Beti Malia Rahma Hidayati
Unknown Affiliation

Published : 7 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Bimbingan Kelompok Pada Pengurus Organisasi Siswa Beti Malia Rahma Hidayati
Journal An-Nafs: Kajian Penelitian Psikologi Vol. 2 No. 1 (2017): Journal An-Nafs: Kajian Penelitian Psikologi
Publisher : Islamic Psychology Department, Dakwah Faculty of Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33367/psi.v2i1.348

Abstract

Guidance and counseling services is an integral part (integral) of the entire educational program to find personal, recognize the environment, group work, and future planning. IPNU-IPPNU student organization at MTs Sunan Ampel Pare he newly formed still focus arrange administration and a work program that is still very simple. Stewardship is still not effective, still waiting for orders from teachers and not yet independent, madrasah has given place, and ready to provide funds, but students can not use it. As an educational psychologist, researchers do deepening of group cases in the madrasah through a psychological assessment process. To follow up on these issues, created the design of interventions in the form of group counseling activities with the theme capacity building
Efektifitas Pelatihan Self Management sebagai Upaya Meningkatkan Self Regulated Learning Siswa Kelas VII MTs Sunan Ampel Pare Beti Malia Rahma Hidayati
Journal An-Nafs: Kajian Penelitian Psikologi Vol. 3 No. 1 (2018): Journal An-Nafs: Kajian Penelitian Psikologi
Publisher : Islamic Psychology Department, Dakwah Faculty of Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33367/psi.v3i1.501

Abstract

This research aims to validate of self-management training as to improve self-regulate learning achievement for students of VII grade in MTs SA Pare. Self regulated learning is to access of schooling result achievement, to self-organizing in learning and managing ability of environment conducive schooling; Afterwards, Self management are a set of principles that accomodated of self-monitoring, self-reward, self-contracting, stimulus control for improving students skills in schooling by training. Model of this research is true experiments. For the population choosed from regularly class VII grades student of program; then for sample choosed by properly sampling that is for the students who have low self regulated learning category. It has explored 18 students divided into control group and experimental group by random. For data analysing technique using two ways ANOVA (Two way ANOVA) by using software SPSS version 20. Based on the analysis results, the class who already given and not given self-management training is significantly different, the average self-regulated learning of students who already trained are higher than students who are not trained
Intervensi Psikologi Dalam Penanganan Kasus Underchiever Beti Malia Rahma Hidayati
Tribakti: Jurnal Pemikiran Keislaman Vol. 25 No. 1 (2014): Jurnal Tribakti
Publisher : Institut Agama Islam Tribakti (IAIT) Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33367/tribakti.v25i1.250

Abstract

Anak yang berprestasi rendah dibandingkan tingkat kecerdasan yang dimilikinya disebut dengan underachievement. Dalam penyelesaian kasus ini, dilakukan asesmen untuk pengambilan keputusan tentang pengetahuan dan kemampuan subjek. Asesmen yang digunakan diantaranya adalah: wawancara, observasi, tes psikologi (BINET dan grafis). Setelah diperoleh data, maka inilah perilaku yang diklasifikasikan akan dikurangi dan ditingkatkan. Adapun perilaku yang akan dikurangi yaitu keluar dari bangku saat proses balajar-mengajar, bersuara keras saat proses belajar-mengajar, dan mendapatkan uang saat akan atau setelah melakukan hal yang baik. Sedangkan perilaku yang akan ditingkatkan yaitu mengerjakan tugas secara mandiri dengan tuntas, membawa buku sesuai jadwal, dan melakukan sesuatu yang baik tanpa imbalan uang. Adapun intervensi yang dilakukan yaitu: konseling individual, token ekonomi, aversif, dan positif parenting skill. Berdasarkan hasil intervensi yang dilakukan, Subjek telah mengalami perubahan yang positif. Evaluasi intervensi dilakukan guna mendapatkan informasi penilaian. Efektif tidaknya intervensi tersebut dalam penanganan kasus underchiever menjadi materi penting untuk program tindak lanjut dan acuan penanganan kasus yang serupa. Program intervensi dalam penanganan kasus underchiever ini telah selesai, untuk mendapatkan hasil yang maksimal perlu adanya dukungan dan partisipasi yang baik dari berbagai pihak. Termasuk untuk melaksanakan saran-saran yang diajukan guna mendapatkan hasil intervensi yang maksimal dalam penanganan kasus underchiever
Bimbingan Kelompok Pada Pengurus Organisasi Siswa Beti Malia Rahma Hidayati
Journal An-Nafs: Kajian Penelitian Psikologi Vol. 2 No. 1 (2017): Journal An-Nafs: Kajian Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33367/psi.v2i1.348

Abstract

Guidance and counseling services is an integral part (integral) of the entire educational program to find personal, recognize the environment, group work, and future planning. IPNU-IPPNU student organization at MTs Sunan Ampel Pare he newly formed still focus arrange administration and a work program that is still very simple. Stewardship is still not effective, still waiting for orders from teachers and not yet independent, madrasah has given place, and ready to provide funds, but students can not use it. As an educational psychologist, researchers do deepening of group cases in the madrasah through a psychological assessment process. To follow up on these issues, created the design of interventions in the form of group counseling activities with the theme capacity building
Efektifitas Pelatihan Self Management sebagai Upaya Meningkatkan Self Regulated Learning Siswa Kelas VII MTs Sunan Ampel Pare Beti Malia Rahma Hidayati
Journal An-Nafs: Kajian Penelitian Psikologi Vol. 3 No. 1 (2018): Journal An-Nafs: Kajian Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33367/psi.v3i1.501

