Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Computer Based Information System Journal

Analisis Faktor-Faktor Mempengaruhi Kesenjangan Digital Studi Kasus Barelang (Batam, Rempang Dan Galang) Kepulauan Riau Andi Maslan
Computer Based Information System Journal Vol. 2 No. 2 (2014): CBIS Journal
Publisher : Universitas Putera Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (585.847 KB)

Abstract

Teknologi informasi telah berkembang dengan pesat dan menjadi semakin mudah diakses oleh masyarakat. Informasi telah menyebar melalui berbagai media, baik media cetak (Koran dan majalah), maupun media elektronik, seperti televisi, dan internet. Indonesia merupakan negara yang tidak lepas dari perkembangan global internet, dari tahun ke tahun semakin meningkat. Desa Digital adalah konsep pembangunan pedesaan yang memberdayakan masyarakat dengan sarana teknologi informasi yang memadai, tetapi saat ini program pemerintah belum tercapai sehingga muncullah istilah kesenjangan digital. Menurut OECD tahun 2001 (1), kesenjangan penguasaan teknologi informasi (digital divides) didefinisikan bahwa kesenjangan bukan hanya terjadi di tingkat bisnis dan geografi saja, tetapi juga mencakup kesenjangan di tingkat individu. Kesenjangan digital (digital divide) sangat dirasakan tidak saja dalam kaitan paradox kota kecil melainkan juga dalam suatu kota besar. Kesenjangan digital tersebut terjadi terutama sejak penggunaan Internet secara luas dan meningkatnya arus informasi yang sangat dominan, yang didukung platform Teknologi dan Sistem Informasi. Laporan ini berisi hasil pembuktian bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi kesenjangan digital adalah faktor umur, pendidikan, pendapatan dan lokasi. Kesemua faktor ini dianalisis dengan metode SEM sehingga diperoleh tingkat signifikansi masing-masing faktor
PENGUKURAN NILAI ESTETIKA WEBSITE BANK BPR KOTA BATAM DENGAN PENDEKATAN MODEL END USER COMPUTING SATISFACTION Andi Maslan
Computer Based Information System Journal Vol. 3 No. 1 (2015): CBIS Journal
Publisher : Universitas Putera Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (678.314 KB)

Abstract

Kehadiran internet bagaimanapun harus dipadukan dengan kecanggihan desain dan pertimbangan dari sisi usability. Jika pengguna tidak dapat menemukan apa yang dibutuhkan dari halaman web yang diberikan karena kurangnya informasi atau kompleksitas navigasi, pengguna akan menjadi frustrasi dan pindah ke situs lain. Rata-rata pengguna menghabiskan 46 detik melihat setiap halaman web. Berbagai organisasi tertarik dalam mengevaluasi website untuk memastikan bahwa pihak organisasi secara efektif dapat mencapai dan mempertahankan pelanggan, dan penelitian terbaru menunjukkan bahwa estetika telah menjadi semakin penting bagi pengguna. Penelitian ini bertujuan mengukur nilai estetika website Bank BPR Kota Batam dengan Model End User Computing Satisfaction, apakah pengguna merasa puas terhadap desain website yang ada. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dan diagram tulang ikan. Diagram tulang ikan digunakan untuk mengetahui akar penyebab pengguna merasa puas terhadap website yang ada di Bank BPR Kota Batam. Berdasarkan hasil survey dan penyebaran kuesioner kepada pengguna sistem sebanyak 60 responden didapatkan hasil bahwa pengguna puas dengan indicator warna, lay out, animasi, image, jenis huruf, keseimbangan tampilan dan daya tarik untuk Bank BPR di Kota Batam. Nilai estetika website bank Kencana Graha sebesar 68,2 % menyatakan puas dengan tampilan dan di urutan kedua bank BPRS Vitka Central dengan persentase 67,90%.