Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pemberdayaan Kelompok Wanita Tani Desa Dawuhan Kulon Kabupaten Banyumas Melalui Knowlegde Transfer Pembenihan Ikan Dian Bhagawati; Agus Nuryanto; Diana Retna Utarini Suci Rahayu; Anastasia Endang Pulungsari; Elly Tuti Winarni; Siti Rukayah
Populis : Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 6, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47313/pjsh.v6i2.1383

Abstract

Aktivitas kelompok wanita tani Desa Dawuhan Kulon Kecamatan Kedungbanteng Kabupaten Banyumas, selama ini adalah bercocok tanam padi, tanaman sayuran dan tanaman hias. Mulai tahun 2020 desa tersebut sedang menggalakkan program budidaya ikan, Kepala Desa menghendaki agar kelompok wanita tani terlibat dalam kegiatan itu. Tujuan pelatihan dan pendampingan ini adalah memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada kelompok tersebut dalam pembenihan ikan Nila dan Nilem. Metode yang digunakan partisipatif yang direalisasikan dalam bentuk pelatihan, dengan tahapan  kegiatan: 1) persiapan, 2) pelaksanaan kegiatan (knowledge transfer, praktik, pembuatan demplot), 3) monitoring dan evaluasi, 4) pendampingan.  Hasil yang diperoleh adalah anggota kelompok wanita tani berhasil memproduksi benih ikan Nila dengan cara pemijahan alami dan memproduksi benih ikan Nilem melalui pijah induksi. Keberhasilan dalam memijahkan tersebut mengindikasikan bahwa anggota kelompok wanita tani di Desa Dawuhan Kulon  telah bertambah pengetahuan dan keterampilannya dalam melakukan pembenihan ikan air tawar.
KUALITAS AIR WADUK PENJALIN BERDASARKAN STRUKTUR KOMUNITAS MAKROBENTHOS Ratih Junika Widjaja Putri; Carmudi Carmudi; Anastasia Endang Pulungsari
Scripta Biologica Vol 4, No 1 (2017)
Publisher : Fakultas Biologi | Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (740.993 KB) | DOI: 10.20884/1.sb.2017.4.1.388

Abstract

Macrobenthos is one of the biotic water constituent and can be used as bioindicator in determining water quality conditions. Water quality can be seen in terms of community structure of macrobenthos. The present study aimed to determine the physical and chemical water qualities in Penjalin Reservoir and to know the community structure of macrobenthos contained in the waters of Penjalin Reservoir. Community structure includes Density (organism/m2), Relative Density, Dominance Index (C) and Diversity Index (H ') as well as to determine the relationship between the water quality (physical and chemical) and the macrobenthos density. The physical and chemical qualities of Penjalin Reservoir water was good based on class III water quality standard according to PP No. 82 Ttahun 2001. Based on observation, 11 macrobenthos were obtained. Diversity Index (H') based on the criteria of Lee  et al. (1978) showed moderate values (2.07 to 1.66) suggesting a low contamination level. The relationship of macrobenthos density and its chemical and physical quality of water pH, temperature, light penetration, depth, DO, BOD was weak, but had strong relationship with TSS. The results showed a linear regression equation Y = 898.76 X - 236.946 (Y = density and X = TSS) which could be interpreted that the more value of macrobenthos density the higher value of TSS contained in the water.
Kelimpahan Gastropoda pada Sungai Mengaji di Kabupaten Banyumas Arumdini, Gustia; Pulungsari, Anastasia Endang; Sastranegara, Moh. Husein
BioEksakta : Jurnal Ilmiah Biologi Unsoed Vol 6 No 3 (2024): BioEksakta
Publisher : Fakultas Biologi Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.bioe.2024.6.3.12749

Abstract

River Mengaji originates from a water source on the southern forest slopes of Mount Slamet. Gastropods are important biotic components in river ecosystems and can be used as bioindicators due to their sensitivity to water quality changes. Gastropod abundance is closely related to the physical and chemical parameters of water quality. This study aimed to determine the abundance of gastropods, water quality, and the relationship between gastropod abundance and water quality in River Mengaji, Banyumas Regency. Species gastropod identified samples collected. The relationship between gastropod abundance and water quality was analyzed using Spearman's Rank Correlation. The result showed that the gastropods found in Sungai Mengaji consist of five species, namely Melanoides tuberculata, Sulcosprira testudinaria, Radix rubiginosa, Tarebia granifera, and Filopaludina javanica. The highest abundance of gastropods was observed at Station IV, followed by Stations II, III, and I. Water quality conditions were generally good enough, except for temperature and BOD at Station IV. The high abundance of F. javanica at Station IV is related to the high temperature and BOD conditions in Sungai Mengaji, Banyumas Regency.
Aplikasi Truss Morphometrics untuk Karakterisasi Morfologi Udang Putih (Penaeus indicus dan P. merguensis) Pulungsari, Anastasia Endang; Bhagawati, Dian; Winarni, Elly Tuti
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2020: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (438.257 KB)

Abstract

Udang genus Penaeus termasuk udang laut dari familia Penaeidae. Ciri yang membedakan udang Penaeus dengan spesies udang Penaeidae lainnya adalah bagian atas dan bawah rostrum terdapat gigi. Salah satu komoditas udang Penaeid yang bernilai ekonomis penting adalah udang putih. Udang putih yang dikenal di pasaran terdiri dari 2 spesies yaitu P. indikus dan P. merguensis, yang secara morfologi sangat mirip. Teknik Truss morfometrics diharapkan dapat memudahkan pengenalan ke 2 spesies tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan rasio jarak truss dengan panjang standar yang dapat digunakan untuk membedakan spesies udang P. indikus dan P. merguensis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah survei di Pelabuhan Perikanan Samudera Cilacap, dan pengambilan sampel secara Purposive Random Sampling. Sampel diambil tiga kali dengan interval sepuluh hari. Variabel yang diamati adalah karakter morfologi dan morfometrik. Karakter morfometrik terdiri dari 23 jarak trus. Data morfometrik dianalisis “compmenggunakan SPSS “independent-Samples T Test”. Hasil penelitian diperoleh 11 karakter morfologi yang dapat digunakan sebagai pembeda P. indicus dan P. merguiensis namun yang paling mudah digunakan sebagai penentu spesies adalah rasio panjang carapace dgn panjang standar yang memunjukan P. indicus lebuh besar dibanding P. merguiensis.