Abstract

This research aims to validate of self-management training as to improve self-regulate learning achievement for students of VII grade in MTs SA Pare. Self regulated learning is to access of schooling result achievement, to self-organizing in learning and managing ability of environment conducive schooling; Afterwards, Self management are a set of principles that accomodated of self-monitoring, self-reward, self-contracting, stimulus control for improving students skills in schooling by training. Model of this research is true experiments. For the population choosed from regularly class VII grades student of program; then for sample choosed by properly sampling that is for the students who have low self regulated learning category. It has explored 18 students divided into control group and experimental group by random. For data analysing technique using two ways ANOVA (Two way ANOVA) by using software SPSS version 20. Based on the analysis results, the class who already given and not given self-management training is significantly different, the average self-regulated learning of students who already trained are higher than students who are not trained
Intervensi Psikologi Dalam Penanganan Kasus Underchiever Beti Malia Rahma Hidayati
Tribakti: Jurnal Pemikiran Keislaman Vol. 25 No. 1 (2014): Jurnal Tribakti
Publisher : Universitas Islam Tribakti (UIT) Lirboyo Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33367/tribakti.v25i1.250

Abstract

Anak yang berprestasi rendah dibandingkan tingkat kecerdasan yang dimilikinya disebut dengan underachievement. Dalam penyelesaian kasus ini, dilakukan asesmen untuk pengambilan keputusan tentang pengetahuan dan kemampuan subjek. Asesmen yang digunakan diantaranya adalah: wawancara, observasi, tes psikologi (BINET dan grafis). Setelah diperoleh data, maka inilah perilaku yang diklasifikasikan akan dikurangi dan ditingkatkan. Adapun perilaku yang akan dikurangi yaitu keluar dari bangku saat proses balajar-mengajar, bersuara keras saat proses belajar-mengajar, dan mendapatkan uang saat akan atau setelah melakukan hal yang baik. Sedangkan perilaku yang akan ditingkatkan yaitu mengerjakan tugas secara mandiri dengan tuntas, membawa buku sesuai jadwal, dan melakukan sesuatu yang baik tanpa imbalan uang. Adapun intervensi yang dilakukan yaitu: konseling individual, token ekonomi, aversif, dan positif parenting skill. Berdasarkan hasil intervensi yang dilakukan, Subjek telah mengalami perubahan yang positif. Evaluasi intervensi dilakukan guna mendapatkan informasi penilaian. Efektif tidaknya intervensi tersebut dalam penanganan kasus underchiever menjadi materi penting untuk program tindak lanjut dan acuan penanganan kasus yang serupa. Program intervensi dalam penanganan kasus underchiever ini telah selesai, untuk mendapatkan hasil yang maksimal perlu adanya dukungan dan partisipasi yang baik dari berbagai pihak. Termasuk untuk melaksanakan saran-saran yang diajukan guna mendapatkan hasil intervensi yang maksimal dalam penanganan kasus underchiever
Application of Rational Emotive Therapy (TRE) in overcoming the anxiety of children who are victims of bullying at SMP Negeri 1 Sambit Ponorogo, East Java, Indonesia Syahrudin; Zakiah Binti Mohamad Ashari; Beti Malia Rahma Hidayati
Taqorrub: Jurnal Bimbingan Konseling dan Dakwah Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Fakultas Dakwah Intitut Agama Islam Riyadlotul Mujahidin Ngabar (IAIRM) Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55380/taqorrub.v4i2.649

Abstract

The process of implementing counseling guidance used by guidance and counseling teachers in Class IX B at SMP Negeri 1 Sambit Ponorogo is very important, with the existence of this counseling guidance at SMP Negeri 1 Sambit Ponorogo, students are prevented from unwanted problems or issues, in its implementation the theory of counseling guidance used by the guidance and counseling teacher in Class IX B at SMP Negeri 1 Sambit Ponorogo using Rational Emotive Therapy (TRE) which focuses on controlling irrational or irrational ways of thinking with the aim of thinking more rationally. This research aims to: 1) To find out the process of implementing counseling guidance using Rational Emotive Therapy (TRE). 2) To find out what approaches are used by guidance and counseling teachers in Class IX B at SMP Negeri 1 Sambit Ponorogo when providing counseling guidance with rational emotive therapy (TRE). 3) To find out the results of the counseling process using rational and emotional therapy itself. The results of research and data analysis that have been carried out regarding the implementation of counseling guidance with rational emotive therapy (TRE) provided by teachers in dealing with students' anxiety due to bullying in BK in Class IX B at SMP Negeri 1 Sambit Ponorogo can be seen that in providing the guidance process Students who are victims of bullying proceed in accordance with the rational emotive theory (TRE) with the approach used by the guidance and counseling teacher in Class IX B at SMP Negeri 1 Sambit Ponorogo in providing a counseling guidance process with rational emotive therapy to students which is good, namely by providing Varying approaches when solving problems provide different approaches, such as an individual approach that is oriented towards a sense of calm and comfort in dealing with problems.