penulisan bahasa Inggris. Pada kurikulum K13 diharapkan siswa untuk mampu menulis kata, frasa, dan kalimat dengan huruf, ejaan dan tanda baca yang tepat serta mampu untuk mengungkapkan ide, pikiran dan gagasan dalam tema yang sedang dipelajari dengan menggunakan metode eksplorasi secara kritis dan kreatif berdasarkan kompetensi masing masing siswa. Oleh sebab itulah dengan merubah strategi pembelajarannya dan menggunakan strategi yeng berbeda pula dari yang sebelumnya, besar kesempatan guru untuk mempermudah para siswa meningkatkan minat menulis terhadap kemampuan menulis karangan pendek ( short essay), sehingga dapat pula dikatakan pengeajaran dan pembelajaran telah berubah, dari berpusat pada guru (teacher-centered) menjadi berpusat kepada siswa (student-centered) sebagai cara belajar guru aktif menjadi cara belajar siswa aktif, kritis dan kreatif . Tujuan dari penelitian ini ialah (1) untuk memperoleh data dari pengaruh strategi pembelajaran yang dapat menumbuhkan minat terhadap kemampuan menulis karangan pendek bahasa Inggris sehingga siswa dapat mengungkapkan pendapat, ide, gagasan, pengalaman, informasi pesan. Sedangkan desain penelitian yang digunakan adalah quasi experimental design (eksperimental-semu) faktorial 2x2. (2) untuk mengetahui Hasil penelitian yang menunjukkan bahwa strategi pembelajaran berpikir kritis kreatif dipadu strategi kognitif practise naturalistically vs strategi ekplorasi sangat efektif dalam menumbuhkan minat terhadap kemampuanan menulis karangan pendek bahasa Inggris siswa SMKP BS(MARITIM) Surabaya dan SMK SIANG Surabaya. Hal tersebut dibuktikan dari hasil analisis data Post-test pada kelas Eksperimen sehingga diperoleh hasil yaitu th= 0,008 < 0,05 pada taraf signifikan 0,05. (3) untuk mengetahui tercapainya tujuan pembelajaran
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF MENGENAL HURUF DAN ANGKA DENGAN MODEL ADDIE Alvi Aliyanti Dwi Anggraini; Iskandar Wiryokusumo; Ibut Priono Leksono
Jurnal Education and Development Vol 9 No 4 (2021): Vol.9 No.4 2021
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (450.055 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan kemampuan kognitif anak kelompok A melalui multimedia pembelajaran interaktif mengenal huruf dan angkaberdasarkan masalah pada anak kelompok A di RA Shafa wa Marwah Tulangan. Penelitian ini menggunakan model penelitian dan pengembangan ADDIE. Yang diantaranya adalah melakukan analisis produk yang akan dikembangkan, merancang konsep produk, mengembangkan produk, penggunaan produk ke peserta didik sebagai proses evaluasi, dan evaluasi produk. Hasil pengembangan berupa produk multimedia pembelajaran interaktif untuk mengembangkan kemampuan kognitif anak kelompok A. Pengembangan media tersebut mencakup materi tentang pengenalan huruf dan angka. Penelitian dilakukan di kelas A di RA Shafa wa Marwah Tulangan.Berdasarkan uji formatif kepada ahli dan anak diperoleh data kualitatif yaitu data kualitatif merupakan saran-saran dari ahli dan data kuantitatif berupa persentase dari lembar observasi anak. Dari penilaian uji formatifoleh para ahli dan juga observassi kepada anak,multimedia pembelajaran interaktif pengenalan huruf dan angka layak dan efektif, sehingga dapat digunakan dalam pembelajaran untuk mengembangkan kemampuan koqnitif anak kelompok A. Hal tersebut terbukti dari data hasil penelitian sebagai berikut: dari hasil validasi ahli yaitu ahli media didapatkan hasil layak dari semua aspek, ahli desain didapatkan hasil layak dari semua aspek, dan ahli isi/ materi juga didapatkan layak dari semua aspek. Dan hasil uji coba perorangan anak di dapat hasil yaitu semua anak mendapatkan nilai dari semua aspek yang dinilai. Hasil uji coba kelompok kecil menunjukkan 10 anak mendapatkan hasil pada semua aspek yang dinilai. Dan hasil uji lapangan anak menunjukkan bahwa 30 anak adalah . Berdasarkan hasil analisis data, dapat disimpulkan bahwa multimedia pembelajaran interaktif pengenalan huruf dan angka pada AUD untuk digunakan dalam mengembangkan kognitif pada anak Kelompok A di RA Shafa wa Marwah Tulangan.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN MODEL ADDIE MENGGUNAKAN SOFTWARE UNITY 3D Khoirul Anafi; Iskandar Wiryokusumo; Ibut Priono Leksono
Jurnal Education and Development Vol 9 No 4 (2021): Vol.9 No.4 2021
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (392.802 KB)

Abstract

Perkembangan teknologi meningkat pesat dengan semakin seringnya penggunaan perangkat digital, khususnya smartphone dalam kehidupan sehari-hari, termasuk juga dalam bidang pendidikan, namun penyampaian mata pelajaran Informatika dengan media berbasis aplikasi multiplatform khususnya pada materi yang berhubungan dengan pengenalan perangkat keras komputer bagi siswa SMP kelas VII perlu pengembangan. Penelitian ini menggunakan model penelitian pengembangan ADDIE, dengan tahapan-tahapan pengembangan sebagai berikut: 1) Analysis (analisis); 2) Design (perencanaan); 3) Development (pengembangan); 4) Implementation (penerapan); 5) Evaluation (evaluasi). yaitu pengembangan yang terdiri dari tahapan yang meliputi analisis (analysis) tahap analisis yaitu tahapan pengumpulan informasi yang dapat dijadikan sebagai bahan untuk membuat produk media, desain (design) tahap ini dilakukan untuk mempermudah peneliti dalam merancang aplikasi media pembelajaran yang akan buat. Tahap pengembangan (Development) pada tahap ini pengembangan aplikasi adalah tahap merealisasikan apa yang dirancang dalam tahap desain agar menjadi produk media. Tahap implementasi (Implement) setelah produk di uji validasi oleh dua ahli yaitu ahli media dan ahli materi produk akan di uji coba dalam kelompok kecil, kelompok kecil ini terdiri dari 10 orang peserta didik dari SMPN 1 Wonoayu Sidoarjo. Tahap terakhir adalah tahap evaluasi (evaluation) evaluasi merupakan langkah akhir dari model system pembelajaran ADDIE. Evaluasi adalah sebuah proses yang dilakukan untuk memberikan nilai terhadap program pembelajaran. Menurut hasil validasi ahli desain pembelajaran, ahli media, dan validasi guru sebagai ahli materi, hasil penelitian pengembangan berupa media pembelajaran unity 3d menunjukkan hasil yang sangat baik dan layak digunakan sebagai media pembelajaran di kelas maupun mandiri. Respon siswa juga sangat baik serta termotivasi dan bersemangat dalam mengikuti pembelajaran.