Yulia Linguistika
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Profile of The Implementation of Online Learning Assessment in Elementary School Dina Nisatul Ilmi; Puri Selfi Cholifah; Yulia Linguistika
Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Vol. 31 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um009v31i12022p58-67

Abstract

This study aims to describe the implementation of the online learning assessment at SDN Kiduldalem 1 Bangil, Pasuruan Regency, along with the obstacles and difficulties in its implementation. This study used a descriptive qualitative design. The study subjects were teachers in grades 1 to 6 at SDN Kiduldalem 1 Bangil. Observation, interviews, and documentation were used in this research as data collection tools. The validity of the research was carried out with the extension of research, triangulation of techniques, and member checks. The results showed that all teachers could carry out cognitive assessments during online learning. Most of the teachers have already conducted the affective and psychomotor assessments. The obstacles and difficulties experienced in implementing learning assessments are the teachers have difficulty observing student attitudes, and preparing lesson plans and materials for online learning.
Pengembangan Media Kartu Soal Matematika Berbasis Google Sites Materi KPK dan FPB pada Siswa Kelas IV Sekolah Dasar Evi Ananda Putri; Yulia Linguistika; Siti Mas'ula
Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Vol. 31 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um009v31i22022p87-99

Abstract

This development research aims to produce question card media based on google sites material for LCM and GCF grade IV Elementary Schools that are valid and interesting for students. The research model uses the ADDIE model with five stages of development including: (1) analysis, (2) design, (3) development, (4) implementation, and (5) evaluation. The product is a website link (https://sites.google.com/view/media-mathion-card/page-muka) which is online. Based on the validation results, the percentage of material experts is 85 percent (valid), the percentage of media experts is 96.67 percent (very valid), the percentage of teachers is 91.67 percent (very valid), and the student attractiveness test results are 93 percent (very good). So it was concluded that the mathion card media product was valid according to the experts and interesting for fourth grade students. Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan media kartu soal berbasis google sites materi KPK dan FPB kelas IV Sekolah Dasar yang valid dan menarik bagi siswa. Model penelitian menggunakan model ADDIE dengan lima tahap pengembangan meliputi: (1) analisis, (2) desain, (3) pengembangan, (4) implementasi, dan (5) evaluasi. Produk berupa link website (https://sites.google.com/view/media-mathion-card/halaman-muka) yang secara online. Berdasarkan hasil validasi, persentase ahli materi 85 persen (valid), persentase ahli media 96,67 persen (sangat valid), persentase guru 91,67 persen (sangat valid), dan hasil uji kemenarikan siswa sebesar 93 persen (sangat baik). Sehingga disimpulkan bahwa produk media mathion card valid menurut para ahli serta menarik bagi siswa kelas IV.
Analisis Kemampuan Siswa Kelas IV dalam Menyelesaikan Soal Matematika Model TIMSS di SD se-Gugus III Kecamatan Kedungkandang Kota Malang Reny Oktaviana; Yulia Linguistika; Reny Oktaviana; Yulia Linguistika; Erif Ahdhianto
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 1 No. 12 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065v1i122021p979-990

Abstract

Abstract: The purpose of this research was to obtain an overview of the achievement of students' abilities in solving mathematics problems using the TIMSS model based on the content domain and cognitive domain. The subjects of this study were fourth grade elementary school students in Cluster III, Kedungkandang District, Malang City as many as 83 students. The type of research used is mixed method research which consists of quantitative research and qualitative research. The average achievement of the content domain scores on the number material 518 (intermediate), measurement and geometry material 456 (low) and data display material 517 (intermediate). While the average achievement of cognitive domain scores in the knowing domain is 593 (high), applying domain is 480 (intermediate) and the reasoning domain is 411 (low). The achievement of the ability of fourth grade elementary school students in Cluster III of Kedungkandang District, Malang City was the most achieved on the low criteria achieved by 32 students, intermediate criteria achieved by 30 students, high criteria achieved by 11 students and advance criteria achieved by 10 students. In general, the average student achievement score of 500 which is included in intermediate criteria. Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah memperoleh gambaran capaian kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal matematika model TIMSS berdasarkan domain konten dan domain kognitif. Subjek penelitian ini yaitu siswa kelas IV SD Se-Gugus III Kecamatan Kedungkandang Kota Malang sebanyak 83 siswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah mixed method research yang terdiri dari penelitian kuantitatif dan penelitian kualitatif. Capaian rata-rata skor domain konten pada materi bilangan 518 (kriteria kemampuan sedang), materi pengukuran dan geometri 456 (kriteria kemampuan rendah) dan materi penyajian data 517 (kriteria kemampuan sedang). Sedangkan capaian rata-rata skor domain kognitif pada domain pengetahuan 593 (kriteria kemampuan tinggi), domain penerapan 480 (kriteria kemampuan sedang) dan domain penalaran 411 (kriteria kemampuan rendah). Capaian kemampuan siswa kelas IV SD se-Gugus III Kecamatan Kedungkandang Kota Malang yang paling banyak dicapai pada kriteria kemampuan rendah yang dicapai oleh 32 siswa, kriteria kemampuan sedang dicapai oleh 30 siswa, kriteria kemampuan tinggi dicapai oleh 11 siswa dan kriteria kemampuan sangat tinggi dicapai oleh 10 siswa. Secara umum rata-rata capaian siswa yaitu dengan skor 500 yang termasuk dalam kriteria kemampuan sedang atau intermediate.
Analisis Kemampuan Literasi Matematis pada Materi Pecahan Siswa Kelas V SD Samrotul Fikriyah; Yulia Linguistika; Samrotul Fikriyah; Yulia Linguistika; Goenawan Roebyanto
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 2 No. 11 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065v2i112022p1093-1109

Abstract

Abstract: This research aims to analyze mathematical literacy skills and the ability of each indicator of mathematical literacy in the fractional material of fifth grade students at SDN Kauman 1 Malang. The research approach used is a combination research approach (mix methods) with descriptive research type. Data collection techniques used tests, documentation, and interviews. The results of this study indicated that of the 74 students studied, the mathematical literacy ability of the fifth grade students of SDN Kauman 1 Malang has a low criterion of 40 percent. Students' abilities on each indicator of mathematical literacy include: (1) The ability to formulate problems mathematically is 48 percent. Students can simplify real problems into the form of things that are known and asked and write problems clearly in the form of mathematical sentences; (2) The ability to use facts, concepts, procedures, and mathematical reasoning is 46 percent. Some students can develop problem solving strategies using facts, concepts, and mathematical reasoning and solve problems using mathematical procedures; (3) The ability to interpret, conclude, and reflect mathematical results is 24 percent. Most students can interpret and conclude the results of solving problems into the context of the real world, but very few students can explain the solutions to get the results of the settlement. Teachers are advised to better train students by giving mathematical literacy type questions that require high reasoning and more emphasis is placed on students to solve problems in a structured manner with complete stages of completion. Instilling the concept of fractional counting operations also needs to be emphasized again to students so that students can solve math problems correctly. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan literasi matematis dan kemampuan pada setiap indikator literasi matematis pada materi pecahan siswa kelas V SDN Kauman 1 Malang. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan penelitian kombinasi (mix methods) dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan tes, dokumentasi, dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan dari 74 siswa yang diteliti, kemampuan literasi matematis pada materi pecahan siswa kelas V SDN Kauman 1 Malang dalam kriteria rendah yaitu sebesar 40 persen. Kemampuan siswa pada setiap indikator literasi matematis meliputi: (1) Kemampuan memformulasikan masalah secara matematis yaitu sebesar 48 persen. Siswa dapat menyederhanakan permasalahan nyata ke dalam bentuk hal yang diketahui dan ditanyakan serta menuliskan permasalahan secara jelas ke dalam bentuk kalimat matematika; (2) Kemampuan menggunakan fakta, konsep, prosedur, dan penalaran matematika yaitu sebesar 46 persen. Sebagian siswa dapat menyusun strategi penyelesaian masalah menggunakan fakta, konsep, dan penalaran matematika serta menyelesaikan permasalahan dengan prosedur matematika; (3) Kemampuan menginterpretasikan, menyimpulkan, dan merefleksi hasil matematika yaitu sebesar 24 persen. Sebagian besar siswa dapat menginterpretasikan dan menyimpulkan hasil penyelesaian permasalahan ke dalam konteks dunia nyata, namun sangat sedikit sekali siswa yang dapat menjelaskan solusi didapatkannya hasil penyelesaian. Guru disarankan untuk lebih melatih siswa dengan memberikan soal-soal tipe literasi matematis yang memerlukan penalaran tinggi dan lebih ditekankan lagi kepada siswa untuk menyelesaikan soal secara terstruktur dengan tahapan penyelesaian yang lengkap. Penanaman konsep operasi hitung pecahan juga perlu ditekankan lagi kepada siswa agar siswa dapat menyelesaikan permasalahan matematika dengan tepat.